Banner iklan

Pemkab Agam Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Pauh Kamang Mudiak 

More articles

AGAM — Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah warga di Jorong Tanjuang Balau, Nagari Pauh Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Agam.

Sehari setelah kejadian, bantuan tanggap darurat langsung disalurkan kepada keluarga korban, Rabu (26/8/2026), sebagai bentuk kepedulian pemerintah sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak musibah.

Kebakaran terjadi pada Selasa malam (25/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Rumah milik Al Joni (46) dilaporkan hangus terbakar. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh kompor. Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp70 juta.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Camat Kamang Magek Octa Rianda, didampingi Wali Nagari Pauh Kamang Mudiak Ahmad Latif. Dari jajaran Dinas Sosial Kabupaten Agam, hadir Feri Dunda, Dedi Pratama, dan Fadly Adrian Nefri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kamang Magek dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Kamang Magek.

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan paket sandang. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi penopang awal bagi keluarga korban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.

Koordinator Tim Dinas Sosial Kabupaten Agam, Feri Dunda, mengatakan penyaluran bantuan merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga yang terkena musibah. Pemerintah daerah akan terus berupaya hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat,” ujar Feri Dunda.

Menurutnya, dalam situasi pascakebakaran, kebutuhan dasar menjadi salah satu perhatian utama. Karena itu, bantuan tanggap darurat diberikan sebagai langkah awal untuk membantu keluarga korban melewati masa sulit.

Di sisi lain, Feri mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan aspek keselamatan di lingkungan rumah. Penggunaan kompor, instalasi listrik, serta berbagai peralatan rumah tangga perlu mendapat perhatian dan dipastikan dalam kondisi aman sebelum penghuni meninggalkan rumah.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati. Sebelum meninggalkan rumah, pastikan semuanya dalam kondisi aman. Kompor dan peralatan listrik harus dipastikan dalam keadaan aman. Kewaspadaan kita bersama sangat penting untuk mencegah kejadian serupa,” imbaunya.

 

Respons cepat Pemkab Agam tersebut memperlihatkan pentingnya kehadiran pemerintah ketika masyarakat berada dalam situasi sulit. Tidak hanya melalui bantuan material, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintahan nagari, TKSK, dan Pendamping PKH menjadi bagian penting dalam memastikan warga terdampak mendapat perhatian dan dukungan.

Bagi keluarga Al Joni, bantuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk kembali menata kehidupan setelah musibah. Sementara bagi masyarakat, kejadian ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap sumber api, khususnya kompor dan peralatan listrik, merupakan bagian penting dalam mencegah kebakaran di lingkungan permukiman. (Daji)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest