Toba, Investigasi.News – Sarman Marbun pejabat Kepala Bagian Orta Setdakab Toba ” selaku pimpinan rapat dalam pembahasan agenda penting didalam birokrasi pemerintahan kabupaten Toba.” Rapat ini diadakan ditempat ruangan staf ahli Bupati Toba dan dihadiri oleh para sekretaris para OPD dinas masing – masing (17/11) Senin.
Sarman Marbun menjelaskan ada beberapa hal yang perlu kita ketahui didalam reformasi dibirokrasi lingkungan pemerintah kabupaten Toba untuk tahun 2025-2029.
Dalam pemaparan yang disampaikan oleh Sarman Marbun”, bahwa dalam Pembahasan penyusunan rencana aksi reformasi dibirokrasi lingkungan pemerintahan kabupaten toba ada terbagi dua bagian, antara lain; Reformasi birokrasi general dan reformasi tematik, ujar Sarman.
Dilanjutkan lagi, apa arti birokrasi general, yang dimaksud birokrasi general pemerintah digital dengan pencapaian sasaran yang mendukung digital governance, yang istilahnya pegawai ASN dilingkungan pemerintahan harus yang berkompeten dan bekerja tinggi dengan pelaksanaan Managemen talenta, agar terbangun perilaku didalan birokrasi yang beretika, dan berinovatif. “Sasaran lain dipemerintahan kita ini, yang harus terbangun yaitu kapabilitas, dan kelembagaan yang berkinerja tinggi dengan mencapai suatu target penguatan, dalam membentuk aparat pengawasan intern didalam pemerintah (APIP), termasuk efisiensi dalam penggunaan anggaran serta pengelolaan aset, imbuhnya.
Hal yang terpenting dalam reformasi birokrasi tematik yang terbagi atas beberapa target, antara lain: seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, mendorong hilirisasi, mendorong peningkatan kualitas dan akses layanan kesehatan, dan mendukung ketahanan pangan nasional serta mendorong peningkatan akses yang berkualitas pendidikan.
“Sebab itu Sarman mengatakan sebelum mengakhiri ucapannya, diminta setiap para dinas OPD pemkab toba segera menyusun rencana aksi untuk mencapai sasaran reformasi birokrasi general dan birokrasi tematik, Ungkap Sarman Marbun.
( Octa )






