MUBA — Program bantuan bibit jagung dari pemerintah mulai menunjukkan hasil. Masyarakat Desa Sari Agung, Karang Agung Tengah (P5), Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), berhasil melaksanakan panen jagung perdana dari tanaman yang dikembangkan melalui bantuan bibit tersebut.
Panen perdana ini menjadi momentum penting bagi pemerintah desa dan masyarakat, sekaligus memberikan gambaran bahwa bantuan pertanian dapat dimanfaatkan untuk mendorong produktivitas dan mengembangkan potensi lahan pertanian di wilayah pedesaan.
Kepala Desa Sari Agung, Andri Juni Hartono, S.A.P., turut memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian sebagai salah satu upaya mendukung peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Hasil panen perdana tersebut diharapkan menjadi pemicu semangat masyarakat untuk terus mengembangkan budidaya jagung secara berkelanjutan. Selain memenuhi kebutuhan pangan, komoditas jagung juga memiliki peluang ekonomi apabila dikelola secara produktif dan dilakukan secara berkesinambungan.
Bagi Desa Sari Agung, keberhasilan panen perdana ini bukan sekadar hasil dari tanaman yang dipanen, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun kemandirian dan mengoptimalkan potensi pertanian yang dimiliki masyarakat.
Pemerintah desa diharapkan dapat terus mendorong pendampingan kepada petani, mulai dari pengolahan lahan, pemilihan bibit, pemeliharaan hingga pemasaran hasil panen, sehingga program bantuan pertanian benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Suprene













