Beranda blog Halaman 4886

Kesadaraan Masyarakat Ikut Vaksin Di Pasaman Semakin Tinggi

0
masyarakat

Pasaman, Investigasi.news

Semakin tingginya kesadaran masyarakat Kabupaten Pasaman untuk ikut vaksin terbukti dengan masyarakat yang berlomba-Lomba untuk medapatkan Vaksin didua belas Kecamatan di Kabupaten Pasaman.

Dikatakan, hari ini masyarakat Kabupaten Pasaman akan divaksinasi hari ini. Rencana Jumlah vaksin sebanyak 3010 Orang yang menyebar dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Pasaman. Hal ini dikatakan Benny Utaman.SH.MM melalui Desrizal, Skm Kepala Dinas Kesehatan pada investigasi.news di ruang kerjanya Selasa (02/11).

Lebih lanjut Desrizal mengatakan, Gebyar Vaksin Di Ranah Pasaman mendapat dukungan penuh dari Pemda Pasaman dan unsur Porkopinda Pasaman. Dukungan yang diberikan untuk Sumbar Sadar Vaksin dan target Nasioal.

Dilaporkan, Kegiatan Vaksin di Pasaman pada Hari ini diantaranya adalah;

Polsek Tigo Nagari :
Kegiatan dilaksanakan di Kenagarian Malampah dengan sasaran masyarakat umum sekitar 100 orang.

Polsek Rao :
a. Puskesmas Rao, Kec. Rao
Kegiatan dilaksanakan di SMAN 1 Rao dengan sasaran pelajar sekitar 243 orang.

b. Puskesmas Lansat Kadap Kec. Rao Selatan.
Kegiatan dilaksanakan di Kantor Wali Nagari persiapan Lansek Kadok Barat dengan sasaran masyarakat umum dan PKH sekitar 150 orang.

c. Puskesmas Koto Rajo Kec. Rao Utara.
Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Koto Rajo dengan sasaran masyarakat umum sekitar 125 orang.

Polsek Lubuk Sikaping
a. Puskesmas Lubuk Sikaping.
Kegiatan dilaksanakan di Kampus YAPPAS Lubuk Sikaping dengan sasaran masyarakat umum sekitar 200 orang.

b. Puskesmas Sundata.
Kegiatan dilaksanakan di Kantor Wali Nagari Sundata dengan sasaran masyarakat umum sekitar 100 orang.

Polsek Dua Koto
a. Puskesmas Cubadak.
Kegiatan dilaksanakan di Pasar Cubadak dengan Sasaran masyarakat dan pengunjung Pasar sekitar 250 orang.

2. Puskesmas Simpang Tonang
Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Simpang Tonang dengan sasaran masyarakat sekitar 250 orang.

Polsek Panti.
a. Puskesmas Alai Tapus.
Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas, Kantor Wali Sontang Cubadak dengan sasaran masyarakat sekitar 150 orang.

b. Puskesmas Pegang Baru.
1). Kegiatan dilaksanakan di MTsN 3 Pasaman dengan sasaran pelajar sekitar 200 orang.
2). Kegiatan dilaksanakan di Kantor Wali Nagari Panti Selatan dengan sasaran masyarakat sekitar 200 orang.

c. Puskesmas Kuamang.
Kegiatan dilaksanakan di Kuamang dan Bangun Setia dengan sasaran masyarakat sekitar 100 orang.

Polsek Mapat Tunggul
a. Puskesmas Pintu Padang.
Kegiatan dilaksanakan di Jor. Malancar dengan sasaran masyarakat umum sekitar 150 orang.

b. Puskesmas Silayang.
Kegiatan dilaksanakan di Jor. Tigo Koto dengan sasaran masyarakat sekitar 150 orang.

. Polsek Bonjol
a. Puskesmas Bonjol.
1). Puskesmas Bonjol dengan sasaran masyarakat umum sekitar 100 orang.
2). Kantor Wali Nagari Ganggo Mudiak dengan sasaran masyarakat sekitar 100 orang.

b. Puskesmas Simpati.
Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Simpati dengan sasaran masyarakat umum sekitar 142 orang.

c. Puskesmas Kumpulan.
1). Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Kumpulan dengan sasaran masyarakat umum sekitar 100 orang.
2). Kantor Wali Nagari Limo Koto dengan sasaran masyarakat umum sekitar 200 orang.
Kemudian Kepala Dinas Kesehatan juga
Menambahkan Alhamdulilah Masyarakat Pasaman telah merasakan dampak Positif oleh Masyarakat diantaranya adanya kegiatan anak anak mereka yang telah divaksin sekarang ini diperbolehkan tatap Muka.dan terasa sekali ekonomi masyarakat semakin membaik.

