PIDIE JAYA, Investigasi.News – Hujan deras disertai angin kencang tak menyurutkan langkah Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, untuk turun langsung meninjau kondisi warga yang terdampak banjir di Desa Alue Keutapang, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (27/10/2026).
Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, Bupati menyempatkan diri melihat kondisi rumah warga yang rusak akibat banjir sekaligus mendengarkan langsung keluhan masyarakat yang terdampak bencana.
Dalam kunjungan tersebut, Sibral Malasyi menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan berupaya mempercepat penanganan dampak banjir, mulai dari perbaikan tanggul irigasi, normalisasi saluran air yang diduga menjadi salah satu penyebab berulangnya banjir, hingga pembersihan material banjir dan upaya membangun kembali rumah warga yang mengalami kerusakan.
“Kita perbaiki dulu tanggul irigasi, membersihkan material banjir, serta membangun kembali rumah yang mengalami kerusakan. Insyaallah, segera kita upayakan,” ujar Sibral di tengah hujan lebat saat meninjau lokasi.
Kehadiran orang nomor satu di Pidie Jaya tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan secara langsung kondisi yang mereka hadapi pascabanjir, terutama kerusakan tempat tinggal yang membuat sebagian masyarakat kehilangan tempat berlindung yang layak.
Salah seorang korban banjir, Muhammad Nur (34), berharap pemerintah daerah segera memberikan bantuan untuk membangun kembali rumahnya yang rusak agar dapat kembali ditempati bersama keluarga.
“Semoga saja Pak Bupati secepatnya bisa membantu kami membangun kembali rumah yang sudah rusak seperti ini,” harap Muhammad Nur sembari menunjukkan kondisi kediamannya.
Keluhan serupa disampaikan Husnawati (39). Ia mengungkapkan bahwa dirinya bersama keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena rumah mereka mengalami kerusakan parah dan dipenuhi lumpur akibat banjir.
“Sekarang terpaksa tinggal di tempat saudara karena rumah kami sudah hancur,” ungkapnya.
Husnawati berharap pemerintah memberikan perhatian serius kepada warga yang menjadi korban banjir, khususnya mereka yang kehilangan tempat tinggal atau tidak lagi dapat menempati rumahnya dengan aman.
Menurutnya, bantuan untuk pemulihan rumah sangat dibutuhkan agar warga terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal dengan tempat tinggal yang layak.
Kunjungan langsung tersebut diharapkan menjadi langkah awal percepatan penanganan dampak banjir di Desa Alue Keutapang. Selain pemulihan rumah warga, perbaikan infrastruktur pengendali air juga menjadi perhatian penting agar kejadian serupa dapat diminimalkan pada masa mendatang.
Dalam peninjauan itu, Bupati Pidie Jaya didampingi perwakilan Satuan Kerja (Satker) Balai Wilayah Sungai (BWS), Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPBD, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta sejumlah awak media.
(KH)













