Jakarta, investigasi.news– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) di Jakarta, Jum’at (29/8). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi dan konsultasi terkait penyerahan proposal pendirian Sekolah Rakyat di Kabupaten Barito Utara.
Rombongan Pemkab Barito Utara dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial PMD, Suparmi A. Aspian, dan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Syahmiludin A. Surapati, Kepala Dinas Kominfosandi, Kepala Kantor Pertanahan, Kabag Prokopim, serta perwakilan pejabat lingkup Pemkab Barito Utara. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Pejabat Biro Perencanaan Kemensos RI, Ahmad Juhari.
Kepala Dinas Sosial PMD Barito Utara, Suparmi A. Aspian, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan langkah nyata Pemkab Barito Utara dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat, khususnya yang kurang mampu dan tinggal di wilayah terpencil.
“Pendidikan adalah kunci utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memajukan masyarakat. Oleh karena itu, kami berupaya meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat Barito Utara, terutama bagi mereka yang kurang mampu dan tinggal di daerah terpencil,” jelas Suparmi.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiludin A. Surapati, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kami berharap Kemensos dapat mendukung penuh proposal pendirian Sekolah Rakyat ini sehingga dapat segera direalisasikan demi meningkatkan mutu pendidikan dan pemerataan kesempatan belajar bagi anak-anak di Barito Utara,” ucap Syahmiludin.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Iman Topik, menambahkan bahwa Pemkab Barito Utara telah menyiapkan lahan strategis untuk mendukung program tersebut.
“Pemkab Barito Utara telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 9,8 hektar di Jalan Itah Telo, Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, dekat Kota Muara Teweh. Lahan ini kami pilih agar aksesnya mudah dijangkau masyarakat,” ungkap Iman Topik.
Pejabat Biro Perencanaan Kemensos RI, Ahmad Juhari, menyambut baik proposal tersebut dan berjanji akan memproses serta mempertimbangkan dukungan yang dapat diberikan. Ia juga menyatakan Kemensos siap memberikan bantuan teknis agar program ini berjalan optimal.
Adapun tujuan pendirian Sekolah Rakyat ini adalah:
– Meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat Barito Utara.
– Meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di berbagai bidang.
– Menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan dan nilai-nilai agama.
Kunjungan ditutup dengan penyerahan simbolis proposal usulan Sekolah Rakyat beserta cinderamata dari Pemkab Barito Utara kepada Kemensos RI, diakhiri dengan sesi foto bersama penuh keakraban.
Zulmi










