Iklan

Pemprov Kalteng Perkuat Produksi Padi di Pulang Pisau melalui Teknologi Pemupukan dan Alsintan Modern

More articles

Pulang Pisau, investigasi.news – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui peningkatan produksi padi berbasis teknologi. Salah satu upaya nyata dilakukan melalui kegiatan Demonstration Plot (demplot) teknologi pemupukan padi di Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Pemprov Kalteng, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, dan PT Pupuk Indonesia dalam mendukung optimalisasi lahan (OPLA). Demplot ini bertujuan memperkenalkan penerapan teknologi pemupukan berimbang yang sesuai dengan kebutuhan tanaman dan karakteristik lahan, guna meningkatkan produktivitas serta efisiensi usaha tani.

Puncak kegiatan ditandai dengan panen raya demplot padi yang turut dihadiri Wakil Gubernur Kalteng bersama jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.

Perwakilan PT Pupuk Indonesia, Manajer Penjualan Wilayah Kalbar dan Kalteng, Purwa Cahyadi, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung peningkatan produktivitas pertanian melalui penyediaan pupuk, pendampingan teknis, serta pengembangan demplot sebagai sarana edukasi bagi petani.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, menegaskan bahwa Pemprov Kalteng terus mendorong peningkatan produksi padi secara terpadu dari hulu hingga hilir.

“Pemprov Kalteng tidak hanya fokus pada peningkatan produksi melalui teknologi budidaya seperti pemupukan berimbang, tetapi juga memperkuat sektor pascapanen melalui dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern,” ujarnya.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah penyaluran alsintan berupa combine harvester yang mampu mempercepat proses panen, menekan kehilangan hasil, serta meningkatkan efisiensi kerja petani, khususnya saat musim panen raya.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam mendorong modernisasi sektor pertanian.

Diharapkan, penerapan teknologi pemupukan dan dukungan alsintan dapat meningkatkan motivasi petani untuk menerapkan praktik budidaya yang lebih produktif dan berdaya saing.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, Godfridson, menyampaikan bahwa sinergi antara Pemprov Kalteng, pemerintah kabupaten, BUMN, dan petani menjadi kunci dalam meningkatkan produksi padi sekaligus kesejahteraan petani.

“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut guna memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendorong pembangunan pertanian yang berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda provinsi dan kabupaten, serta para pemangku kepentingan di sektor pertanian. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bukti kuat bahwa Pemprov Kalteng berperan aktif dalam mengoordinasikan dan menggerakkan pembangunan pertanian di daerah.

Melalui langkah ini, Pemprov Kalteng optimistis produksi padi di kawasan OPLA Kabupaten Pulang Pisau akan terus meningkat secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional. (Zulmi)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest