Jember, Investigasi.News – Khurul Fatoni, Anggota DPRD Kabupaten Jember Komisi B dari Fraksi partai Nasdem, melakukan inspeksi mendadak ke Distributor pupuk wilayah Jombang-Kencong dan beberapa kios pupuk yang dikeluhkan oleh para petani Selasa(25/2/2025).
Melalui Tim Satgas mafia pupuk yang dibentuk oleh Khurul Fatoni, ditemukan beberapa kios “NAKAL” yang menawarkan pupuk bersubsidi dengan harga cukup fantastis serta menjual kepada orang yang tidak termasuk di data e-RDKK.
Khurul Fatoni yang didampingi oleh 2 orang perwakilan dari distributor mendatangi tiga kios pupuk yang berada diwilayah Kecamatan Jombang dan Kencong Kabupaten Jember.
“Ini dilakukan untuk menanggapi keluhan dari petani terkait harga pupuk yang terus melonjak meskipun ada regulasi yang mengatur HET, sekaligus ke langkahan pupuk di wilayah Jombang dan Kencong” Ujar Fatoni.
Dalam inspeksi mendadak yang dilakukan oleh Fatoni, terbukti bahwa 3 kios yang didatangi menjual pupuk bersubsidi dengan harga yang cukup Fantastis.
Seperti yang diucapkan sendiri oleh pemilik Kios pupuk UD mitratani 2 yang berada di desa Paseban kecamatan Kencong, mengatakan bahwa kios tersebut telah menjual harga pupuk subsidi sebesar Rp. 140.000/sak.
Demikian pula yang terjadi di kios pupuk UD Sumber Tani Kencong harga pupuk cukup fantastis mencapai 170.000/sak.
“Iya pak, kami kemarin menjual kepada orang yang tidak termasuk didata e-RDKK kios dengan harga 170.000/sak” Ungkap Totok pemilik kios dengan santainya.
Yang membuat terkaget, bahwa apa yang dilakukan oleh Totok pemilik kios pupuk tersebut akan mendapatkan tekanan apabila menjual pupuk dengan harga HET.
“Ya, kalau kami menjual dengan harga dibawah 140 (sesuai HET), kami akan mendapatkan tekanan bapak dari oknum” Ujar totok kepada Fatoni yang sekaligus disaksikan oleh 2 orang perwakilan distributor.
Tidak hanya itu, kios pupuk Berkat Tani wilayah dusun Pondok Waluh kecamatan Kencong juga menyampaikan hal yang sama.
“Ia pak, selain mendapatkan tekanan dari oknum karena menjual pupuk subsidi dengan harga HET, kami juga takut dimusuhi oleh kios-kios lainnya terlebih lagi tidak akan dipasok kembali oleh oknum tersebut” Ujar edi pemilik kios pupuk Berkat Tani kepada Fatoni.
Menanggapi itu semua, Khurul Fatoni sebagai anggota Komisi B DPRD Kabupaten Jember dengan tegas didepan distributor dan pemilik kios mengatakan jangan sampai hal ini terulang kembali, menjual pupuk dengan harga diatas HET dan menjual kepada seseorang yang datanya tidak ada dalam e-RDKK.
“Saya tidak mau lagi ada alasan apapun, yang namanya menjual pupuk subsidi diatas HET dan menjual kepada orang yang datanya tidak ada di e-RDKK adalah suatu pelanggaran yang harus ditindak tegas. Kalau perlu telfon saya apabila ada tekanan dari oknum” Ujar Fatoni kepada pemilik Kios.
Diakhir sidaknya, Khurul Fatoni juga menekankan kepada Distributor wilayah Kecamatan Jombang dan Kencong agar menindak tegas 3 kios tersebut.
“Melalui tim Satgas Mafia pupuk, saya akan terus selidiki pendistribusian dan penjualan pupuk Wilayah Kabupaten Jember khususnya wilayah Dapil 6 yang tidak sesuai dengan aturan yang ada” Tegas Fatoni saat wawancara dengan sejumlah media.
Js









