Bupati Padang Pariaman Terbitkan Surat Edaran, Minta Warga Tiadakan Perayaan Tahun Baru

More articles

Padang Pariaman – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Bupati John Kenedy Azis secara resmi mengeluarkan Surat Edaran (Nomor: 300/390/SATPOL PP DAMKAR/SE/2025) yang ditujukan kepada seluruh jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan warga Kabupaten Padang Pariaman.

Himbauan dan langkah ini diambil dengan pertimbangan khusus oleh Bupati John Kenedy Azis, yakni rasa empati yang mendalam terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana di beberapa wilayah di Kabupaten Padang Pariaman.

Adapun poin penting arahan Bupati Padang Pariaman yakni sebagai berikut : larangan perayaan yang berlebihan, mengingat situasi duka akibat bencana. Masyarakat dilarang mengadakan perayaan tahun baru yang bersifat hura-hura.

“Hal ini mencakup pesta kembang api, konvoi kendaraan, hiburan organ tunggal, dan kegiatan lain yang dinilai kurang pantas dilakukan di tengah suasana bencana.

Selanjutnya, menjaga kondusifitas wilayah seluruh Camat, Wali Nagari, dan Perangkat Daerah diminta berperan aktif menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di lingkungan masing-masing.

“Ia juga menegaskan, koordinasi ketat dengan TNI/Polri serta tokoh agama sangat ditekankan untuk mencegah terjadinya aksi gejolak di tengah masyarakat seperti, mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dengan muhasabah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Bupati John Kenedy Azis, mengajak dan mengimbau kepada masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang bernilai ibadah. Momentum ini diharapkan menjadi titik balik untuk mempererat solidaritas, rasa kepedulian, dan semangat gotong royong antar sesama warga.

Sementara itu, kesimpulan dari himbauan ini adalah ajakan untuk berprihatin dan mengutamakan kesederhanaan. Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman berharap masyarakat dapat menyambut tahun yang baru dengan sikap yang lebih bijak, menjaga kerukunan, dan tetap mengedepankan nilai-nilai sosial di tengah tantangan bencana yang sedang dihadapi daerah saat ini.

(Andra Sikumbang)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest