Banner

Menuju Pidie Jaya Bersyariat, MPU Didik Puluhan Kader Ulama

More articles

Pidie Jaya, Investigasi.news – Dalam upaya mewujudkan Kabupaten Pidie Jaya yang bersyariat, bangkit, dan pulih bersama, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Pidie Jaya menggelar kegiatan Pendidikan Kader Ulama (PKU), Selasa (30/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula MPU Pidie Jaya ini dijadwalkan selama empat hari, mulai 30 Juni hingga 3 Juli 2026, dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang berasal dari dalam maupun luar Kabupaten Pidie Jaya.

Ketua MPU Pidie Jaya, Tgk. H. Anwar Usman, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk membina sekaligus meningkatkan kapasitas para peserta dalam memahami dan menjawab berbagai tantangan keumatan di era saat ini. Selama pelatihan, para peserta akan mendapatkan pembinaan langsung dari narasumber yang berpengalaman di bidangnya masing-masing.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para kader ulama memiliki bekal ilmu dan wawasan yang memadai sehingga mampu memberikan pembinaan kepada masyarakat sesuai perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai syariat Islam,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, panitia akan mengadakan evaluasi berupa ujian untuk mengukur sejauh mana pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan.

“Nantinya akan ada semacam ujian bagi para peserta. Mereka yang memperoleh nilai terbaik akan kami kirim ke MPU Provinsi Aceh untuk mengikuti pelatihan lanjutan,” kata Anwar Usman.

Sementara itu, Ketua Panitia, Said Sufyan, S.Sos., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2009 tentang Majelis Permusyawaratan Ulama, yang mengamanatkan pelaksanaan pendidikan kader ulama secara berkelanjutan.

Menurutnya, program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas, kapasitas, dan kapabilitas kader ulama di Kabupaten Pidie Jaya agar mampu berperan aktif dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat.

“Kegiatan ini berlangsung selama empat hari. Harapannya, seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan, kemudian menyebarluaskannya kepada masyarakat di desa masing-masing,” pungkas Said Sufyan.

(Herry)

spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest