Malang, Investigasi.News — Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Malang melalui UPT PSDA Ngantang terus melakukan pemeliharaan jaringan irigasi guna menjaga kelancaran distribusi air bagi sektor pertanian. Salah satunya melalui pemasangan bronjong di Daerah Irigasi (DI) Baraan IX, Desa Pait, Kecamatan Kasembon.
Kegiatan yang dilaksanakan bersama Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) tersebut berlangsung pada 16 September 2026. Pekerjaan difokuskan pada pemasangan bronjong kawat yang diisi batu untuk mengamankan intake saluran irigasi sekaligus membantu mengarahkan aliran air.
Di lokasi, petugas bersama anggota HIPPA melakukan penataan batu ke dalam rangka bronjong dan memperkuat bagian saluran yang membutuhkan penanganan. Pekerjaan tersebut dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat pengguna air.
Hingga pelaksanaan kegiatan tersebut, progres pemasangan bronjong di DI Baraan IX disebut telah mencapai sekitar 50 persen.
Plt. Kepala Dinas PU Sumber Daya Air Kabupaten Malang, Yudhi Hindharto, ST, M. Si menekankan pentingnya pemeliharaan jaringan irigasi secara berkelanjutan. Kolaborasi dengan HIPPA dinilai penting karena masyarakat pengguna air memiliki peran langsung dalam menjaga keberlangsungan fungsi jaringan irigasi.
Sementara itu, KUPT Sumber Daya Air, Afandi, bersama jajaran UPT PSDA Ngantang terus melakukan penanganan di lapangan agar jaringan irigasi tetap berfungsi dengan baik.
Pemasangan bronjong di DI Baraan IX diharapkan mampu memperkuat area intake, membantu mengendalikan arah aliran, serta menjaga kestabilan saluran. Dengan kondisi jaringan yang lebih terawat, distribusi air ke lahan pertanian masyarakat di Desa Pait dan sekitarnya diharapkan tetap berjalan optimal.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan HIPPA dalam menjaga infrastruktur sumber daya air yang menjadi salah satu penunjang utama produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Kasembon. (Guh)











