Toba – Sorotan Publik terhadap pengelolaan anggaran Pemerintah Kabupaten Toba kembali mengemuka. Kali ini, perhatian tertuju pada anggaran yang dikelola oleh Inspektorat Kabupaten Toba selama tahun anggaran 2023–2024 yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.
Sebagai lembaga pengawasan internal pemerintah daerah, Inspektorat memiliki peran strategis dalam mengawasi kinerja pemerintahan, tata kelola keuangan, pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga pengelolaan dana desa.
Namun, besarnya anggaran yang digelontorkan melalui APBD Kabupaten Toba kini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Publik mempertanyakan sejauh mana program kerja telah dilaksanakan dan bagaimana pertanggungjawaban atas anggaran yang telah digunakan.
Berdasarkan data yang diperoleh, sejumlah anggaran program pada Inspektorat Kabupaten Toba antara lain:
- Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah sebesar Rp6.713.518.645;
- Program Penyelenggaraan Pengawasan sebesar Rp1.692.524.567;
- Program Perumusan Kebijakan, Pendampingan, dan Asistensi sebesar Rp46.613.252.
Besarnya anggaran tersebut menjadi sorotan karena masyarakat menilai transparansi mengenai penggunaan dana, capaian program, serta hasil kegiatan perlu disampaikan secara lebih terbuka.
“Anggaran yang disepakati melalui APBD tentu harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan. Masyarakat berhak mengetahui program apa saja yang telah dilaksanakan dan bagaimana penggunaan anggaran tersebut,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Sorotan publik semakin menguat karena Inspektorat merupakan institusi yang memiliki fungsi penting dalam memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai aturan. Karena itu, masyarakat menilai keterbukaan informasi terkait penggunaan anggaran menjadi hal yang sangat penting.
Publik juga meminta agar laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran tahun 2023–2024 dapat dijelaskan secara rinci dan mudah diakses, termasuk rincian kegiatan, realisasi anggaran, serta hasil yang telah dicapai.
Pertanyaan publik kini mengarah pada satu hal: ke mana saja anggaran miliaran rupiah tersebut dialokasikan dan apa hasil nyata yang telah dirasakan masyarakat?
Hingga berita ini diturunkan, diperlukan klarifikasi dari pihak Inspektorat Kabupaten Toba terkait rincian penggunaan anggaran, realisasi program, serta tudingan adanya dugaan ketidaksesuaian dalam pengelolaan anggaran tersebut.
Transparansi dan akuntabilitas menjadi penting untuk memastikan setiap rupiah uang negara digunakan sesuai peruntukan, sekaligus mencegah munculnya dugaan penyimpangan yang dapat merugikan keuangan negara.
Reporter: Octa