“Mudah-mudahan dengan tingginya kesadaran masyarakat kedepannya Pasaman akan bisa mencapai target Nasional. Dan dapat mensukseskan Sumbar sadar Vaksin”, ujar Desrizal.

(Ris)

PLN Gandeng ADB Tekan Emisi Karbon di Sektor Kelistrikan RI

0
adb

PLN dan ADB menjalin kerja sama untuk mewujudkan target net zero emissions pada 2060

Glasgow, Investigasi.news

PT PLN (Persero) berkomitmen mengurangi emisi karbon yang dihasilkan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara guna mendukung target pemerintah menuju Carbon Neutral 2060. Upaya ini mendapat dukungan finansial dari lembaga keuangan internasional, yaitu Asian Development Bank (ADB).

Dukungan ini direalisasikan dengan penandatanganan nota kesepahaman _(Memorandum of Understanding/MoU)_ antara Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dan Director General Southeast Asia Department ADB Ramesh Subramaniam di sela rangkaian COP 26, di Glasgow, Senin (1/11) waktu setempat.

Adapun lingkup kerjasama PLN dan ADB meliputi, studi kelayakan penuh yang mencakup aspek teknis dan finansial dari pengurangan pembangkit listrik tenaga batu bara. Berikutnya adalah, evaluasi struktur ETM, mencari program atau mekanisme lain yang sesuai dan merancang program bantuan teknis transisi yang adil.

Wakil Menteri I BUMN Pahala Mansury menilai PLN sebagai salah satu BUMN yang sangat aktif dalam program dekarbonisasi. Sudah banyak langkah agresif yang dilakukan PLN dalam mencapai _net zero emission_. Kerja sama dengan ADB, kata Pahala, menjadi amunisi tambahan PLN untuk bisa mempercepat target tersebut.

“Kami sangat optimistis target dekarbonisasi bisa tercapai dengan adanya kerjasama yang baik antara PLN dan ADB. Ini merupakan langkah yang agresif dalam PLN mencapai _net zero emission_,” ujar Pahala dalam sambutan MoU ADB – PLN regarding Energy Transition Mechanism.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, Indonesia memiliki peran penting dalam mengelola perubahan iklim. Pasalnya, dalam skenario _business as usual_ (BAU) atau tidak melakukan apa-apa, emisi Indonesia akan meningkat di atas 4 miliar ton CO2 per tahun pada 2060. Di mana dua sektor penyumbang emisi tersebut adalah sektor transportasi dan kelistrikan.

“Pada 2060, emisi sektor listrik bisa mencapai 0,92 miliar ton CO2 per tahun, dan emisi sektor transportasi bisa mencapai 0,86 miliar ton CO2 per tahun,” kata Zulkifli.

Indonesia telah berkomitmen dalam menekan emisi karbon, dengan menetapkan target netralitas karbon pada 2060 dan mewujudkan komitmen _Nationally Determined Contribution_ (NDC) pada tahun 2030.

Target tersebut akan tercapai jika sektor kelistrikan dan transportasi melakukan dekarbonisasi, PLN pun memiliki peran penting dalam menggerakkan pertumbuhan energi ramah lingkungan.

“Misi kami adalah menyediakan listrik yang terjangkau, aman dan bersih. Kami berkomitmen untuk dekarbonisasi,” ujar Zulkifli.

Zulkifli melanjutkan, pada saat yang sama PLN harus memastikan pasokan listrik yang terjangkau dan aman. Pasalnya, Indonesia adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi dan konsumsi listrik per orang saat ini hanya 15 persen dari rata-rata negara G20.

Sebagai perusahaan utilitas energi terbesar di Indonesia, PLN bercita-cita untuk memimpin transisi energi dan berkontribusi pada komitmen pemerintah untuk pembangunan rendah karbon dan menahan perubahan iklim.

Oleh karena itu, PLN telah membuat rencana pengembangan energi ramah lingkungan, dengan menambah kapasitas pasokan listrik hampir 21 Gigawatt (GW) berasal dari energi baru terbarukan (EBT) pada 2030.

Sejalan dengan rencana tersebut, PLN akan menghentikan pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil dengan perencanaan yang matang dan komprehensif.

“Dalam jangka panjang, kami menargetkan emisi nol bersih pada tahun 2060 atau lebih cepat,” tuturnya.

