Musda Golkar Tuba Dukung Kader Internal untuk KSB

More articles

Tulang Bawang – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Tulang Bawang untuk pemilihan Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta jajaran pengurus periode 2026–2031 dijadwalkan berlangsung pada 24 April mendatang.

Menjelang pelaksanaan Musda, dinamika internal partai mulai menghangat. Sejumlah kader menyebut bahwa arah dukungan kuat mengerucut kepada figur internal, yakni M. Aris Pratama Hanan, yang dinilai layak menakhodai DPD II Partai Golkar Tulang Bawang untuk lima tahun ke depan.

Dukungan terhadap Aris dinilai cukup rasional. Selain merupakan kader internal, ia juga masih aktif sebagai anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan utama bagi kader yang menginginkan kepemimpinan tetap berada di tangan sosok yang memahami kultur dan perjuangan partai dari dalam.

Namun, di tengah menguatnya dukungan tersebut, muncul sejumlah rumor yang memicu polemik. Salah satunya terkait dugaan adanya penyusunan struktur kepengurusan sebelum Musda digelar. Isu ini mencuat setelah beredar kabar bahwa H. Feri Yanto, mantan Ketua KPU Tulang Bawang periode 2019–2024, disebut-sebut akan menempati posisi strategis seperti sekretaris atau bendahara.

Kabar tersebut menuai pro dan kontra, mengingat yang bersangkutan bukan kader Partai Golkar. Sejumlah kader menilai, meskipun partai terbuka terhadap figur eksternal, posisi struktural seharusnya tetap mengutamakan kader internal sebagai bentuk penghargaan terhadap loyalitas dan dedikasi.

“Golkar tidak anti terhadap pihak eksternal. Namun untuk posisi inti dalam struktur kepengurusan, penting untuk menjaga marwah dan menghormati kader yang telah lama berjuang,” ujar salah satu kader.

Di sisi lain, Partai Golkar Tulang Bawang dinilai tidak kekurangan sumber daya manusia yang mumpuni. Beberapa nama kader internal seperti Yudhispira, Dian Prayoga, dan Ernawati disebut-sebut layak mengisi posisi strategis. Selain itu, kader muda seperti Fahmi, Femyliafah, dan Ajeng juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan.

Sementara itu, nama Desi Adriansyah yang sebelumnya sempat masuk bursa, kini disebut sebaiknya ditunda pencalonannya. Hal ini berkaitan dengan adanya laporan dugaan kasus yang tengah ditangani oleh Polres Tulang Bawang. Sejumlah pihak menilai langkah tersebut penting untuk menjaga nama baik dan citra partai.

Dengan berbagai dinamika yang berkembang, Musda Golkar Tulang Bawang diperkirakan akan berlangsung menarik dan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.

Fitrah Z

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest