Banner iklan

Semarak Pawai Obor 1 Muharam 1448 H, Bupati Karimun Dorong Masjid Kembali Jadi Pusat Peradaban

More articles

KARIMUN, investigasi.news – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Bupati Karimun H. Ing. Iskandarsyah menghadiri dan menyemarakkan tradisi Pawai Obor yang digelar di Kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat, pada Minggu malam. Berpusat di Masjid Besar Nuruddin, kegiatan ini berlangsung meriah dan khidmat, diikuti antusiasme ribuan warga yang menyongsong pergantian tahun Hijriah.

Iringan pawai mengambil rute dari Masjid Nurussalam Mukalimus dan berakhir di Masjid Besar Nuruddin. Cahaya ribuan obor yang menerangi sepanjang perjalanan tidak hanya menghidupkan suasana malam, tetapi juga melambangkan semangat hijrah, persatuan, serta syiar Islam yang terus menyala di tengah kehidupan bermasyarakat. Kehadiran Bupati semakin menambah semarak tradisi tahunan yang menjadi wujud pelestarian budaya Islam di daerah tersebut.

Sejalan dengan visi mewujudkan Kabupaten Karimun yang Maju, Sejahtera, dan Berbudaya, Bupati Iskandarsyah mengingatkan agar peringatan 1 Muharam dimaknai lebih dalam, bukan sekadar pergantian angka dalam kalender.

“Pawai obor ini bukan sekadar tradisi, melainkan syiar agama yang mempersatukan kita. Mari jadikan momen 1 Muharam sebagai waktu untuk introspeksi diri, memperkuat ukhuwah, memelihara kerukunan, serta terus bergotong royong mewujudkan Karimun yang maju, sejahtera, dan berkarakter,” tegas Bupati.

Masjid Kembali Jadi Sentral Pembangunan Karakter

Lebih lanjut, Bupati menyoroti peran strategis masjid sebagai fondasi pembangunan sosial masyarakat. Menurutnya, masjid tidak boleh hanya dipandang sebagai tempat ibadah semata, melainkan harus dihidupkan kembali sebagai pusat peradaban, pembinaan akhlak, dan pendidikan generasi penerus.

“Masjid bukan sekadar peninggalan masa lalu yang cukup dirawat secara fisik. Masjid adalah ruang membangun masa depan, tempat di mana karakter dibentuk, nilai-nilai luhur ditanamkan, dan generasi disiapkan menghadapi tantangan zaman. Oleh karena itu, kami ingin masjid kembali berperan aktif sebagai pusat pembelajaran, penguat solidaritas sosial, hingga wadah pemberdayaan umat di setiap pelosok Karimun,” ungkap Iskandarsyah.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemegahan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi semata, melainkan tercermin dari kualitas sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Tidak ada pembangunan yang benar-benar berhasil jika manusianya tidak turut berkembang. Karakter, akhlak, dan nilai luhur adalah fondasi utama yang menopang segalanya. Maka dari itu, pembinaan kehidupan keagamaan harus terus menjadi bagian tak terpisahkan dari agenda pembangunan Kabupaten Karimun,” tambahnya.

Kegiatan Pawai Obor 1 Muharam 1448 H berjalan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Melalui momentum semangat hijrah ini, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap tali silaturahmi antarwarga semakin terjalin erat, serta menyatukan langkah seluruh elemen masyarakat untuk membangun Karimun yang semakin bermartabat.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest