Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengembangan Pariwisata, Jadi Sorotan Utama LKPJ Bupati Malang Tahun 2023

More articles

spot_img

Malang, Investigasi.news – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang menggelar rapat paripurna untuk menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Malang Tahun 2023. Acara ini diselenggarakan di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Malang pada Kamis (28/03/2024).

Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Malang H. M Sanusi, Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, Pejabat sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta 33 anggota DPRD Kabupaten Malang dari total 50 anggota.

Dalam penyampaian LKPJ, Bupati Malang menyoroti bahwa penyampaian LKPJ merupakan bagian dari evaluasi tahunan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malang Tahun 2021-2026. Tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 adalah “Pembangunan Pariwisata Kreatif Berbasis Komunitas dan Budaya Lokal”, yang tertuang dalam Peraturan Bupati Malang Nomor 11 Tahun 2022.

Bupati Malang juga menegaskan beberapa prioritas pembangunan yang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Malang, antara lain: percepatan pertumbuhan ekonomi melalui sektor andalan, industri, perdagangan, dan pemberdayaan masyarakat; peningkatan pembangunan infrastruktur yang merata untuk mendukung perekonomian, pariwisata, dan peningkatan daya saing daerah; peningkatan aksesibilitas dan kualitas pendidikan serta kesehatan; peningkatan pelayanan publik melalui reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik; peningkatan ketentraman, ketertiban, dan kerukunan masyarakat; serta peningkatan kualitas lingkungan hidup serta ketahanan terhadap bencana dan perubahan iklim.

Bupati Malang kemudian menyampaikan pencapaian kinerja Pemerintah Kabupaten Malang tahun 2023 berdasarkan keenam prioritas pembangunan tersebut. Di antaranya adalah capaian dalam kunjungan wisatawan, nilai tambah hasil produksi pertanian, jumlah wirausaha baru, dan pertumbuhan PDRB pada sektor perdagangan besar dan eceran, serta industri pengolahan.

Selanjutnya, dalam laporan Pembiayaan Daerah, Bupati Malang mengungkapkan bahwa penerimaan pembiayaan dianggarkan sebesar Rp216.131.392.318, yang terealisasi 100 persen dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya. Sementara itu, pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp12.000.000.000 dan juga terealisasi 100 persen.

Prestasi Pemerintah Kabupaten Malang dalam peningkatan pelayanan publik melalui reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik dan inovatif juga disorot. Capaian seperti predikat BB Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) menjadi bukti dari upaya tersebut.

Tidak hanya itu, pengembangan potensi pariwisata juga menjadi perhatian utama, dengan berbagai klaster wisata yang dikembangkan seperti klaster wisata petualang, klaster budaya, klaster agribisnis, klaster wisata religi, dan klaster wisata pantai. Pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata juga terus dilakukan, seperti peningkatan jalan ruas dan penyelesaian trase jalan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Malang juga menjabarkan pencapaian indikator kinerja utama Kabupaten Malang sebagai gambaran pencapaian Visi dan Misi Daerah. Di antaranya adalah penurunan kasus konflik sosial, indeks reformasi birokrasi, persentase desa mandiri, indeks kualitas lingkungan hidup, indeks pembangunan manusia, kontribusi pendapatan sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan per kapita riil, pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, persentase penduduk miskin, dan indeks Gini.

Bupati Malang menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program pemerintah daerah dalam meraih prestasi nasional maupun internasional. Meskipun telah meraih berbagai prestasi, Bupati Malang mengingatkan agar semua pihak tidak terbuai dan tetap fokus pada pembangunan Kabupaten Malang ke depan. Bupati mengajak untuk menjadikan prestasi sebagai pemacu untuk terus berkarya demi pembangunan Kabupaten Malang yang lebih baik di masa mendatang.

ADV/Guh

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img