Padang Panjang, Investigasi.news – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Komisi IV Fraksi Partai NasDem, Erick Hamdani, S.E., Dt. Ambasa, menyatakan dukungan penuh terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) lanjutan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) seksi Sicincin–Bukittinggi. Hal itu ia sampaikan saat kegiatan reses sekaligus sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tenaga Kelistrikan di Cafe Labuah Sampik, Guguak Malintang, Padang Panjang, Minggu (24/8/2025).
Erick menegaskan, pembangunan tol ini harus didukung penuh dan segera diselesaikan karena manfaatnya sangat besar, terutama dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya sektor transportasi dan sektor lainnya.
“Perkembangan proyek jalan tol jadi PSN ini Alhamdulillah sangat positif. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat. Dari sebelumnya tidak masuk prioritas, akhirnya dengan perjuangan Wakil Gubernur, Pak Vasko, yang juga satu partai dengan Presiden, proyek tol ini didukung penuh sehingga bisa dilanjutkan,” jelasnya.
Menurut Erick, hingga kini prosesnya masih dalam tahap studi pendalaman trase. Ada beberapa alternatif jalur lanjutan dari Sicincin, apakah langsung menuju Bukittinggi atau melalui Batusangkar. “Kita masih menunggu keputusan Kementerian PUPR bersama DPR. Mudah-mudahan segera diputuskan. Yang jelas, karena sudah masuk PSN, kepastiannya ada. Sekarang tinggal pendalaman trase yang akan dilalui,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberadaan jalan tol sangat penting bagi Sumbar mengingat dalam 10–20 tahun terakhir tidak ada penambahan ruas jalan, sementara volume kendaraan terus meningkat setiap tahun. “Tol bisa menjadi solusi utama. Transportasi umum seperti kereta api memang bisa diaktifkan kembali, tetapi kalau hanya itu opsinya, rasanya kurang tepat. Jalan tol tetap harus ada,” tegasnya.
Lebih lanjut, Erick menyampaikan bahwa Komisi IV DPRD Sumbar mendukung penuh percepatan proyek jalan tol tersebut. “Dengan adanya tol, potensi pertanian dan pariwisata kita bisa lebih mudah diakses oleh provinsi tetangga seperti Riau dan Jambi. Saya yakin mereka akan lebih memilih datang ke Sumbar. Ini jelas salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat lewat infrastruktur,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, proyek ini sudah diajukan ke Kementerian PUPR dan direncanakan mulai berjalan pada tahun 2026, berkat perjuangan Anggota DPR RI Andre Rosiade yang mengawal langsung di pemerintah pusat.
Sebagai informasi, proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Sumbar sudah dimulai sejak 2018 dengan empat seksi. Namun, baru Seksi I (Padang–Sicincin sepanjang 35,5 km) yang terselesaikan. Sementara Seksi II, III, dan IV masih dalam tahap perencanaan. Berbeda dengan Riau yang telah menyelesaikan dua seksi (V dan VI), sehingga jika Sumbar tidak sigap menangkap peluang ini, dikhawatirkan akan semakin tertinggal dari provinsi lain di Indonesia.
Km