Menurut Zulkifli, untuk mencapai target tersebut PLN tidak bisa melakukannya sendirian, dibutuhkan dukungan dari semua pemangku kepentingan. Sebab PLN harus menginvestasikan lebih dari USD 500 miliar selama 40 tahun ke depan, sehingga membutuhkan akses ke pembiayaan hijau, hibah pembangunan, dan dukungan G2G.

“Kami membutuhkan subsidi atau kompensasi untuk menghindari membebankan biaya tambahan kepada pelanggan. Kami juga membutuhkan dukungan dalam berbagi teknologi dan kemitraan dengan para pemimpin dalam pemanfaatan hidrogen dan penangkapan karbon. Serta dukungan kebijakan untuk mempercepat peralihan kendaraan listrik,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, ADB Vice President Ahmed Saeed mengatakan, ADB sudah bekerjasama dengan Indonesia lebih dari 50 tahun. Kerja sama dengan PLN kali ini kata dia merupakan kesempatan baik untuk bisa bersama sama mencapai transisi energi menuju energi bersih.

“Kesempatan ini sangat baik bagi kami dan PLN dalam mendukung Indonesia menuju transisi energi dari energi yang tinggi karbon menjadi energi bersih,” katanya.

Saeed juga mengatakan Indonesia merupakan salah satu dari tiga negara yang menjadi mitra ADB dalam _pilot project Energy Transition Mechanism_ (ETM). Program ini merupakan program dukungan ADB dalam  pengurangan karbon yang bertujuan untuk menggunakan pembiayaan publik-swasta untuk mempercepat pensiunnya pembangkit listrik tenaga batu bara dan menggantinya dengan yang bersih dan terbarukan sumber energi.

“ADB baru-baru ini menyelesaikan studi pra-kelayakan ETM dan sekarang mengerjakan studi kelayakan penuh,” ujar Saeed.

Director General Southeast Asia Department ADB Ramesh Subramaniam juga mengungkapkan kerja sama ini akan berlaku tiga tahun dan bisa ditindak lanjuti kemudian. Ke depan, kedua belah pihak akan membahas lebih spesifik terkait rencana PLN dalam mengurangi porsi PLTU dan beralih ke energi bersih.

“Tentu harapannya, pada COP berikutnya kami dan PLN mampu mempresentasikan kemajuan dari kerja sama ini. Harapannya, Indonesia akan lebih baik lagi dalam porsi energi bersih dan kami sangat senang bekerjasama dengan PLN dalam proyek energi bersih ini,” ujar Ramesh Subramaniam.

Setelah penandatanganan MoU ini, PLN dan ADB akan mengembangkan program kerja sama tahunan. Pada tahun 2022 dan seterusnya, PLN dan ADB bakal merancang peta jalan dalam rangka menghentikan penggunaan batu bara guna mencapai netralitas karbon pada tahun 2060 atau lebih cepat.

*red

Di KTT COP26, Momentum PLN Tunjukkan Program Dekarbonisasi RI ke Mata Dunia

0
PLN

PLN berkomitmen untuk mendorong transisi energi jangka panjang dan dekarbonisasi di sektor ketenagalistrikan

Glasgow, investigasi.news

Indonesia optimistis akan menjadi pemeran penting dalam penurunan emisi karbon dunia. Dalam perhelatan COP26 di Glasgow, Senin (1/11), Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo memastikan Indonesia dapat memenuhi komitmen pada tahun 2030 di dalam Paris Agreement, yaitu pengurangan emisi sebesar 29 persen secara unconditional.

“Indonesia telah mengadopsi Strategi Jangka Panjang Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim 2050, serta _road map_ yang detail untuk mencapai target _net zero emission_ pada 2060 atau lebih awal,” ujar Presiden.

Untuk bisa mempercepat target tersebut, Presiden mengharapkan pendanaan adaptasi dari negara maju segera dipenuhi guna mempercepat upaya penanganan perubahan iklim.

“Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah menunjukkan langkah konkret dalam hal pengendalian iklim. Laju deforestasi kita saat ini yang paling rendah selama 20 tahun, tingkat kebakaran hutan berkurang 82 persen. Indonesia juga akan melakukan restorasi sebesar 64 ribu hektare lahan mangrove. Ini sangat penting karena mangrove menyimpan karbon 3-4 kali lebih besar dibandingkan lahan gambut,” tutur Presiden.

