Solok-Semangat berqurban masyarakat nagari Supayang, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok dihari raya Idul Adha tahun ini, semakin meningkat. Setidaknya di nagari Supayang, dalam suasana hari raya Idul Adha kali ini sebanyak 36 ekor hewan qurban disembelih.
Uniknya, proses penyembelihan hewan qurban ini dilakukan masyarakat secara bersama sama dan dipusatkan disatu lokasi dikawasan Sawah Baruah. Proses penyembelihan hewan qurban ini pun menjadi pusat perhatian masyarakat yang terlihat berbondong bondong memadati lokasi penyembelihan.
Dari keterangan H. Rusli Ketua Pemuda yang juga tokoh masyarakat nagari Supayang, ini sudah menjadi tradisi dan kebiasaan masyarakat nagari Supayang dalam memuliakan datangnya hari raya Idul Adha. Dan memupuk rasa kebersamaan ditengah tengah masyarakat diharapkan akan terus terjaga.
Di hari raya Idul Adha tahun ini, masyarakat nagari Supayang menyembelih 31 ekor Sapi dan 5 ekor Kambing. Menurut H. Rusli, tahun ini terjadi peningkatan penyembelihan hewan qurban jika dibandingkan tahun lalu dimana 24 ekor hewan qurban disembelih.
” Dibandingkan tahun lalu, memang adanya peningkatan penyembelihan hewan qurban di nagari Supayang. Dan mudah mudahan kondisi ini menunjukan semakin membaiknya ekonomi masyarakat di nagari Supayang,” ujar H. Rusli.
Prosesi penyembelihan hewan qurban dilakukan dibawah pengawasan pengurus Masjid Baitul Rahman nagari Supayang.
Ketua pengurus masjid Baitul Rahman nagari Supayang Yundra Ismail mengatakan, pembagian daging hewan qurban akan diantarkan langsung ke masyarakat oleh petugas yang dibentuk.
Secara keseluruhan jumlah Kepala Keluarga (KK) di kanagarian Supayang sebanyak 1.200 kepala keluarga (KK). Dengan melibatkan pemerintah nagari dan pemuda serta unsur masyarakat nagari Supayang lainnya, mereka akan mendatangi setiap rumah masyarakat untuk menyerahkan daging qurban.
Dipastikan pembagian daging qurban ini akan merata diterima oleh masyarakat. Kalau melihat jumlah KK di nagari Supayang, tentu pembagian daging qurban ini berlebih. Masing masing KK akan menerima 3 Kg lebih daging qurban.
Dan sebagian lanjut Yundra, daging qurban ini juga akan dibagikan ke sejumlah pondok pesantren yang ada di nagari Supayang dan kepada masyarakat di nagari tetangga.
” Peningkatan jumlah hewan qurban setiap tahun di nagari supayang ini menjadi bukti nyata bahwa nilai kepedulian dan ketaatan beragama masyarakat terus tumbuh sejalan dengan kemajuan dan peningkatan ekonomi yang dirasakan warga Nagari Supayang,” tambah H. Rusli. (Wahyu)







