Gagalkan Penyelundupan 2,022 Kg Sabu di BIM, Sinergi Pengamanan Bandara Kembali Diuji

More articles

Padang Pariaman — Personel pengamanan Lanud Sutan Sjahrir kembali menunjukkan profesionalisme dan komitmen tinggi dalam menjaga keamanan wilayah Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang Pariaman. Sinergi antara Lanud Sutan Sjahrir, Avsec BIM, dan Polsek Kawasan BIM berhasil menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat 2,022 kilogram melalui Terminal Kargo BIM, Kamis (30/4/2026).

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 08.45 WIB, ketika petugas Avsec BIM mencurigai hasil pemindaian X-Ray Baggage Handling System (BHS) terhadap sebuah koper biru milik calon penumpang pesawat Garuda Indonesia GA-163 tujuan Jakarta.

Setelah dilakukan koordinasi cepat, petugas BKO Lanud Sutan Sjahrir bersama Satpom dan Intel TNI AU, Avsec, serta jajaran Polsek Kawasan BIM langsung mengamankan pemilik koper berinisial RW (28), yang saat itu sudah berada di dalam pesawat (boarding).

Dari hasil penggeledahan, petugas gabungan menemukan dua bungkus besar berisi kristal putih yang diduga kuat narkotika jenis sabu. Rinciannya, bungkus pertama seberat 1.014 gram dan bungkus kedua 1.008 gram, dengan total keseluruhan mencapai 2,022 kilogram.

Selain narkotika, petugas juga mengamankan sejumlah barang pribadi berupa alat komunikasi, uang tunai, dan kartu identitas pelaku. Hasil interogasi awal mengungkap bahwa pelaku menggunakan alamat palsu.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara Personel BKO Lanud Sutan Sjahrir, Angkasa Pura Indonesia, Ditresnarkoba Polda Sumbar, Polsek Kawasan BIM, serta Bea Cukai Teluk Bayur dalam menjaga pintu masuk Sumatera Barat dari peredaran gelap narkotika.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diserahkan kepada Ditresnarkoba Polda Sumbar guna pengembangan kasus dan proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian masih mendalami motif serta kemungkinan keterlibatan jaringan narkotika yang lebih besar di balik kasus ini.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa upaya penyelundupan narkotika melalui jalur udara masih terus terjadi, sehingga diperlukan pengawasan ketat dan kerja sama lintas instansi secara berkelanjutan.

Lanud Sutan Sjahrir bersama seluruh pemangku kepentingan bandara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak memberi ruang sedikit pun bagi segala bentuk tindak pidana di wilayah Bandara Internasional Minangkabau.

(Andra Sikumbang)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest