Nikah Massal Meriah di Pendopo Rakyat Situbondo, 20 Pasangan Resmi Diniyah di Hari Istimewa

More articles

Situbondo, investigasi.news – Suasana penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti Pendopo Rakyat pada Rabu (10/12/2025) saat Kementerian Agama Kabupaten Situbondo bersama Republik Terop Situbondo (RTS) menggelar prosesi Nikah Massal. Sebanyak 20 pasangan dari 17 kecamatan berkumpul dalam satu ruang yang dipenuhi dekorasi sederhana namun hangat, menanti momen sakral untuk mengikat janji suci.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang memudahkan masyarakat dalam mendapatkan legalitas pernikahan, tetapi juga memperlihatkan kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan warganya. Kepala Kementerian Agama Situbondo, Dr. H. Muhammad Mudhofar, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari layanan jemput bola untuk membantu warga yang selama ini mengalami kendala administratif maupun ekonomi.

“Banyak dari mereka yang sudah bertahun-tahun hidup bersama namun belum memiliki dokumen resmi. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh masyarakat mendapatkan hak administrasi pernikahan secara sah dan mudah,” ujar Dr. Mudhofar dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan para tamu undangan.

Kepala KUA Kecamatan Jangkar, Drs. H. Kaspon, M.HI., yang turut memimpin prosesi akad, menambahkan bahwa seluruh pasangan telah melalui tahapan verifikasi dan pembinaan, sehingga pernikahan berlangsung sesuai aturan syariat maupun perundang-undangan. Ia juga memuji kerjasama antarinstansi yang dinilai semakin solid dalam pelayanan publik.

Dari 20 pasangan peserta, perhatian banyak tertuju pada pasangan tertua, Ahman dan Jumaani, warga Desa Klampokan, Kecamatan Panji. Pada usia 65 tahun, keduanya tampak tersenyum bahagia saat resmi menjadi pasangan suami-istri di hadapan penghulu dan para saksi. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri dan menjadi inspirasi bagi para peserta lainnya.

Acara semakin semarak ketika Bupati Situbondo, Mas Rio Wahyu Prayogo, hadir memberikan ucapan selamat sekaligus hadiah spesial berupa paket bulan madu menginap di hotel bagi seluruh pasangan pengantin. Hadiah tersebut langsung disambut sorak gembira para peserta dan keluarga yang hadir.

“Ini bentuk apresiasi dan hadiah kecil dari pemerintah. Semoga para pasangan hidup rukun, bahagia, dan menjadi keluarga yang sakinah,” ujar Mas Rio dengan penuh kehangatan.

Selain prosesi akad, panitia juga menyiapkan panggung hiburan, sesi foto bersama, dan jamuan sederhana yang menambah suasana kekeluargaan. Para peserta tampak larut dalam kegembiraan, terutama pasangan muda yang mengaku sangat terbantu dengan fasilitas gratis yang diberikan.

Nikah Massal tahun ini menjadi salah satu kegiatan paling berkesan di penghujung 2025 bagi masyarakat Situbondo. Selain mengukuhkan legalitas pernikahan, kegiatan ini juga mempererat ikatan sosial serta menegaskan semangat gotong royong antara pemerintah dan komunitas lokal melalui dukungan penuh RTS.

Dengan harapan baru, dua puluh pasangan itu kini melangkah bersama menuju lembaran hidup yang lebih sah, tenang, dan membahagiakan. Pendopo Rakyat pada hari itu benar-benar menjadi saksi lahirnya keluarga-keluarga baru di Kota Santri. (Agus)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest