Karimun – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai perlombaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh nilai kemanusiaan. Di tengah kebutuhan darah yang terus meningkat bagi pasien di berbagai fasilitas kesehatan, kolaborasi lintas lembaga menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup dan terus mengalir demi menyelamatkan sesama.
Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan bakti sosial donor darah yang digelar di Markas Komando (Mako) Lanal Tanjung Balai Karimun, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karimun, dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Cabang Karimun.
Wakil Bupati Karimun yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten Karimun, Rocky Marciano Bawole, S.Sos., M.M., memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang dinilai mampu memperkuat gerakan kemanusiaan di Kabupaten Karimun.
Menurut Rocky Marciano, kebutuhan darah merupakan persoalan yang harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, keterlibatan berbagai unsur, mulai dari TNI, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat umum, menjadi kekuatan penting dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi warga yang membutuhkan.
“Kami sangat mendukung penuh kegiatan donor darah kolaboratif ini. Kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan medis adalah hal mendesak dan sangat krusial. Sinergi antara TNI, PMI, dan organisasi kemasyarakatan seperti INTI merupakan bentuk kepedulian nyata yang sangat membantu tugas PMI di Karimun,” ujar Rocky saat meninjau pelaksanaan kegiatan.
Lebih lanjut, Rocky berharap semangat kebersamaan seperti ini tidak hanya hadir dalam momentum peringatan kemerdekaan, tetapi dapat terus menjadi budaya sosial yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam berbagai aksi kemanusiaan.
Sementara itu, Ketua INTI Kabupaten Karimun, Agus, mengungkapkan bahwa kebutuhan darah di Karimun hingga kini masih menjadi tantangan. Menurutnya, jumlah pendonor aktif masih belum sebanding dengan kebutuhan rumah sakit dan pasien yang setiap hari memerlukan transfusi darah.
Karena itu, pihaknya berharap kegiatan donor darah yang digelar bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-81 mampu membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor secara rutin.
“Saat ini jumlah pendonor di Karimun masih belum ideal untuk memenuhi kebutuhan harian. Melalui momentum peringatan kemerdekaan ini, kami berharap kesadaran warga untuk menyumbangkan darahnya semakin meningkat,” ungkap Agus.
Di sisi lain, Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun, Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya, M.Tr.Opsla, menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut tidak hanya memiliki tugas menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat yang siap memberikan kontribusi dalam berbagai kegiatan sosial.
Ia berharap setiap kantong darah yang terkumpul dapat menjadi harapan baru bagi pasien yang sedang berjuang melawan penyakit dan membutuhkan pertolongan medis.
“Semoga aksi donor darah ini membawa manfaat luas dan dapat menyelamatkan nyawa saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” tuturnya.
Mengusung tema “Setetes Darah Kepedulian, Mengalirkan Harapan”, kegiatan donor darah tersebut berlangsung penuh antusias. Prajurit TNI, personel Polri, aparatur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum ikut berpartisipasi sebagai pendonor.
Sebagai bentuk penghargaan atas kepedulian para peserta, panitia juga membagikan paket sembako kepada para pendonor. Suasana kegiatan berlangsung tertib, hangat, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi bukti bahwa nilai-nilai kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi sesama.
Sapi’i