PLN mendukung penuh program dekarbonisasi yang diusung pemerintah guna menghadirkan ruang hidup yang lebih baik bagi generasi mendatang. Mengingat saat ini, dengan menggunakan skenario _business as usual_ (BAU), Indonesia diperkirakan memberikan kontribusi 4 miliar ton CO2 per tahun pada 2060 sejalan dengan pertumbuhan ekonomi.

“PLN memiliki peran penting dalam menggerakkan pertumbuhan energi hijau di Indonesia. Kami berkomitmen untuk melakukan dekarbonisasi,” ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam seri diskusi bertemakan Becoming the World’s Leader in Green Economy dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) COP26 di Glasgow, Skotlandia, pada Senin (1/11) waktu setempat.

Zulkifli menjelaskan, dalam skenario BAU, emisi sektor listrik mencapai 0,92 miliar ton CO2 pada 2060. Untuk itu, PLN meluncurkan strategi demi menjadi perusahaan listrik yang bersih dan hijau. Salah satunya dengan menghentikan pembangunan serta mempensiunkan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) eksisting secara bertahap.

Berdasarkan peta jalan, PLN akan mempensiunkan PLTU _sub-critical_ sebesar 10 gigawatt (GW) pada tahun 2035. Kemudian PLTU _super critical_ sebesar 10 GW juga akan dipensiunkan pada tahun 2045. Tahap terakhir pada tahun 2055, PLTU _ultra super critical_ 55 GW dipensiunkan.

Pada saat bersamaan, PLN akan berinvestasi besar-besaran untuk mempercepat peningkatan kapasitas pembangkit energi baru terbarukan (EBT) hingga 20,9 GW, serta pengembangan teknologi penyimpanan listrik dalam bentuk baterai berukuran besar hingga teknologi penangkapan karbon dan hidrogen.

Program lain yang disiapkan PLN untuk mendukung transisi energi yaitu ekspansi gas, program _co-firing,_ Konversi PLTD ke EBT, hingga peningkatan efisiensi energi dan pengurangan susut jaringan.

“Pada 2060, lebih dari setengah pembangkit kami akan berasal dari energi baru terbarukan dan seluruh PLTU telah digantikan,” ujarnya.

Zulkifli menyebutkan, setidaknya PLN membutuhkan investasi lebih dari USD 500 miliar untuk mendukung pencapaian _Carbon Neutral_ pada 2060.

Sementara untuk mengakselerasi _Carbon Neutral_ 2060, ada empat hal yang perlu menjadi perhatian. Pertama, penyesuaian tarif listrik untuk pelanggan. Kedua, investasi skala besar.

Ketiga, penerapan teknologi dalam skala besar. Keempat, investasi pelanggan untuk beralih menggunakan peralatan rendah karbon.

Dengan begitu, Zulkifli menambahkan, pengembangan bisnis dan kampanye _electrifying lifestyle_ perlu lebih digaungkan. Sebut saja, seperti penggunaan kompor listrik, kendaraan listrik, PLTS atap, dan perdagangan emisi.

“Kita tidak bisa melakukan ini sendirian. Kami membutuhkan dukungan dari semua pemangku kepentingan,” tegasnya.

Di tengah upaya menekan emisi karbon, PLN memiliki beberapa pendekatan untuk memastikan bisnis ketenagalistrikan yang berkelanjutan, di antaranya memastikan operasional perusahaan ramping dan efisien, memberikan energi hijau untuk masa mendatang, dan menjadi perusahaan yang berfokus pada pelanggan dengan memberikan layanan yang andal serta terjangkau.

*Red

Turnamen Sepak Bola IPMK Cup II Dibuka, Bupati Agam Didampingi Anggota Dprd Sumbar Berikan Apresiasi

0
IPMK

Agam, investigasi.news

Bupati Agam Sumatera Barat,, Dr. H. Andri Warman didampingi Aggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Lazuardi Erman, membuka acara secara resmi turnamen sepak bola Ikatan Pemuda Matur Katik atau IPMK Cup II di lapangan bola gantiang, Jorong Matur Katik, Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur, Senin (01/11/2021).

Pada kesempatan itu, Bupati Agam, mendukung kegiatan tersebut sekaligus mengajak kepada seluruh peserta untuk menjunjung sportifitas agar setiap pertandingan berjalan dengan baik dan lancar dan dapat memberikan tontonan dan hiburan bagi masyarakat.

“Kita sangat mendukung kegiatan IPMK Cup yang diadakan oleh pemuda Jorong Matua Katiak Nagari Matua Hilia,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Pihaknya juga sangat mengapresiasi Ikatan Pemuda Matua Katik yang telah menyelenggarakan turnamen ini, Bupati berharap kegiatan dapat melahirkan atlit-atlit terbaik di Agam.

Ketua Pelaksana IPMK Cup II, Aswendi mengatakan, pertandingan ini memperebutkan tropi lepas dan tabanas serta bingkisan.

” Pertandingan yang dilaksanakan diikuti sebayak delapan Klub bola yang berasal dari Agam dan Bukittingi, Selain itu, juga dimeriahkan dengan pertandingan usia 40 tahun yang terdiri dari 12 klub Agam dan Bukittinggi,” katanya.

Pertandingan ini merupakan kerjasama antar pemuda dan perantau Jorong Matua Katiak, serta dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.

Pembukaan IPMK CUP II itu ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati Agam didampingi Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Erman, Camat Matur, Edo Aipa Pratama, Walinagari, Wali Jorong dan lainnya.

(Daji)

Pimpin Rapat Koordinasi Plt Bupati Beni Hernedi SIP Ajak Perusahaan Bersinergi

0
Beni Hernedi

Sekayu, Investigasi.news

Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TSP) atau Corporate Social Responsibility (CSR) mempunyai peranan penting guna membangun kesejahteraan yang merata. Hal ini ditegaskan Plt Bupati Beni Hernedi SIP saat memimpin Rapat Koordinasi Forum TSP Kabupaten Muba Tahun 2021 bertempat di Ruang rapat Serasan Sekate, Senin (1/11/2021).

“Membangun daerah bukan hanya tugas pemerintah saja, kita perlu secara bergotong royong atau kolaborasi untuk membangun Kabupaten Muba, maka dari itu kita mengajak para perusahaan untuk bersama-sama bersinergi bangun Bumi Serasan Sekate ini,”ucap Ketua PMI Muba tersebut.

Dikatakan Beni, berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Muba Nomor 22 Tahun 2016, ruang lingkup TSP meliputi bantuan pembiayaan penyelenggaraan kesejahteraan sosial, peningkatan fungsi lingkungan hidup dan memacu pertumbuhan ekonomi berkualitas berbasis kerakyatan yang selaras dengan Program Pemerintah Daerah.

“Artinya disini perusahan punya tanggung jawab sosial, mari kita bekerja berdasarkan aturan payung hukum yang ada. Jalankan Perda yang ada kemudian umumkan jika ada perusahaan tidak menjalankan CSR. Segera susun dan sinkronkan apa yang akan dikerjakan perusahaan dan apa yang dibutuhkan, kemudian usulan kegiatan CSR inisiatif Pemkab Muba segera di sampaikan,”pungkasnya.

Sementara itu Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi memaparkan, Sesuai Instruksi Presiden Nomor 08 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional, dinyatakan bahwa Para Bupati dan Walikota memastikan seluruh penduduknya terdaftar dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional, sehingga diharapkan perusahaan melaksanakan program Universal Health Coverage (UHC) / Jaminan Kesehatan untuk seluruh karyawan dan masyarakat di seputaran perusahaan (Ring 1).

“Kemudian dalam rangka mendukung Kabupaten Muba sebagai kabupaten layak anak, perlu dibentuk Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kabupaten Muba, sebagai wadah sinergi dan percepatan upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan anak di kabupaten Muba,”jelasnya.

Apriyadi juga menyampaikan, pemanfaatan dan pendidikan vokasi bagi tenaga kerja lokal sebagaimana diamanatkan Perda Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pemberdayaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan diharapkan peran perusahaan dapat lebih optimal baik bidang migas, perkebunan, pertambangan, dan lainnya.

“Kalau nanti sudah dilakukan penandatangan kesepakatan bersama tapi perusahaan tidak mengindahkan, mohon maaf kita akan tunda dulu semua administrasi perusahaan yang tidak koorperatif, bahkan tidak menutup kemungkinan kami beri sanksi. Ayolah kami mengajak kita berkolaborasi bangun Muba untuk kesejahteraan dan kedamaian masyarakat,”pungkas Sekda Muba.

Kepala Bappeda Kabupaten Muba Ir Iskandar Syahrianto menjelaskan permasalahan TSP/PCR tahun 2020-2021 pertama yaitu Pandemi COVID-19 adanya Recofusing anggaran CSR ke Penanganan Dampak COVID-19 dan Keuangan perusahaan tidak stabil. Kemudian koordinasi Forum CSR meliputi, kurangnya koordinasi antar pemangku kepentingan dalam pelaksanaan CSR, kegiatan yang tidak selaras dengan prioritas pembangunan daerah dan masih banyak perusahaan yang tidak menyampaikan laporan CSR.

“Strategi TSP/CSR tahun 2022, memaksimalkan peran forum CSR, revisi forum TSP dan sekretariat bersama Kabupaten Muba. Melaksanakan rakor dalam rangka sinkronisasi dan harmonisasi kegiatan CSR dengan kegiatan pemerintah daerah, Pemberian penghargaan kepada perusahaan yang telah melaksanakan kegiatan CSR dengan baik dan melaksanakan monitoring dan evaluasi program kegiatan CSR yang dilakukan perusahan,” paparnya

Manager Kantor PT Kirana Musi Persada, Lestari Manullang mengapresiasi telah dilaksanakan rakor forum TSP oleh Pemkab Muba. Dikatakannya perusahaan yang sudah berdiri 22 tahun di Kabupaten Muba, artinya program CSR sudah berjalan sama ini di bidang pendidikan dan keagamaan.

“Hasil rakor hari ini akan kami sampaikan ke pimpinan pengambil keputusan, karena Head Office kita di Jakarta. Intinya kita siap mendukung program Pemkab Muba dalam membangun daerah untuk kesejahteraan masyarakat yang merata,”ucapnya. (Mira)

Objek Wisata Kota Tuo Diresmikan, Ini Pesan Walikota Bengkulu

0
wisata

Bengkulu, Investigasi.News

Walikota Bengkulu Helmi Hasan didampingi Wakil Walikota Dedy Wahyudi dan Sekretaris Daerah Kota Arif Gunadi, Waka Komisi III DPRD Dediyanto, Para asisten dan staf ahli serta beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan acara serah terima sekaligus meresmikan kawasan Kota Tuo di Kelurhaan Pasar Bengkulu, Kecamatan Sungai Serut, Senin (1/11/2021).

Dalam sambutannya, Walikota Helmi mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama menjaga objek wisata kota tuo.

“Bapak-ibu hadirin sekalian, mari kita jaga sama-sama wisata ini dan kami (pemkot-red) memerlukan kerjasama dengan masyarakat. Karena apa yang kita bangun itu adalah milik masyarakat dan ini komitmen kita menghadirkan kebahagiaan di tengah masyarakat,” ungkap Helmi.

Helmi juga memohon doa dari masyarakat agar pembangunan kota tuo dapat berjalan lancar di setiap tahapannya.

“Pembagunan kota tuo tahun anggaran 2021 ini bukan yang terakhir. Satu tahapan sudah berhasil, masih ada dua tahapan lagi, maka itu kami perlu doa dan dukungan setiap masyarakat, tunjukkan bahwa pembangunan tahap pertama ini betul-betul bermanfaat bagi masyarakat,” tambah Helmi.

Menurut Helmi, sejatinya konsep pembangunan di kawasan kota tuo ini ialah untuk mengubah kawasan yang dulunya dianggap kumuh oleh masyarakat, menjadi daerah wisata yang menarik dan bersejarah.

Sementara itu, dalam laporan nya, Kadis Perkim I Made Ardana menyampaikan, pembangunan Kota Tua merupakan kolaborasi antara pemerintah pusat, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPP) Bengkulu, dan Pemkot Bengkulu.

“Ini kolaborasi kita dan untuk menata setiap kawasan kumuh yang ada di Kota Bengkulu,” ungkap Made.

Turut hadir dalam acara ini Kepala BPPW Provinsi Bengkulu, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kota Bengkulu, Camat, Tim Kotaku, Ketua RW, Ketua RT, Tetua adat dan tokoh masyarakat Kota Bengkulu. (R)

Kanwil Kemenag Sumbar Gelar Diseminasi Pembatalan Keberangkatan Haji di Sawahlunto

0
kemenag

Sawahlunto, Investigasi.news

Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat melalui Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar Diseminasi Pembatalan Keberangkatan Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M Angkatan Tujuh di Inna Ombilin Heritage Kota Sawahlunto, Senin (1/11/2021)

Kegiatan Desiminasi dengan narasumber Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Dirjen PHU Kementrian Agama H Jaja Jaelani dan anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrijoni dihadiri Ormas Islam, penyuluh Agama, kepala KUA serta calon jemaah haji kota ini.

Dalam paparannya anggota Komisi VIII dapil Sumbar itu menepis tudingan dana setoran jemaah haji tahun 2021 yang batal berangkat, uangnya dipakai oleh Pemerintah itu tidak benar.

“Tuduhan uang haji akan digunakan pemerintah itu tidak benar, uang tetap dikelola oleh BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) bukan dipakai pemerintah,” jelas Lisda

Sebelumnya, Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Dirjen PHU Kementrian Agama Jaja Jaelani menyampaikan latar belakang pembatalan Jemaah haji karena alasan kesehatan Jemaah dimasa pandemi covid 19.

“ Jemaah haji reguler dan khusus yang sudah melunasi menjadi jemaah haji tahun 2021, dan keberangkatan Jemaah juga sangat tergantung dari kebijakan Arab Saudi” kata Jaja

Dikesempatan itu, Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti berharap calon jemaah haji dan masyarakat mendukung apa yang telah diputuskan pemerintah Arab Saudi maupun pemerintah Indonesia

“ dan dengan kegiatan diseminasi ini menjadi persepsi akan pembatalan ini. Gunakan kesempatan ini untuk meminta penjelasan dari beberapa narasumber dari Kemenag agar lebih jelas untuk disampaikan kepada masyarakat luas” pinta Zohirin

Kakan Kemenag Kota Sawahlunto Dedi Wandra sangat apresiasi dengan antusiasnya pada Ormas Islam, tokoh masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini sehingga Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021 Tentang Pembatalan Keberangkatan Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H / 2021 M tersosilisasi dengan baik.

(T.Ab)

Hadiri Batagak Pangulu Dt Mangkudun, Bupati Agam Minta Dukungan Kembangkan Adat Istiadat

0
pangulu

Agam, Investigasi.news

Bupati Agam Sumatera Barat, Dr. H. Andri Warman hadiri batagak pangulu kaum Sikumbang, di Jorong Kasiak Jalan Kapakan, Nagari Koto Baru, Kecamatan Baso, Minggu (31/10/2021).

Batagak pangulu Eriko Dt Mangkudun ini juga dihadiri Kabag Kesra Setdakab Agam, Surya Wendri, Pj Camat Baso, Fauzi dan lainnya.

“Selamat kepada Eriko yang telah resmi menyandang gelar Dt Mangkudun dari kaum Sikumbang. Saya sangat bangga, karena juga dari kaum Sikumbang,” ujar Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman.

Ia berharap pada ninik mamak yang ada di Agam, khususnya di Nagari Koto Baru ini mendukung program unggulannya, terutama dalam mengembangkan pendidikan adat istiadat.

“Terkait pendidikan ada tiga bidang yang akan kita kembangkan, selain adat istiadat juga sektor agama dan bahasa Inggris. Kita harap dukungan dari ninik mamak beserta seluruh elemen masyarakat,” sebutnya.

Menurutnya, upaya untuk jadikan Agam yang lebih maju, memang membutuhkan kebersamaan dan kekompakan, tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja.

“Maka kita berharap ninik mamak semakin bersatu dan seayun selangkah, jangan terpecah karena peran mereka sangat besar dalam memajukan daerah,” katanya.

(Daji)

Liga 3 Sumbar : PS GAS Sawahlunto Berada di Grup B Singa Harau

0
liga

Sawahlunto, Investigasi.news

PS Gunung Arang Sawahlunto (GAS) berada di grup B bersaing dengan 50 Kota FC, Batang Anai FC dan Gumarang FC kompetisi Liga Tiga Sumatera Barat (Sumbar).

Dan babak penyisihan akan ditabuh di Gelanggang Sepak Bola Singa Harau Sarilamak Kabupaten Lima Puluh Kota, Minggu (7/11/2021) mendatang

Ketua Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sawahlunto Doni Asta menerangkan dari hasil keputusan Match Commissioner’s Meeting (MCM) di Padang hari ini PS GAS di grup B

Persiapan kompetisi, pemain telah melakukan latihan rutin dengan pelatihi Jefri Anes, asisten pelatih Dorisman dan manajer tim Dedi Satria. Saat ini sedang dilakukan pemusatan latihan di Lapangan Talawi Putra.

Manager Liga 3 PS GAS Dedi Satria menambahkan digrup B ini dihuni tim tangguh seperti Gumarang FC Batusangkar, 50 Kota FC, Batang Anai FC Pariaman dan tuan rumah 50 kota FC meski terbilang belum pernah berjumpa dengan formasi terbaru ini

“ sampai saat ini pelatih Jefri Anes bersama tim di lapangan Talawi Putra sedang mematangkan persiapan dan siap untuk berlaga di Gelanggang Singa Harau “ pungkasnya.(T.Ab)

Donasi Pegawai PLN Wujudkan Mimpi 1.629 Keluarga Dapatkan Listrik

0
donasi

Program Light Up The Dream upaya pegawai PLN wujudkan mimpi masyarakat kurang mampu memperoleh listrik

Jakarta, investigasi.news

Sebanyak 466 kepala keluarga (KK) kurang mampu telah mendapat bantuan penyambungan listrik tanpa biaya melalui program _Light Up The Dream_, yang merupakan program donasi karyawan PT PLN (Persero) se-Indonesia.

