MTQ ke-XX Kabupaten Toba Resmi Dibuka, Momentum Perkuat Syiar Islam dan Nilai Keagamaan

More articles

Toba, Investigasi.News — Pemerintah Kabupaten Toba secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XX Tingkat Kabupaten Toba Tahun 2025, yang digelar di Masjid Nurul Iman Ligaliga Simarmar, Desa Hutagaol-Peatalun, Kecamatan Balige, pada Kamis (9/10/2025) dini hari.

Kegiatan keagamaan tahunan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam sekaligus menumbuhkan semangat pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat Toba.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Augus Sitorus, yang mewakili Bupati Toba. Turut hadir Wakapolres Toba Kompol Marludin, S.Ag., M.H., perwakilan Kejari Toba Fuad Sukri Harahap, S.H., perwakilan Pengadilan Negeri Toba, Ketua LPTQ Toba Akhmad Rahmad, Ketua MUI Toba Drs. H. J. Efendi Samosir, Kakan Kemenag Toba Wanton Naibaho, serta jajaran Forkopimda dan tokoh lintas agama.
Hadir pula perwakilan dari Bank Mandiri, BRI, BNI, Bank Sumut, serta seluruh peserta MTQ dari 16 kecamatan di Kabupaten Toba.

Tahun ini, sebanyak 250 peserta berkompetisi dalam enam cabang lomba, yaitu:

  1. Tilawatil Qur’an (Membaca Al-Qur’an)
  2. Tahfidz Al-Qur’an (Menghafal Al-Qur’an)
  3. Tafsir Al-Qur’an (Penafsiran Al-Qur’an)
  4. Khat Al-Qur’an (Kaligrafi)
  5. Syahril Qur’an (Seni Baca Puisi Al-Qur’an)
  6. Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ)

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan pengukuhan 18 dewan hakim yang akan menilai seluruh cabang lomba selama kegiatan berlangsung.

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Toba Augus Sitorus menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya MTQ ke-XX ini dan mengajak seluruh peserta untuk menjadikan ajang ini sebagai wadah memperdalam pemahaman Al-Qur’an.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Toba, kami mengucapkan selamat atas pelaksanaan MTQ ini. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas dan pemahaman umat Islam terhadap Al-Qur’an, sehingga nilai-nilainya dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Meski berbeda agama dan budaya, kita semua harus tetap hidup berdampingan secara harmonis,” ujar Augus Sitorus.

Ia menambahkan, pelaksanaan MTQ ini sejalan dengan visi dan misi “Toba Mantab” (Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan) yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten Toba.

“Melalui kegiatan keagamaan seperti MTQ, kami berharap seluruh masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam membangun daerah dan memperkuat persaudaraan lintas umat beragama demi kemajuan dan kesejahteraan bersama,” pungkasnya.

Octa

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest