Dr. Novi Irwan: Peran Keluarga dalam Mencetak Generasi Berprestasi di Nagari Kamang Hilia

More articles

spot_img

Agam, Investigasi.news – Keluarga berperan paling utama dalam mencetak generasi mendatang yang berprestasi dan unggul. Ketua DPRD Agam, Dr. Novi Irwan, M.M, menyampaikan beberapa hal dalam penutupan Sekolah Keluarga Nagari Kamang Hilia yang dihadiri oleh Kapolsek Tilkam, Wali Nagari Kamang Hilia, dan beberapa tokoh masyarakat.

Berkeluarga adalah sebuah perjalanan panjang. Setiap pasangan berusaha menjadi versi terbaik dari dirinya, baik sebagai orangtua maupun sebagai suami-istri.

Setiap pasangan akan menghadapi ujian dalam mencapai tujuan berumah tangga, oleh karena itu kita harus bersinergi dan harmonis untuk mendampingi pasangan agar saling menguatkan dan bahagia bersama.

Selain itu, peran orang tua dalam melahirkan generasi unggulan dan berprestasi adalah perjuangan tersendiri untuk anak cucu. Kemajuan keluarga, masyarakat, daerah, dan bangsa akan tergantung pada kualitas generasi mudanya sebagai penerus.

Generasi penerus yang diinginkan adalah yang memiliki prestasi serta dedikasi tinggi untuk turut serta membangun keluarga, daerah, dan bangsa.

Melahirkan generasi yang berprestasi tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Butuh proses yang cukup lama, dan hal ini terkait dengan peran serta tugas orang tua untuk memberikan pendidikan yang baik bagi anak-anaknya.

Keluarga adalah lembaga pendidikan pertama dan utama, yang akan menjadi patokan atau landasan bagi anak apakah akan menjadi generasi yang berprestasi atau tidak.

Sehingga, peran serta tugas orang tua untuk mewujudkan hal itu di antaranya adalah:

  1. Orang tua sebagai motivator. Anak yang berprestasi tentunya mempunyai niatan belajar yang tinggi. Hal itu bisa terus tertanam pada anak jika mendapat motivasi yang kuat secara terus menerus dari orang tua.
  2. Orang tua sebagai fasilitator. Orang tua harus mendukung anaknya berprestasi. Sehingga mereka akan menyediakan sarana dan prasarana untuk mencapainya sesuai kemampuan maksimal. Hal itu untuk mempermudah anak menjalani proses belajarnya dengan baik.
  3. Orang tua sebagai teladan. Orang tua adalah orang terdekat bagi anak. Jadi mereka harus memberikan contoh atau teladan yang baik. Karena secara tidak sadar anak akan menyerap atau meniru setiap tingkah laku dari orangtuanya sejak dilahirkan. Orang tua akan menjadi role model bagi anaknya dan hal itu akan dijadikan anak sebagai referensi untuk menjalani kehidupannya di masa mendatang.
  4. Orang tua sebagai sumber ilmu dan pengetahuan. Ilmu yang diterima anak bisa didapat dari berbagai sumber. Salah satunya adalah orang tua. Oleh karena itu, orang tua pun harus mempunyai wawasan serta pengetahuan yang cukup luas dan menjadi pembelajar seumur hidup.

Semoga Generasi Kamang Hilia khususnya dan Agam secara umum menjadi generasi unggulan dan berprestasi di masa-masa yang akan datang.

Daji

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img