Jember, Investigasi.news- Antrean panjang kendaraan dilaporkan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bondowoso, Situbondo, dan Jember. Kondisi ini dipicu oleh kemacetan lalu lintas parah yang melanda kawasan Tanjung Wangi menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, yang menghambat mobilitas mobil tangki (MT) pengirim BBM.
PT Pertamina Patra Niaga mengonfirmasi bahwa kemacetan total yang terjadi sejak Kamis (3/9) kemarin telah mencapai panjang 12 hingga 15 kilometer. Kepadatan kendaraan yang memenuhi hingga tiga jalur jalan membuat mobil tangki Pertamina kesulitan melintas, bahkan di bawah pengawalan sekalipun.
Di depan Integrated Terminal (IT) Tanjung Wangi, arus kendaraan dilaporkan tersendat parah. Kendaraan hanya bisa bergerak selama 7–8 menit, lalu berhenti total selama 45–60 menit. Akibatnya, waktu tempuh pengiriman BBM ke wilayah Bondowoso dan Situbondo membengkak drastis dari yang biasanya 8–10 jam kini menjadi 15–23 jam.
Hingga saat ini, dilaporkan sedikitnya ada 10 mobil tangki yang masih terjebak di tengah kemacetan tersebut.Kondisi ini sempat diperparah oleh adanya aksi penyampaian aspirasi dari pengemudi angkutan di kawasan ASDP pada Kamis sore, yang kian melumpuhkan pergerakan roda kendaraan di sekitar lokasi.
Merespons situasi darurat ini, Area Manager Comm, Rel. & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa perusahaan bergerak cepat dan tetap memprioritaskan kelancaran pasokan BBM di empat wilayah terdampak, yakni Banyuwangi, Bondowoso, Jember, dan Situbondo.
“Untuk menjaga kelancaran distribusi BBM, Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, antara lain Satuan Lalu Lintas, KP3, Polairud, Lanal, Polsek, dan Babinsa, untuk memberikan prioritas pergerakan bagi mobil tangki Pertamina,” ujar Ahad Rahedi.
Selain berkoordinasi meminta prioritas jalur dan pengawalan dari aparat keamanan, Pertamina juga memastikan aspek operasional di lapangan tetap terjaga, termasuk memberikan dukungan konsumsi bagi para Awak Mobil Tangki (AMT) yang tertahan lama di jalan guna menjaga kondisi fisik mereka selama proses distribusi darurat ini berlangsung.
Masyarakat diimbau untuk tidak panik karena stok BBM di terminal dalam kondisi aman, dan Pertamina terus mengupayakan segala jalur alternatif serta skema pengamanan agar pasokan di SPBU Bondowoso, Situbondo, dan Jember bisa segera kembali normal. Js








