Yeflio, investigasi.news– Menjelang penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-124 Kodim 1802/Sorong, progres sasaran fisik mencapai 99 persen. Salah satu rumah tidak layak huni di Kampung Yeflio kini telah rampung direhabilitasi, bahkan sudah terpasang instalasi listrik baru yang memudahkan aktivitas warga sehari-hari.
Selasa (27/5/2025), Perwira Pengawas TMMD, Letda Inf Alimudin, memimpin langsung pemasangan meteran dan jaringan listrik di kediaman Bapak Fort Garni. “Kabel baru kami tata rapi dalam pralon kecil, agar aman dan mudah perawatannya. Penerangan ini memudahkan anak-anak belajar di malam hari dan keluarga bisa beraktivitas tanpa bergantung pada lampu senter,” terang Letda Inf Alimudin.
Inisiatif memasang listrik ini merupakan salah satu prioritas Satgas TMMD untuk memastikan setiap unit hunian tak hanya kokoh secara struktural, tetapi juga nyaman dan layak huni. Sejak tahap pondasi hingga atap, pengerjaan rumah tersebut sudah rampung, dan listrik adalah penyempurnaannya.
Dengan aliran listrik yang stabil, anak-anak kampung Yeflio tak lagi terhalang gelap saat mengerjakan tugas sekolah selepas Magrib. “Sekarang belajar jadi lebih lancar, lampunya terang dan tidak bikin kaget mata,” ujar Susi, salah satu orang tua murid.
Keberhasilan ini juga menunjukkan sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan program pembangunan terpadu. “Target fisik hampir tuntas, dan kami pastikan semua fasilitas pendukung terpenuhi sebelum TMMD ditutup,” tambah Alimudin.
Sebagai penutup, program TMMD Ke-124 tak hanya membangun fisik, tetapi juga memberdayakan desa melalui peningkatan kualitas hidup warganya. Terang benderang Yeflio malam ini menjadi simbol harapan bahwa pembangunan merata hingga pelosok Papua Barat Daya terus berlanjut.
Red







