Banner

Pemkab Asahan Sambut Tim Monitoring TP PKK Sumut, Tampilkan Berbagai Program Unggulan HKG PKK 2026

More articles

ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan menyambut kunjungan Tim Monitoring Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan monitoring dilaksanakan di sejumlah lokasi yang menjadi nominasi lomba tingkat Provinsi Sumatera Utara, di antaranya Desa Tanjung Asri Kecamatan Sei Dadap untuk kategori Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAR), Kelurahan Sentang Kecamatan Kota Kisaran Timur untuk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Desa Rahuning Kecamatan Rahuning untuk Tertib Administrasi PKK, Desa Persatuan Kecamatan Pulau Raja untuk Aku Hatinya PKK, serta Kecamatan Air Joman untuk IVA Test.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Wakil Bupati Asahan Rianto, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Zainal Aripin Sinaga, para asisten, pimpinan OPD, camat, kepala desa dan lurah, pengurus TP PKK Kabupaten Asahan, TP PKK kecamatan dan desa/kelurahan, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi tingkat kecamatan dan kabupaten, Desa Tanjung Asri terpilih sebagai desa terbaik dalam pelaksanaan Program PAAR Tahun 2026 di Kabupaten Asahan sehingga berhak mewakili daerah pada tahap monitoring tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi perangkat daerah dan TP PKK Kabupaten Asahan yang telah melakukan pembinaan secara optimal terhadap Kecamatan Sei Dadap dan Desa Tanjung Asri.

“Terima kasih kepada seluruh OPD dan TP PKK Kabupaten Asahan yang telah membina Kecamatan Sei Dadap dan Desa Tanjung Asri hingga mampu mewakili Kabupaten Asahan pada tahap monitoring tingkat Provinsi Sumatera Utara,” ujar Taufik.

Menurutnya, berbagai program telah dijalankan untuk mendukung keberhasilan PAAR, mulai dari pembinaan perlindungan perempuan dan anak, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Gerakan Magrib Mengaji, pembinaan organisasi remaja, penguatan layanan kesehatan melalui posyandu anak, remaja dan lansia, hingga penyuluhan bela negara.

Bupati berharap seluruh program tersebut dapat terus berjalan secara berkelanjutan meskipun proses monitoring telah selesai, sehingga mampu melahirkan generasi yang berkualitas, bermartabat dan religius.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Rianto menilai monitoring UP2K menjadi momentum penting untuk meningkatkan motivasi kelompok usaha dalam mengembangkan ekonomi keluarga.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mendorong peningkatan kualitas administrasi dan tata kelola usaha, tetapi juga memacu lahirnya berbagai inovasi produk, penguatan pemasaran UMKM, peningkatan kesejahteraan keluarga, hingga terciptanya wirausaha baru yang mandiri dan berkelanjutan.

Di lokasi berbeda, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Zainal Aripin Sinaga menjelaskan bahwa monitoring Tertib Administrasi PKK merupakan tindak lanjut dari supervisi yang telah dilaksanakan pada 29 April 2026. Dari hasil supervisi tersebut, Kabupaten Asahan berhasil masuk nominasi untuk mengikuti tahap monitoring.

“Penilaian ini menjadi tolok ukur pelaksanaan 10 Program Pokok PKK oleh TP PKK Kabupaten Asahan di tingkat desa dan kelurahan,” katanya.

Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Yusnila Indriati Taufik, mengatakan pihaknya telah melakukan pembinaan secara intensif terhadap seluruh desa dan kelurahan yang mengikuti lomba agar mampu memberikan hasil terbaik.

Ia menyebut keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan perangkat daerah serta komitmen Bupati Asahan dalam mendukung seluruh program kerja TP PKK guna mewujudkan visi Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Afriani Syafitri, saat melakukan monitoring kategori Aku Hatinya PKK menegaskan bahwa kegiatan monitoring merupakan bagian dari rangkaian HKG PKK Tahun 2026 sebagai tindak lanjut hasil supervisi sebelumnya.

Menurutnya, monitoring bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya untuk melihat secara langsung implementasi 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat sekaligus mengevaluasi kinerja kader PKK di lapangan.

Afriani juga mengingatkan seluruh TP PKK agar terus tertib melakukan penginputan laporan melalui aplikasi Sistem Informasi Pelaporan dan Data (SIPANDA).

Ia berharap seluruh peserta tidak hanya berorientasi pada kemenangan lomba, tetapi mampu menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana meningkatkan taraf hidup masyarakat serta menghadirkan desa dan kelurahan yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Sumatera Utara.

Melalui kegiatan monitoring ini, Pemerintah Kabupaten Asahan optimistis berbagai program pemberdayaan keluarga yang dijalankan TP PKK dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sidabutar

spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest