KOTAMOBAGU, Investigasi.News — Kepedulian Pemerintah Kota Kotamobagu terhadap korban musibah kecelakaan pada ajang Drag Race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, ditunjukkan langsung Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., dan jajaran Forkopimda.
Wali Kota dan Wakil Wali Kota bersama rombongan memantau kondisi para korban sejak Minggu sore hingga Senin dini hari, 9–10 Agustus 2026. Mereka mendatangi sejumlah fasilitas kesehatan yang menjadi lokasi penanganan korban, yakni Rumah Sakit Monompia dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi para korban sekaligus mengecek langsung pelayanan medis yang diberikan. Pemerintah daerah memastikan proses penanganan berjalan cepat, tepat, dan maksimal sesuai kebutuhan masing-masing korban.
Weny Gaib menegaskan, pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait memberikan perhatian serius terhadap para korban yang terdampak musibah tersebut. Menurutnya, keselamatan dan kondisi korban menjadi perhatian utama setelah kejadian.
“Kami ingin memastikan para korban mendapatkan penanganan medis yang maksimal. Pemerintah daerah bersama Forkopimda akan terus memberikan perhatian terhadap kondisi mereka,” tegas Weny.
Kehadiran Wali Kota dan jajaran Forkopimda di rumah sakit juga menjadi bentuk dukungan moral bagi para korban dan keluarga. Selain memantau kondisi pasien, pemerintah memastikan fasilitas kesehatan mendapat dukungan yang diperlukan dalam proses penanganan.
Dalam pemantauan tersebut, Weny didampingi Rendy Mangkat, Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu Rindah Gaib Mokoginta, S.E., M.Ec.Dev., Dandim 1303 Bolaang Mongondow Letkol Inf. Manashe Lomo, M.I.P., Wakapolres Kotamobagu Kompol. Romel Pontoh, S.I.P., M.A.P., Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta, S.H., M.E., para Asisten, serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Kotamobagu.
Pemkot Kotamobagu bersama Forkopimda memastikan perhatian terhadap para korban tidak berhenti pada saat kejadian. Pemantauan kondisi kesehatan dan dukungan terhadap proses penanganan terus menjadi perhatian pemerintah pascakecelakaan tersebut.(**)













