Pidie Jaya | Investigasi.News – Reses anggota DPRK Pidie Jaya dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Paisal Gahru, menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini belum terselesaikan. Mulai dari kebutuhan air bersih, kendaraan operasional bagi aparatur mukim, hingga fasilitas olahraga bagi pemuda mengemuka dalam dialog yang berlangsung penuh keakraban.
Politikus PKB yang baru pertama kali duduk di parlemen itu menggelar kegiatan reses di Kantor Camat Jangka Buya, Sabtu (27/6/2026). Pertemuan tersebut dihadiri ratusan peserta yang berasal dari dua daerah pemilihan, yakni Kecamatan Jangka Buya dan Bandar Dua, termasuk unsur Muspika, aparatur desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan kalangan pemuda.

Sejak forum dibuka, satu per satu peserta memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat mereka. Beragam persoalan yang disampaikan menunjukkan masih banyak kebutuhan masyarakat yang memerlukan perhatian pemerintah daerah.
Salah satu aspirasi datang dari Hamdani (64), Imum Mukim, yang berharap pemerintah dapat menyediakan kendaraan operasional roda dua guna menunjang tugas para perangkat mukim dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pak Dewan, kami berharap bapak dapat memfasilitasi kami kepada pemerintah agar mendapatkan kendaraan roda dua sebagai penunjang tugas kami di lapangan,” harap Hamdani.
Selain itu, persoalan ketersediaan air bersih juga menjadi perhatian serius. Sejumlah kepala desa mengeluhkan distribusi air bersih yang hingga kini belum berjalan optimal akibat kondisi jaringan pipa PDAM yang dinilai sudah tidak berfungsi secara maksimal.
“Kami sudah lama mendambakan distribusi air bersih yang lancar. Tolong perjuangkan perbaikan jaringan pipa PDAM agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” ujar salah seorang kepala desa.
Tak hanya kebutuhan dasar masyarakat, kalangan pemuda juga menyuarakan harapan mereka. Tokoh pemuda, Mahfuz, meminta perhatian terhadap lapangan sepak bola yang sudah lama tidak terawat sehingga tidak lagi dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan olahraga dan aktivitas generasi muda.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Paisal Gahru menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangannya di DPRK Pidie Jaya. Ia berkomitmen mengawal setiap usulan agar dapat dibahas bersama pemerintah daerah sesuai skala prioritas.
Menurutnya, reses bukan sekadar agenda rutin anggota legislatif, melainkan momentum penting untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat sebagai dasar dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
“Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan saya perjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRK. Saya mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar perjuangan ini dapat membuahkan hasil dan membawa manfaat bagi kita semua, meskipun tentu tidak semuanya bisa diwujudkan sekaligus,” ujar Paisal Gahru.

Melalui kegiatan reses tersebut, Paisal Gahru berharap hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat semakin erat. Ia menegaskan akan terus membuka ruang dialog agar setiap persoalan yang dihadapi warga dapat diketahui secara langsung dan diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di parlemen. (Herry)







