Banner iklan

Setelah Vakum Delapan Tahun, MTQ ke-IX Kota Pariaman Resmi Digelar

More articles

Pariaman — Setelah delapan tahun tidak terlaksana, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-IX tingkat Kota Pariaman tahun 2026 akhirnya kembali digelar. Perhelatan akbar bernuansa Islami tersebut resmi dibuka pada Jumat (30/10/2026) pukul 16.00 WIB, bertempat di Panggung Utama Halaman Balai Kota Pariaman.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ tingkat kota ini menjadi momentum yang sangat dinantikan masyarakat. Kembalinya kegiatan tersebut diharapkan mampu membangkitkan semangat masyarakat dalam mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Menurutnya, MTQ ke-IX akan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Oktober hingga 1 November 2026, dengan menghadirkan berbagai cabang perlombaan keagamaan.

Yota Balad menjelaskan, pelaksanaan MTQ kali ini juga sejalan dengan visi dan program unggulan Pemerintah Kota Pariaman, yakni Pariaman RISALAH (Beriman, Saleh, dan Berakhlak).

Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk meraih prestasi, melainkan sarana memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk generasi muda yang memiliki pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKIS), Joben, berharap MTQ tersebut tidak hanya melahirkan peserta berprestasi, tetapi juga generasi yang memiliki akhlakul karimah.

Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap cabang musabaqah dengan penuh kesungguhan, menjaga kesehatan, menjunjung tinggi sportivitas, serta mematuhi seluruh ketentuan perlombaan yang telah ditetapkan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, Edy Oktafiandi, bersama jajaran turut hadir mendampingi perwakilan Kanwil Kemenag Sumatera Barat. Kehadiran jajaran Kemenag tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan yang berdampak bagi masyarakat dan sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama RI.

Adapun perlombaan MTQ ke-IX tingkat Kota Pariaman tersebar di sejumlah lokasi. Cabang Tilawah Al-Qur’an Dewasa dan Remaja dipusatkan di Panggung Utama Balai Kota Pariaman, sedangkan Tilawah Anak-anak dan TK berlangsung di Aula Balai Kota Pariaman.

Selanjutnya, cabang Fahmil Qur’an dan Karya Tulis Ilmiah dilaksanakan di Aula SMKN 2 Pariaman. Cabang Bintang Qasidah digelar di Panggung Seni Pantai Kata, sementara Tartil Al-Qur’an berlangsung di Masjid Annur Zainul.

Untuk cabang Tahfiz Al-Qur’an dipusatkan di Masjid Taqwa Taratak. Adapun Khutbah Jumat, Adzan, dan Syarhil Qur’an dilaksanakan di Masjid Istiqomah Adam Sorin.

Edy Oktafiandi mengajak seluruh masyarakat Kota Pariaman untuk ikut menyaksikan dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan MTQ ke-IX tersebut.

“Mari kita hadiri, saksikan, dan sukseskan seluruh rangkaian acara MTQ ke-IX tingkat Kota Pariaman tahun 2026 untuk melahirkan generasi yang cinta Al-Qur’an,” ajaknya.

Kembalinya MTQ setelah delapan tahun vakum menjadi momentum penting bagi Kota Pariaman untuk memperkuat syiar Islam, membangun karakter generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan kehidupan bermasyarakat.

(Andra Sikumbang)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest