Banner

Gerak Cepat BPBD Pidie Jaya Tindaklanjuti Isu Penerima Bantuan Rumah di Blang Awe

More articles

Pidie Jaya, Investigasi.news – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dalam menjaga transparansi penyaluran bantuan kembali ditunjukkan. Menyikapi isu yang berkembang mengenai dugaan adanya dua warga pendatang yang tercantum sebagai calon penerima bantuan rumah bagi korban banjir di Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, BPBD Pidie Jaya bergerak cepat turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi.

Tanpa menunggu polemik berkembang lebih jauh, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Pidie Jaya, Okta Handipa, bersama jajaran staf mendatangi Desa Blang Awe pada Selasa (30/6/2026). Kedatangan mereka bertujuan mengklarifikasi informasi yang beredar sekaligus memastikan data calon penerima bantuan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

Dalam keterangannya kepada Investigasi.News, Okta Handipa menjelaskan bahwa pihaknya telah bertemu langsung dengan aparatur desa untuk meminta penjelasan terkait informasi yang menjadi perhatian masyarakat.

“Benar, tadi siang kami bersama anggota turun langsung ke Desa Blang Awe. Kami bertemu dengan aparatur desa untuk mengklarifikasi dan menanyakan secara langsung terkait isu yang berkembang mengenai daftar penerima bantuan rumah,” ujar Okta.

Dari hasil pertemuan tersebut, kata Okta, Pemerintah Desa Blang Awe menyatakan akan melakukan pembuktian administrasi terhadap dua nama yang dipersoalkan. Keduanya diminta menunjukkan Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti bahwa mereka benar merupakan warga Desa Blang Awe.

Maskur Keuchik Desa Blang Awe

“Kesepakatannya, apabila yang bersangkutan tidak dapat membuktikan bahwa mereka memiliki Kartu Keluarga sebagai warga Desa Blang Awe, maka nama mereka akan dicoret dari daftar calon penerima manfaat bantuan rumah,” tegas Okta.

Langkah cepat BPBD tersebut mendapat respons positif karena dinilai sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan bantuan bagi korban banjir benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Sementara itu, Kepala Desa Blang Awe, Maskur, membenarkan adanya kunjungan Plt Kalak BPBD bersama tim ke desanya. Menurutnya, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh koordinasi.

“Benar, kami sudah duduk bersama Plt Kalak BPBD beserta staf untuk membahas persoalan ini. Dalam beberapa hari ke depan kami akan memastikan status dua nama tersebut melalui pembuktian administrasi, terutama Kartu Keluarga yang mereka miliki. Dari situ akan diketahui apakah mereka benar warga Desa Blang Awe atau bukan,” jelas Keuchik Maskur melalui sambungan telepon.

Ia menegaskan Pemerintah Desa tidak ingin terjadi kesalahan dalam penetapan penerima bantuan. Karena itu, seluruh data akan diverifikasi secara objektif agar bantuan rumah bagi korban banjir benar-benar diberikan kepada warga yang memenuhi persyaratan.

Langkah verifikasi yang dilakukan BPBD bersama Pemerintah Desa diharapkan mampu menjawab keresahan masyarakat sekaligus menjaga kredibilitas penyaluran bantuan pemerintah. Proses ini juga menjadi bentuk komitmen agar setiap bantuan sosial disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Herry

spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest