Pariaman, Investigasi.news — Sebanyak 224 mahasiswa Universitas Sumatera Barat (Unisbar) resmi dilepas untuk melaksanakan program magang, Selasa (29/7/2025). Pelepasan berlangsung di Unisbar Convention and Exhibition (UCE) Kampus I Pariaman, By Pass Kota Pariaman, dan dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi.
Dalam sambutannya, Mulyadi menegaskan bahwa program magang bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi momentum strategis untuk membangun karakter, kompetensi, dan koneksi profesional. Ia mendorong mahasiswa agar menjadikan masa magang sebagai pengalaman transformatif yang memperkaya wawasan dan memperkuat kapasitas diri.
“Magang bukan sekadar memenuhi SKS, ini adalah kesempatan emas untuk menerapkan ilmu di dunia nyata. Mahasiswa harus aktif bertanya, berdiskusi, dan memahami bagaimana sistem birokrasi serta dunia kerja berjalan,” tegas Mulyadi.
Ia juga menekankan pentingnya etika, disiplin, dan menjaga nama baik almamater. “Unisbar adalah salah satu universitas besar di Sumatera Barat. Tunjukkan bahwa kalian pantas menjadi duta intelektual kampus dan agen perubahan bagi kemajuan daerah,” tambahnya.
Program magang ini merupakan bagian dari sinergi Pemko Pariaman dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul. Mulyadi juga mengajak para mahasiswa membangun jejaring selama magang, sebagai investasi penting bagi masa depan karier mereka.
Sementara itu, Rektor Unisbar, Nurtati, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa 224 mahasiswa yang ikut serta terdiri dari 177 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan 47 mahasiswa Fakultas Hukum. Mereka akan menjalani masa magang selama 40 hari kerja, mulai 27 Juli hingga 23 September 2025.
“Para mahasiswa akan ditempatkan tidak hanya di Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, tetapi juga di berbagai wilayah lain seperti Pasaman, Bukittinggi, hingga Mentawai,” ujar Nurtati.
Ia mengingatkan bahwa dunia kerja yang akan dihadapi penuh tantangan dan dinamika baru. Karena itu, mahasiswa harus siap mengasah soft skills seperti komunikasi, kolaborasi, adaptasi, serta kemampuan memecahkan masalah secara real-time.
Pelepasan mahasiswa dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Pariaman, ditandai dengan pemasangan name tag dan penyerahan buku panduan magang.
“Kesuksesan kalian selama magang akan menjadi cermin kualitas pendidikan yang kami tanamkan. Pulanglah membawa pengalaman, ilmu, dan semangat baru untuk mengejar puncak karier,” tutup Nurtati penuh harap.
(Andra Sikumbang)

















