Banner iklan

Festival Layang-Layang Asahan Meriah, Peserta dari Sejumlah Daerah Perebutkan Piala Bupati

More articles

ASAHAN – Langit Desa Silo Baru, Kecamatan Silo Laut, Kabupaten Asahan, dipenuhi aneka warna dan bentuk layang-layang dalam Festival Layang-Layang Asahan yang memperebutkan Piala Bupati Asahan, Kamis (27/8/2026).

Festival yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, MAP itu berlangsung meriah dan menarik perhatian masyarakat setempat. Ratusan warga tampak memadati lapangan untuk menyaksikan kreativitas para peserta yang datang dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Dalam perlombaan tersebut, panitia mempertandingkan dua kategori, yakni Layang-Layang Sindarin yang diikuti 37 peserta dan Layang-Layang Dimensi dengan lima peserta. Peserta berasal dari Kabupaten Asahan, Labuhanbatu Utara, Kota Tanjungbalai, Kabupaten Batu Bara, hingga sejumlah daerah lainnya.

Beragam bentuk layang-layang dengan desain unik menghiasi langit Silo Baru. Kreativitas peserta menjadi daya tarik tersendiri dan mendapat apresiasi dari para penonton yang hadir.

Saat membuka kegiatan, Rianto mengatakan festival layang-layang bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga upaya melestarikan budaya tradisional yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia sejak lama.

Menurutnya, bermain layang-layang merupakan kenangan masa kecil yang hampir pernah dirasakan setiap orang. Karena itu, kegiatan seperti ini dinilai penting untuk terus dilestarikan dan dikembangkan.

“Berbagai variasi layang-layang ditampilkan dengan kreativitas yang beragam dan sangat menarik. Kami berharap festival ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan di Kabupaten Asahan,” ujar Rianto.

Ia menambahkan, selain menjadi sarana hiburan, festival layang-layang juga dapat menjadi wadah olahraga, rekreasi, sekaligus pengembangan kreativitas masyarakat.

Rianto mengaku bangga karena kegiatan tersebut mampu menarik peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Bahkan, menurutnya, terdapat peserta yang memiliki pengalaman bertanding di tingkat nasional.

Kepada para peserta, ia berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan. Sementara kepada tim juri, ia meminta agar penilaian dilakukan secara objektif dan profesional sesuai aturan yang berlaku.

“Junjung tinggi sportivitas dan tunjukkan kemampuan terbaik. Kepada tim penilai, lakukan penilaian secara objektif sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kualitas peserta,” katanya.

Wakil Bupati juga menilai lokasi pelaksanaan festival sangat mendukung kegiatan layang-layang. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkreasi sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya tradisional Indonesia.

Festival Layang-Layang Asahan kemudian resmi dibuka oleh Wakil Bupati Asahan yang ditandai dengan ucapan basmalah. Pembukaan tersebut disambut antusias oleh peserta dan masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya perlombaan.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest