Banner iklan

Sehat Tanpa Batas, 23 Siswa SLB BC Sumberpucung Jalani Cek Kesehatan Gratis

More articles

Sumberpucung, Kabupaten Malang — Semangat menjaga kesehatan terlihat di SLB BC Sumberpucung, Kabupaten Malang, Senin (14/9/2026). Sebanyak 23 siswa berkebutuhan khusus mengikuti kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar UPT Puskesmas Sumberpucung.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan siswa berkebutuhan khusus tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang menyeluruh, termasuk deteksi dini terhadap berbagai gangguan kesehatan.

Tim UPT Puskesmas Sumberpucung tidak hanya melakukan pemeriksaan dasar. Para siswa menjalani pemeriksaan tanda vital, skrining kesehatan umum, tes visus mata, Gula Darah Acak (GDA), Hemoglobin (Hb), CO Analyzer, serta mendapatkan edukasi kesehatan dengan metode komunikasi yang disesuaikan dengan kondisi siswa.

Pemeriksaan Tekanan Darah

Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar siswa berada dalam kondisi kesehatan yang baik, namun sejumlah temuan memerlukan perhatian dan tindak lanjut.

Dari aspek status gizi, sebanyak 20 siswa tercatat normal, sementara satu siswa mengalami obesitas dan satu siswa mengalami kurang gizi sehingga membutuhkan pemantauan lebih lanjut.

Pada pemeriksaan mata, 18 siswa dinyatakan normal, empat siswa mengalami gangguan visus, dan satu siswa ditemukan mengalami gangguan penglihatan bawaan.

Pemeriksaan juga menemukan sejumlah siswa dengan kondisi kebersihan telinga yang perlu diperhatikan. Untuk kotoran telinga yang masih ringan, siswa diarahkan melakukan pembersihan di rumah. Sementara kotoran telinga yang kering dan berukuran besar diberikan rujukan ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan.

Pada pemeriksaan gigi, sebagian besar siswa ditemukan mengalami karies. Siswa yang memiliki lubang pada lebih dari tiga gigi diberikan rujukan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, dari 14 siswa yang menjalani pemeriksaan Hb, lima siswa terdeteksi mengalami anemia atau kadar Hb rendah, sedangkan sembilan siswa lainnya berada dalam batas normal.

Kepala UPT Puskesmas Sumberpucung, drg. Rahmawati Daha, mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif.

“Jangan lihat keterbatasannya, lihat haknya. Meskipun SLB memiliki keterbatasan fisik, tidak ada kendala yang berarti. Kegiatan berjalan lancar dan anak-anak sangat kooperatif,” ujarnya.

Pelaksanaan CKG dipimpin Rachmat selaku penanggung jawab (PJ) UKS, didampingi Perawat Desa Kiky serta dokter PPDS Mata dari RSSA yang melakukan pemeriksaan mata terhadap para siswa.

Pemeriksaan mata oleh Dokter PPDS Mata RSSA

Menurut Puskesmas Sumberpucung, pemeriksaan kesehatan di lingkungan SLB menjadi bagian penting dari deteksi dini. Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara berkala, kondisi kesehatan siswa dapat diketahui lebih cepat sehingga tindak lanjut medis dapat diberikan sesuai kebutuhan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 14 September 2026, tersebut sekaligus menegaskan bahwa keterbatasan bukan penghalang bagi setiap anak untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak dan setara. (Guh)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest