Banner iklan

Rugikan Pekerja, Aktivis Minta PT IKD Medan Akhiri Kerjasama Dengan PT AMJ Dan PT HRD M

More articles

Medan, investigasi.news – Penggunaan tenaga kerja outsourcing yang dikelola PT Ambachido Jaya dan PT HRD Mandiri di PT IKD Medan terus mendapat sorotan tajam. Berbagai kalangan minta perusahaan industri Ban tersebut segera akhiri kerjasama dengan perusahaan outsourcing. Senin (07/09/2026) pukul 16.00 Wib.

Lemahnya pengawasan Disnaker Medan dan Sumut terhadap penggunaan tenaga kerja outsourcing membuka peluang bagi perusahaan outsourcing meraup keuntungan sebesar-besarnya melalui keringat pekerja. Akibatnya berbagai Serikat Pekerja di Sumatera Utara sepakat menolak outsourcing dan upah murah.

“Outsourcing yang diterapkan pada pekerjaan inti membuat pekerja terus hidup dalam ketidakpastian. Mereka bekerja bertahun-tahun, tetapi statusnya mudah diganti, masa depannya tidak jelas, dan haknya sering kali lebih rendah dibandingkan pekerja tetap. Karena itu, outsourcing pada pekerjaan inti harus dihapus”, kata pemerhati Ketenagakerjaan kota Medan.

“Hapus outsourcing dan upah murah bukan sekadar slogan demonstrasi, tapi tuntutan atas kepastian kerja, upah layak, jaminan sosial, dan kehidupan yang bermartabat”, sambung pemerhati pekerja.

Terkait desakan akhiri kerja sama tenaga kerja outsourcing di PT IKD Medan, Direktur atau penanggung jawab PT Ambacido Jaya Medan, Emelia saat dikonfirmasi tidak menjawab.

Sementara orang kepercayaan PT HRD Mandiri Medan, yang disebut-sebut berinisial Asdan masih “bungkam”.

(Man)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest