Pesisir Selatan, Investigasi.news — Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, bersama jajaran Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, meninjau langsung progres pembangunan Jaringan Irigasi D.I Sawah Laweh di Nagari Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (6/10/2025).
Dalam kunjungan reses tersebut, Zigo didampingi Kepala Seksi Pelaksanaan, Kepala Seksi KPISDA, serta PPK Irigasi dan Rawa I dan II dari BWS Sumatera V Padang. Kehadiran mereka untuk memastikan proyek strategis nasional di sektor irigasi ini berjalan sesuai rencana dan membawa manfaat nyata bagi petani setempat.
“Saluran irigasi ini sangat penting bagi masyarakat Sawah Laweh. Sebelumnya, mereka hanya mengandalkan tadah hujan. Dengan adanya jaringan irigasi ini, kita berharap para petani bisa menanam dan panen hingga tiga kali dalam setahun,” ujar Zigo Rolanda di sela kegiatan.
Pembangunan irigasi D.I Sawah Laweh merupakan bagian dari Program Inpres Irigasi yang dibiayai oleh pemerintah pusat dengan total anggaran Rp22,3 miliar. Rinciannya, Tahap II sebesar Rp2,9 miliar untuk pembangunan jaringan utama, Tahap III sebesar Rp15,9 miliar, serta Rp3,5 miliar untuk pembangunan jaringan tersier.
Sementara itu, Kepala Seksi Pelaksanaan BWS Sumatera V Padang menjelaskan, hingga saat ini sistem irigasi Sawah Laweh baru mampu mengaliri sekitar 598 hektare lahan sawah dari total potensi area 3.273 hektare.
“Untuk menuntaskan pembangunan irigasi Sawah Laweh agar seluruh lahan produktif bisa teraliri, dibutuhkan anggaran sekitar Rp359 miliar. Namun, kami tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan sesuai arahan dan prioritas yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Proyek irigasi ini diharapkan menjadi salah satu penggerak utama peningkatan produksi pertanian di Pesisir Selatan serta mendukung target pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dengan hadirnya jaringan irigasi yang memadai, petani Sawah Laweh diyakini akan lebih mandiri dan produktif, sekaligus menjadikan Pesisir Selatan sebagai salah satu lumbung pangan potensial di wilayah Sumatera Barat. ***







