Pidie Jaya, Investigasi.News – Setelah sempat menuai sorotan tajam dan dinilai terkesan tutup mata, Telkom akhirnya bergerak memperbaiki kawat jaringan yang menjuntai dan membahayakan warga di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Langkah perbaikan tersebut dilakukan sehari setelah diberitakan investigasi.news dengan judul “Kawat Menjuntai, Telkom di Pidie Jaya Seolah Tutup Mata” (Link di bawah ini)
yang mengungkap kondisi kawat Telkom menjuntai di sepanjang jalan hingga tepat di depan rumah dan ruko warga, seolah dibiarkan tanpa tanggung jawab dan berpotensi mengancam keselamatan jiwa.
Pantauan di lapangan pada Senin (29/12/2025), Telkom menurunkan sejumlah petugas untuk melakukan penataan ulang jaringan. Kawat yang sebelumnya tergeletak rendah dan menjuntai kini mulai dinaikkan kembali dan dipasang dari satu tiang ke tiang lainnya sesuai standar.
Dari hasil pantauan kontributor Investigasi.News, proses perbaikan dilakukan dengan memindahkan kawat dari permukaan tanah ke tiang penyangga, sehingga tidak lagi melintang di depan ruko maupun rumah warga.
Salah seorang warga, Akop, mengaku lega setelah melihat adanya tindakan dari pihak Telkom.
“Hari ini saya lihat ada petugas Telkom yang memindahkan kawat dari tanah ke tiangnya. Sekarang sudah tidak ada lagi yang menjuntai di depan ruko saya,” ujarnya.
Sebelumnya, media ini memberitakan kondisi kawat milik perusahaan BUMN di bidang telekomunikasi tersebut yang menjuntai sepanjang jalan dan sangat berbahaya, khususnya di Desa Meunasah Bie Meurah Dua. Kondisi terparah bahkan dinilai berpotensi mengancam nyawa warga, terutama pengendara dan anak-anak.
Ironisnya, kawat tersebut telah menjuntai sejak hari pertama pascabanjir, dan dibiarkan dalam kondisi berbahaya hingga lebih dari satu bulan lamanya, tanpa penanganan berarti.
Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Kawat jaringan seolah tak bertuan, menjuntai begitu saja tanpa ada pihak yang merasa bertanggung jawab, hingga akhirnya menjadi sorotan publik melalui pemberitaan media.
Kini, dengan adanya perbaikan tersebut, masyarakat berharap Telkom tidak hanya bergerak setelah disorot, tetapi juga lebih sigap dan responsif dalam menjaga keselamatan publik, terutama pascabencana.
Investigasi.News akan terus memantau dan memastikan agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.
(Herry)






