Iklan

Proyek Rp30 Miliar Diduga Mangkrak, Pembangunan Gedung KPP Pratama Sorong Terhenti di Fondasi

More articles

Sorong, investigasi.news — Pembangunan gedung kantor dan pagar Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sorong yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2024, senilai Rp30 miliar, hingga kini belum rampung. Berdasarkan pantauan di lokasi, pekerjaan baru sebatas fondasi dan tiang beton.

Proyek tersebut tercantum dalam papan informasi dengan nama paket “Pekerjaan Rekonstruksi Gedung Kantor dan Pagar KPP Pratama Sorong”. Pelaksana proyek adalah PT Pembangunan Bumi Cenderawasih bekerja sama dengan PT Pembangunan Persada Irja (KSO), sedangkan konsultan pengawas adalah PT Media Architects and Engineers.

Nilai kontrak proyek ini mencapai Rp30.433.926.000 dengan sumber dana APBN 2024. Berdasarkan papan informasi, pekerjaan dijadwalkan selesai pada Desember 2024. Dalam papan informasi juga disebutkan, proyek ini didampingi oleh Kejaksaan Negeri Sorong.

Namun, hingga Agustus 2025, kondisi proyek masih memprihatinkan. Area kerja dipenuhi material berserakan dan ditumbuhi rumput liar. Tidak terlihat aktivitas pembangunan selain deretan tiang beton yang berdiri.

Ketika dikonfirmasi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KPP Pratama Sorong, Bob, menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui secara detail persoalan proyek tersebut.

“PPK-nya waktu itu Pak Resa, tapi beliau sudah pindah,” ujarnya di kantor KPP Pratama Sorong. Bob menambahkan, permasalahan proyek saat ini sedang berproses di Pengadilan Negeri Sorong. “Yang saya tahu, penyedia jasa sedang menggugat di pengadilan. Saya tidak bisa jelaskan lebih karena saya baru menjabat,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor pelaksana belum dapat dimintai keterangan. John

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest