Banner iklan

Yota Balad Dukung Penuh BBPOM di Padang Tingkatkan Potensi UMKM Kota Pariaman

More articles

Kota Pariaman – Wali Kota Pariaman Yota Balad sambut kedatangan Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang Irwan beserta jajaran di ruang kerjanya, Jum’at (28/8/2026).

Kedatangan tersebut dalam rangka kunjungan silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi pengawasan produk serta membahas kerjasama dan peningkatan potensi UMKM naik kelas yang ada di Kota Pariaman, sekaligus melaporkan hal-hal yang telah dilakukan oleh BBPOM terkait dengan arahan Wali Kota Pariaman selama ini.

Hal tersebut disambut baik dan mendapatkan apresiasi dari Yota Balad. Menurut Yota Balad Pemerintah Kota Pariaman akan terus mendukung penuh program-program BBPOM dalam hal membantu meningkatkan dan mengembangkan UMKM-UMKM yang ada di Kota Pariaman.

“Kita akan terus lakukan kolaborasi dengan BBPOM di Padang terkait pengembangan kapasitas UMKM agar bisa mewujudkan UMKM naik kelas dan juga dalam hal pengawasan obat dan makanan yang berdampak pada kesehatan masyarakat,” ujar Yota Balad.

“Mewujudkan UMKM-UMKM Kota Pariaman naik kelas itu sangat penting sekali, agar mereka bisa lebih termotivasi dalam meningkatkan kualitas produk mereka sehingga bisa bersaing di dalam dan di luar negeri,” ulasnya.

Sementara itu Irwan menyatakan bahwa ada lima UMKM yang ada di Kota Pariaman yang telah naik kelas, satu diantaranya yaitu abrofood (bumbu olahan rendang instant).

“UMKM yang kita harapkan yang bisa naik kelas tentu saja UMKM yang berkaitan dengan obat dan makanan , apakah itu obat tradisional , kosmetik, dan pangan olahan. Namun sampai saat ini yang paling banyak adalah UMKM olahan yang berkaitan dengan mie dan bumbu rending,” terang Irwan.

Irwan menjelaskan ada dua hal yang diharapkan BBPOM di Padang kepada Pemko Pariaman, pertama agar UMKM yang telah naik kelas ini bisa didorong untuk mengikuti ketentuan yang telah ada, serta bisa memfasilitasi UMKM untuk mengikuti event-event yang mungkin akan meningkatkan dan menyelesaikan masalah mereka.

Kedua, memotivasi UMKM yang belum naik kelas agar bisa naik kelas supaya bisa mempunyai nilai tambah dan nilai jual produk mereka sehingga mereka bisa meningkatkan lapangan kerja di Kota Pariaman. (tachi desi/Afri)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest