Sorong, Investigasi.news — Dalam semangat mendukung program ketahanan pangan nasional, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1802/Sorong bersinergi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Sorong, Pemerintah Distrik Mayamuk, dan masyarakat Kampung Yeflio untuk melaksanakan penanaman padi di lahan seluas dua hektare. Kegiatan berlangsung pada Rabu (28/05/2025) di Kampung Yeflio, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.
Penanaman padi ini menjadi salah satu program unggulan dalam pelaksanaan TMMD ke-124, yang tak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga sektor pertanian sebagai pilar ketahanan pangan masyarakat lokal.
Danramil 1802-07/Aimas, Kapten Inf Abner Salawati, mewakili Dandim 1802/Sorong menyampaikan bahwa penanaman padi ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap program strategis nasional.
“Ini adalah bagian dari kepedulian kami untuk membantu para petani meningkatkan hasil pertanian mereka. Ketahanan pangan adalah program prioritas Kepala Staf Angkatan Darat dan menjadi fokus kami di TMMD ke-124, khususnya di Kampung Yeflio ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Bangun Rejo, Warsim, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Satgas TMMD yang telah memberi perhatian dan dukungan kepada petani di daerahnya.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian TNI. Kami berharap musim tanam perdana ini dapat menghasilkan panen maksimal guna mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Sorong,” kata Warsim.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pelaksanaan program TMMD ini membuktikan bahwa pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga ketahanan ekonomi dan pangan.
TMMD ke-124 Kodim 1802/Sorong menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam membangun kemandirian masyarakat desa, sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua Barat Daya.
Red