Bantuan penyambungan listrik ini dilakukan secara serentak pada 28 Oktober 2021 di 76 titik lokasi seluruh Indonesia bertepatan dengan Hari Listrik Nasional ke-76, mulai dari Binjai, Lahat, Dumai, Tanjung Karang, Singkawang, Ketapang, Berau, Pasuruan, Kotamobagu, Masohi, Demak, Yogyakarta, Klaten, Surakarta, Makassar, Bone, Parepare, Palopo, Bulukumba, Mamuju, Kendari, Bau-Bau, Tahuna, sampai Sorong dan Wamena.

Program _Light Up The Dream_ adalah program bantuan penyambungan listrik tanpa biaya hasil dari donasi yang dilakukan oleh pegawai PLN dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dalam mendapatkan listrik, terutama pada saat pandemi. Sejak program ini digulirkan pada 2020 hingga Oktober 2021, sebanyak 1.628 keluarga telah menikmati listrik berkat donasi insan PLN.

Seorang penerima bantuan pemasangan listrik gratis program Light Up The Dream, di Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Ame Sesa mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN dengan adanya bantuan pemasangan listrik gratis ini.

“Saya senang mendapat bantuan listrik gratis, ini salah satu mimpi kami. Terima kasih pegawai PLN sudah menghadirkan listrik untuk kami,” kata Ame.

Senada, warga Kelurahan Garontang Kota Bandar Lampung Provinsi Sumatera Selatan, Ronauli juga berterima kasih karena rumahnya kini telah tersambung listrik. Kehadiran listrik sangat membantunya dalam melakukan beragam kegiatan sehari-hari. Bahkan ia berencana berjualan es untuk mendukung perekonomian keluarganya.

“Sebelum adanya listrik, kami hanya menggunakan lampu pijar untuk penerangan pada malam hari. _Alhamdulillah_ dengan adanya listrik kami berencana berdagang es untuk memajukan kehidupan kami,” ungkap Ronauli.

Dalam peresmian penyalaan listrik 466 keluarga secara virtual, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengaku sangat bangga karena insan PLN memiliki inisiatif untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, melalui program Light Up The Dream.

“Saya dan jajaran direksi PLN sangat mengapresiasi program Light Up The Dream dan berharap program ini dapat semakin berkembang karena sesuai dengan implementasi budaya kita yaitu AKHLAK,” ungkap Bob Saril.

Bob Saril mengaku bahagia ketika melihat senyum seluruh masyarakat yang mimpinya untuk mendapatkan listrik telah diwujudkan.

“Terima kasih kepada insan PLN yang sudah bahu membahu untuk berdonasi mewujudkan mimpi masyarakat kurang mampu, karena pelaksanaan program ini dilakukan berkat empati karyawan PLN untuk berbagi kepada sesama. Ini pekerjaan yg tidak mudah karena butuh pengorbanan untuk melaksanakannya,” tutur Bob Saril.

Donasi dilakukan dengan cara mendata calon pelanggan tidak mampu yang belum terlistriki atau masih menyambung listriknya melalui tetangga, kemudian pegawai kantor PLN terdekat akan bahu membahu mengumpulkan donasi untuk memberikan bantuan biaya instalasi dan pasang baru untuk calon pelanggan tersebut.

Pada kesempatan yang sama secara simbolis Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Darmawan menyalakan listrik untuk salah satu warga di Makassar, Sulawesi Selatan. Sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pun berpartisipasi dalam program Light Up The Dream, dengan turut terlibat memberikan donasi.

Darmawan mengatakan, sebagai wakil rakyat DPRD berkewajiban membantu masyarakat dalam mewujudkan mimpi menghadirkan listrik untuk masyarakat tidak mampu, dia pun mengapresiasi program Light Up The Dream.

“Sudah merupakan kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk membantu masyarakat karena kami juga ingin terlibat dalam mewujudkan mimpi masyarakat kurang mampu. Kami mengapresiasi upaya PLN untuk menerangi negeri dan kami sangat mendukung apabila program Light Up The Dream ini terus berlanjut karena dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat,” Imbuh Darmawan.

*Red