Banner

Sinergi SMK Brantas-Puskesmas Sumberpucung Sukseskan CKG Serentak 33 Kecamatan

More articles

Sumberpucung, Malang – Pemeriksaan Kesehatan Gratis CKG serentak 33 kecamatan se-Kabupaten Malang yang digelar Jumat 19 Juni 2026 di SMK Brantas, Sumberpucung, melampaui target signifikan. Dari sasaran 150 warga, panitia mencatat 220 peserta hadir atau naik 47%.

Kolaborasi Puskesmas Sumberpucung dengan SMK Brantas ini merupakan wujud TJSL sekolah kepada masyarakat. Layanan dibuka untuk umum, menyasar tenaga pendidik, kependidikan, dan warga sekitar. Jenis pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, IMT, hingga skrining TBC guna deteksi dini penyakit tidak menular PTM.

Pemeriksaan Kesehatan

Sinergitas lintas sektor tampak kuat. Muspika Sumberpucung hadir lengkap: Sekcam Sumberpucung, Kapten Agus Danpos AU Lanud Abdulrachman Saleh, perwakilan Koramil, Kapolsek Sumberpucung, dan drg. Rahma Kepala Puskesmas Sumberpucung. Kehadiran mereka memastikan kelancaran antrean meski jumlah peserta membeludak.

Kepala SMK Brantas Mintaasih menyatakan dukungan penuh. “Kami berterima kasih. Sekolah kami buka untuk umum karena kesehatan warga sekitar sama pentingnya dengan warga sekolah. Sekolah sehat, lingkungan produktif,” katanya.

Kapten Agus Danpos AU menegaskan pentingnya deteksi dini. “Anggota TNI AU, keluarga, dan warga sekitar pangkalan harus sehat. Lebih murah mencegah daripada mengobati. Kami siap dukung edukasi kesehatan berkelanjutan,” ujarnya.

drg. Rahma, Kepala Puskesmas Sumberpucung, mengapresiasi SMK Brantas. “Ini langkah luar biasa. Sekolah jadi mitra kesehatan akan menekan angka overdue kontrol Prolanis dan mempercepat data risiko warga masuk Simpus,” tegasnya. Puskesmas juga menyerahkan penghargaan kepada SMK Brantas atas dukungan fasilitas dan mobilisasi.

Antrian peserta CKG

Sukses acara didukung Kader Kesehatan Karangkates dan Ngebruk untuk registrasi-edukasi. Mahasiswa Rekam Medis STIK dr. Soepraoen membantu input data Simpus dan validasi BPJS. CKG serentak di SMK Brantas menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi sekolah, fasilitas kesehatan, dan pemerintah kecamatan mampu menjawab kebutuhan dasar warga. Dengan partisipasi 220 orang yang melampaui target, kegiatan ini diharapkan menginspirasi kecamatan lain di Kabupaten Malang untuk menguatkan gerakan deteksi dini demi masyarakat yang lebih sehat dan produktif.

Guh

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest