Nasional, investigasi.news- – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerima penghargaan Popular Government Institution 2025 dari The Iconomics. Penghargaan ini diterima langsung oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis, di Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Jumat (08/08/2025).
“Penghargaan dari The Iconomics ini tentu saja menjadi sebuah trigger bagi kami, Kementerian ATR/BPN, untuk memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat,” ujar Harison Mocodompis.
Penghargaan ini diberikan atas konsistensi Kementerian ATR/BPN dalam menyampaikan informasi yang relevan dan mudah diakses publik. Utamanya, terkait isu pertanahan dan tata ruang yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.
“Karena ini berkaitan dengan apa yang masyarakat butuhkan, tentu penting bagi kita untuk memberikan atau menyuplai informasi-informasi yang bermanfaat,” tambah Harison Mocodompis.
Kementerian ATR/BPN berkomitmen untuk terus memperkuat peran komunikasi publik sebagai bagian dari Reformasi Birokrasi dan peningkatan layanan digital. Hal ini demi mewujudkan pelayanan yang transparan dan partisipatif.
Turut hadir mendampingi Kepala Biro Humas dan Protokol, Kepala Bagian Pemberitaan, Media, dan Hubungan Antar Lembaga, Bagas Agung Wibowo, serta Kepala Subbagian Pemberitaan dan Publikasi, Arie Satya Dwipraja. ( Wahyu)
Buka Acara Table Tennis Championship, Menteri Nusron Sampaikan Semangat Kesetaraan Atlet Disabilitas
Nasional. InvestigasiNews. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Table Tennis Championships yang diselenggarakan oleh National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi DKI Jakarta, Jumat (08/08/2025) di Pluit Village Mall Jakarta. Menteri Nusron ditunjuk untuk membuka secara resmi turnamen yang diikuti oleh para atlet disabilitas tersebut.
“Perlombaan ini dilaksanakan dalam rangka Hari Peringatan ke-80 Kemerdekaan Indonesia. Artinya dengan kemerdekaan ini, bangsa Indonesia tidak lagi membeda-bedakan dan memberikan kesempatan kepada siapapun (untuk menjadi atlet). Termasuk, kepada warga negara Indonesia penyandang disabilitas,” ujar Menteri Nusron dalam sambutannya.
Menteri Nusron berharap, cabang olahraga kategori paralympic untuk atlet penyandang disabilitas semakin maju dan menorehkan banyak prestasi. “Terutama NPCI ini, semoga melalui pertandingan ini, ke depannya dapat menambahkan medali emas sebanyak-banyaknya pada kompetisi dan olimpiade mendatang,” tuturnya.
Usai membuka acara, Menteri Nusron juga mencoba olahraga tenis meja melawan Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. Masing-masing menteri berpasangan dengan satu atlet paralympic.
Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah; Chef de Mission (Cdm) ASEAN Para Games 2026, Reda Manthovani; Sekjen NPCI, Ukun Rukaendi; Ketua NPCI DKI Jakarta, Yasin Onasie; Ketua Penyelenggara Table Tennis Championships, Cahaya Manthovani serta beberapa figur publik. Kegiatan ini diikuti lebih dari 300 peserta yang terdiri dari atlet umum dan disabilitas. ( Wahyu )



















