Banyuasin – Inovasi pertanian terus berkembang di Kabupaten Banyuasin. Salah satunya dilakukan oleh Kelompok Tani Cahaya Maju yang berhasil mengembangkan budidaya melon di lahan bekas perkebunan kelapa sawit di Desa Dana Mulya Kecamatan Pulau Rimau.
Ketua Kelompok Tani Cahaya Maju, Sunyoto, bersama pemilik lahan Ahmad Fauzan, saat ini tengah menjalankan tahap uji coba penanaman melon dengan memanfaatkan lahan yang sebelumnya digunakan sebagai kebun sawit. Hasil sementara menunjukkan perkembangan tanaman yang cukup menggembirakan dengan buah melon yang tumbuh subur dan berukuran baik.

Hamparan tanaman melon yang ditata menggunakan sistem ajir dan mulsa plastik tampak rapi di tengah kawasan yang dikelilingi perkebunan sawit. Puluhan buah melon terlihat menggantung pada setiap barisan tanaman, menjadi bukti bahwa lahan bekas sawit memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sentra hortikultura produktif.
Sunyoto menjelaskan bahwa program uji coba ini bertujuan untuk melihat tingkat kesesuaian lahan serta peluang ekonomi yang dapat dihasilkan dari budidaya melon. Menurutnya, jika hasil panen nantinya memuaskan, maka pola tanam ini dapat menjadi alternatif usaha bagi petani di wilayah Pulau Rimau.

“Ini merupakan langkah awal untuk membuktikan bahwa lahan bekas kebun sawit juga bisa dimanfaatkan untuk tanaman hortikultura bernilai tinggi seperti melon. Harapannya, hasil panen nanti dapat memberikan keuntungan yang lebih baik bagi petani,” ujarnya 23 Juni 2026.
Sementara itu, Ahmad Fauzan selaku pemilik lahan mengaku optimistis dengan perkembangan tanaman yang saat ini memasuki fase pembesaran buah. Ia berharap budidaya melon dapat menjadi contoh bagi petani lain untuk melakukan diversifikasi usaha tani dan tidak hanya bergantung pada satu komoditas.

Keberhasilan uji coba ini diharapkan mampu membuka peluang baru bagi sektor pertanian Banyuasin, khususnya dalam pemanfaatan lahan bekas perkebunan sawit menjadi lahan produktif yang menghasilkan komoditas bernilai ekonomi tinggi.
Reporter: Suprene







