Banyuasin, Investigasi.News – Terus berbenah mengikuti perkembangan teknologi di dunia pendidikan, SDN 12 Muara Padang, Jalur 20, Kecamatan Muara Padang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, resmi meluncurkan penerapan sistem absensi digital.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun tata kelola pendidikan yang lebih modern, efektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kedisiplinan seluruh warga sekolah.
Kepala SDN 12 Muara Padang, Yohanes Budi Listianto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa penerapan absensi digital bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, melainkan bentuk komitmen sekolah untuk terus melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan.
“Melalui penerapan absensi digital ini, kami berharap kedisiplinan warga sekolah semakin meningkat. Selain itu, sistem ini diharapkan dapat mempermudah proses pencatatan dan pengawasan kehadiran sehingga administrasi sekolah menjadi lebih tertib, efektif, dan akurat,” ungkapnya senin (2/11).
Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital merupakan salah satu langkah penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman. Karena itu, seluruh tenaga pendidik dan warga sekolah diharapkan dapat mendukung penerapan sistem tersebut agar berjalan optimal.
“Kami ingin SDN 12 Muara Padang terus berkembang dan melakukan pembenahan. Teknologi harus dimanfaatkan secara positif untuk mendukung pelayanan pendidikan, meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik, serta menciptakan budaya disiplin di lingkungan sekolah,” tambahnya.
Penerapan absensi digital ini diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan dalam pengelolaan data kehadiran, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi administrasi pendidikan menuju sistem yang lebih modern dan profesional.
Dengan inovasi tersebut, SDN 12 Muara Padang menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola sekolah serta mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. (Mas Suprene)













