Kota Solok- Kota Solok bersiap menjadi tuan rumah cabang olahraga paralayang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. Pemerintah Kota Solok terus mematangkan fasilitas lokasi pertandingan (venue) di kawasan Puncak Bidadari dan Bukit (Bukik) Garundun.
Penunjukan Kota Solok sebagai tuan rumah paralayang menjadi kebanggaan sekaligus langkah strategis untuk mengembangkan sport tourism. Bahkan saat ini Pemerintah Kota Solok, bersama KONI dan pihak teknis, telah melakukan peninjauan langsung di Puncak Bidadari untuk memastikan area lepas landas (take off), pendaratan (landing), dan akses jalan memenuhi standar keamanan.
Untuk mengukur kesiapan atlet dan fasilitas, diselenggarakan Kejurda Paralayang Walikota Solok Cup I. Ini sekaligus menjadi ajang pembuktian dan latihan bersama bagi para atlet paralayang Sumatra Barat.
Walikota Cup 1 kali ini di hadiri.oleh Atlit berbagai Daerah, bahkan Atlit Manca Negarapun tak tinggal diam, seperti Atlit Para Layang Australia, Williem sangat merasa kagum dengan Nuansa Alam dan suasana Angin yang sangat langka, suasana seperti ini hanya ada 2 di Dunia, satu di Austria dan satu lagi di Puncak Bidadari Kota Solok. Terangnya.
Keindahan panorama alam dari Bukik Garundun yang dikenal dengan nama Puncak Bidadari, ikon wisata unggulan Kota Solok, berpeluang menjadi arena olahraga prestasi. Lokasi tersebut dipantau langsung sebagai calon venue Cabang Olahraga (Cabor) Paralayang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat.
Monitoring venue paralayang dilakukan oleh Ketua Harian Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Provinsi Sumatera Barat, Letkol Sus Firdaus, S.Ag., MM, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Potensi Dirgantara.
Dalam Ajang Walikita Cup kali ini Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Solok dalam mendukung pengembangan olahraga Paralayang. “Puncak Bidadari Bukik Garundun memiliki potensi yang sangat luar biasa, baik dari sisi panorama maupun karakter alamnya. Jika ditetapkan sebagai venue Porprov Sumbar Cabor Paralayang, ini akan menjadi kebanggaan sekaligus peluang besar bagi Kota Solok untuk mengembangkan sport tourism,” ujar Wali Kota, Sabtu (30/05/26)
Menurutnya, Pemko Solok siap melakukan pembenahan dan melengkapi sarana pendukung guna menjamin keselamatan atlet dan kelancaran pertandingan. “Kami siap berkolaborasi dengan FASI, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan Porprov berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ( Wahyu)







