Iklan

Gerak Cepat TP-PKK dan Pemkot Kotamobagu Selamatkan Bayi Kritis

More articles

KOTAMOBAGU,Investigasi.News – Kepedulian sosial Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) kembali ditunjukkan melalui aksi cepat menangani seorang bayi berusia lima bulan yang tengah berjuang melawan penyakit infeksi cairan di dalam tubuh. Berkat koordinasi lintas sektor dan dukungan masyarakat, bayi tersebut akhirnya berhasil dirujuk ke rumah sakit rujukan di Manado untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih komprehensif.

Peristiwa ini bermula dari laporan darurat yang diterima pada Kamis (26/6/2026) mengenai kondisi Jihan Saputri Raja Mela, bayi asal Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, yang mengalami penurunan kondisi kesehatan hingga berada dalam keadaan kritis. Di tengah perjuangan melawan penyakitnya, keluarga Jihan juga menghadapi keterbatasan ekonomi sehingga membutuhkan bantuan segera.

Merespons laporan tersebut, Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, langsung menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penanganan darurat agar Jihan segera memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.

Sebagai seorang ibu, Rindah mengaku sangat tersentuh melihat kondisi bayi tersebut. Menurutnya, langkah cepat yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.

“Ini bentuk simpati kami melihat kondisi pasien yang sudah kritis. Di sisi lain, saya sebagai seorang ibu sangat prihatin melihat kondisi anak seperti itu,” ujar Ny. Rindah Gaib Mokoginta.

Instruksi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Staf Khusus Wali Kota Kotamobagu, Putri Damayanti Potabuga, yang mengawal proses penanganan Jihan sejak laporan pertama diterima.

Putri menjelaskan bahwa kondisi kesehatan Jihan yang terus memburuk, ditambah keterbatasan ekonomi keluarga, membuat proses penanganan harus dilakukan secepat mungkin tanpa menunggu prosedur yang berlarut-larut.

“Kami diperintahkan langsung oleh Ibu Ketua TP-PKK untuk segera menangani kejadian ini. Kondisi anak saat itu sudah kritis dan keluarganya terkendala masalah ekonomi,” kata Putri.

Dalam proses penanganannya, Pemkot Kotamobagu membangun koordinasi intensif dengan berbagai instansi. Sinergi tersebut melibatkan Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu, Dinas Sosial Kota Kotamobagu, Asisten III Sekretariat Daerah Kota Kotamobagu, manajemen RSUD Pobundayan, BPJS Kesehatan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Kolaborasi lintas sektor itu difokuskan untuk memastikan seluruh kebutuhan administrasi, kepesertaan jaminan kesehatan, hingga penyediaan ambulans rujukan dapat dipenuhi dengan cepat tanpa membebani keluarga pasien.

Tak hanya menggerakkan unsur pemerintahan, Ny. Rindah Gaib Mokoginta juga menginisiasi gerakan kemanusiaan melalui penggalangan dana terbuka (open donation). Aksi tersebut dilakukan guna membantu memenuhi kebutuhan akomodasi dan logistik keluarga selama mendampingi Jihan menjalani perawatan.

Gerakan solidaritas itu mendapat sambutan luas dari masyarakat, aparatur pemerintah, hingga para dermawan di Kotamobagu. Dalam waktu singkat, donasi yang terkumpul mencapai puluhan juta rupiah dan langsung disalurkan kepada keluarga pasien untuk membantu biaya operasional selama proses pengobatan.

Berkat kerja sama yang terbangun antara TP-PKK, Pemerintah Kota Kotamobagu, tenaga kesehatan, BPJS Kesehatan, serta dukungan para donatur, Jihan akhirnya dapat dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Umum (RSUP) Prof. Dr. R.D. Kandou Manado pada Jumat (27/6/2026).

Rujukan tersebut dilakukan agar Jihan memperoleh penanganan dari dokter spesialis dan fasilitas medis yang lebih lengkap sesuai dengan kondisi penyakit yang dideritanya.

Keberhasilan proses rujukan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, tenaga kesehatan, dan masyarakat mampu memberikan solusi nyata bagi warga yang membutuhkan pertolongan darurat.

Bagi keluarga Jihan, bantuan yang diberikan bukan hanya sekadar dukungan materi, tetapi juga menghadirkan harapan baru di tengah situasi yang sangat berat.

Perwakilan keluarga, Risna Raja Mela, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan Ketua TP-PKK beserta jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Ibu Rindah dan Pemerintah Kota Kotamobagu atas segala bantuan, perhatian, dan gerak cepatnya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami di saat situasi sulit seperti ini,” ujar Risna.

Aksi cepat tersebut menjadi gambaran nyata bahwa pelayanan publik tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui kepedulian dan respons kemanusiaan terhadap masyarakat yang membutuhkan. Langkah yang dilakukan TP-PKK bersama Pemerintah Kota Kotamobagu menunjukkan bahwa sinergi lintas sektor, didukung partisipasi masyarakat, mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berpihak kepada warga, khususnya bagi keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi di tengah kondisi darurat kesehatan.(***)

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest