Tambrauw – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Tambrauw pada 29 Oktober 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan, mengevaluasi capaian pembangunan, serta meneguhkan komitmen bersama dalam memajukan daerah.
Dalam amanat upacara, perjalanan Kabupaten Tambrauw selama 18 tahun ditegaskan tidak terlepas dari perjuangan para pendahulu, tokoh pemekaran, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi sejak pembentukan hingga pembangunan daerah.
Berbagai upaya pembangunan terus dilakukan, meliputi infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, hingga penataan wilayah. Seluruh upaya tersebut diharapkan tetap berjalan selaras dengan komitmen Kabupaten Tambrauw sebagai kabupaten konservasi yang mengedepankan kelestarian lingkungan.
Peringatan HUT ke-18 ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai aspek pembangunan yang masih memerlukan pembenahan agar kebijakan dan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Peringatan HUT ke-18 ini hendaknya bukan sekadar perayaan seremonial belaka, melainkan menjadi sarana untuk introspeksi dan evaluasi bersama,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat upacara.
Momentum hari jadi Kabupaten Tambrauw juga berdekatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026. Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 diharapkan terus menjadi landasan dalam menjaga kebersamaan, mempererat persaudaraan, dan mendorong kemajuan daerah.
Generasi muda pun diharapkan mengambil peran strategis dalam menentukan arah masa depan Kabupaten Tambrauw.
Pemuda dan pemudi didorong untuk terus meningkatkan kualitas diri, mengembangkan kreativitas, serta memperkuat kapasitas dan kompetensi agar mampu menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Selain itu, generasi muda diajak menjaga persatuan dan kedamaian, menghindari konflik, serta menjauhi minuman keras dan berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.
Keterlibatan pemuda dalam menjaga kelestarian hutan, kekayaan alam, serta adat istiadat juga dinilai penting untuk mempertahankan identitas Tambrauw sebagai daerah yang menjunjung tinggi prinsip konservasi.
Semangat Sumpah Pemuda hendaknya tidak berhenti pada seremoni peringatan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti memperkuat solidaritas, menghargai perbedaan, dan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan positif yang mendukung pembangunan daerah.
Peringatan HUT ke-18 Kabupaten Tambrauw diharapkan menjadi titik penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, merata, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Dengan semangat persatuan dan kebersamaan, Kabupaten Tambrauw diharapkan terus berkembang menjadi daerah yang sejahtera, mandiri, dan berkeadilan, tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan serta nilai-nilai adat dan budaya yang diwariskan oleh para leluhur.













