Beranda blog

Bedengan Rampung, Lahan Program TMMD Siap Ditanami

0
Bedengan Rampung, Lahan Program TMMD Siap Ditanami

Pengerjaan bedengan pada lahan program TMMD ke-128 Kodim 1710/Mimika di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, telah rampung dan kini lahan siap untuk ditanami, Jumat (8/5/2026). Rampungnya pembuatan bedengan ini menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung program ketahanan pangan bagi masyarakat setempat.

Personel Satgas TMMD bersama warga sebelumnya bergotong royong mengolah dan meratakan lahan sebelum membuat bedengan sebagai media tanam. Dengan selesainya tahapan tersebut, proses penanaman berbagai jenis tanaman pangan akan segera dilaksanakan.

Kegiatan ini mendapat antusias dari masyarakat karena lahan yang disiapkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan warga sekaligus meningkatkan pemanfaatan lahan tidur di Kampung Keakwa.

Danki Satgas TMMD ke-128 Kodim 1710/Mimika, Kapten Kav Bambang Rudianto mengatakan program pembukaan lahan dan pembuatan bedengan merupakan bagian dari upaya TMMD dalam membantu masyarakat meningkatkan ketahanan pangan.

“Melalui program ini kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan lahan secara maksimal sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi kebutuhan pangan warga,” ujarnya. (Scm)

Satgas TMMD Lanjutkan Pemasangan Plafon pada 5 Unit MCK Umum di Kampung Keakwa

0
Satgas TMMD Lanjutkan Pemasangan Plafon pada 5 Unit MCK Umum di Kampung Keakwa

Satgas TMMD ke-128 Kodim 1710/Mimika terus melanjutkan pembangunan 5 unit MCK umum di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, Jumat (8/5/2026). Saat ini personel Satgas tengah mengerjakan pemasangan plafon sebagai tahap lanjutan penyelesaian bangunan MCK umum untuk masyarakat.

Personel Satgas bersama warga terlihat kompak melaksanakan pemasangan dan plafon agar pembangunan dapat segera rampung dan digunakan oleh masyarakat. Semangat gotong royong tampak dalam setiap proses pengerjaan di lokasi TMMD.

Pembangunan 5 unit MCK umum tersebut merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD yang bertujuan membantu menyediakan fasilitas sanitasi yang layak bagi warga Kampung Keakwa. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Danki Satgas TMMD ke-128 Kodim 1710/Mimika, Kapten Kav Bambang Rudianto mengatakan bahwa pembangunan MCK umum terus dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan warga. “Kami terus berupaya menyelesaikan seluruh sasaran fisik TMMD, termasuk pembangunan 5 unit MCK umum ini agar dapat segera digunakan masyarakat,” ujar Kapten Kav Bambang Rudianto. (Scm)

Progres Pesat, Pembangunan Rumah Warga Program TMMD Ke-128 Masuk Tahap Pemasangan Atap

0
Progres Pesat, Pembangunan Rumah Warga Program TMMD Ke-128 Masuk Tahap Pemasangan Atap

Biak – Semangat gotong royong dan kebersamaan terus terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1708/BN di Kampung Sansundi, Distrik Bondifuar, Kabupaten Biak Numfor, Jumat (8/5/2026).

Program pembangunan rumah warga yang menjadi sasaran fisik TMMD terus dikerjakan oleh personel Satgas bersama masyarakat. Hingga saat ini, pembangunan lima unit rumah menunjukkan progres yang cukup baik.

Salah satu rumah milik warga atas nama Tom Wangai Maninem Warba kini telah memasuki tahap pemasangan atap seng. Pekerjaan tersebut dilakukan setelah proses pemasangan rangka dan dinding rumah selesai dikerjakan.

Sejak pagi hari, personel Satgas TMMD terlihat bekerja sama mengangkat dan memasang lembaran seng di bagian atap rumah. Suasana kebersamaan dan kekompakan tampak selama proses pekerjaan berlangsung.

Salah satu anggota Satgas TMMD, Sertu Silvester Noo mengatakan bahwa pemasangan atap seng ditargetkan selesai dalam dua hari ke depan agar pembangunan rumah dapat segera dilanjutkan ke tahap berikutnya.

“Pemasangan atap menjadi salah satu tahap penting dalam pembangunan rumah. Jika atap sudah terpasang, pekerjaan di bagian dalam rumah bisa tetap dilakukan meski cuaca hujan,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh personel Satgas TMMD terus bekerja maksimal agar pembangunan rumah warga dapat selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditentukan.

Sertu Silvester Noo berharap rumah yang dibangun melalui program TMMD ini nantinya dapat memberikan kenyamanan bagi warga penerima manfaat serta menjadi bukti nyata kepedulian TNI kepada masyarakat.

“Kami berharap rumah ini bisa segera ditempati dan memberi manfaat bagi keluarga penerima. Semoga apa yang dikerjakan bersama masyarakat ini dapat membawa kebahagiaan bagi warga,” tutupnya. (Scm)

Harapan Baru untuk Keluarga Joni, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0402/OKI Bangun Rumah Layak bagi Warga Desa

0
Harapan Baru untuk Keluarga Joni, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0402/OKI Bangun Rumah Layak bagi Warga Desa

Ogan Komering Ilir, 8 Mei 2026– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0402/OKI terus menunjukkan progres yang signifikan. Salah satu sasaran fisik berupa rehabilitasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Pematang Sukatani, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir, hingga saat ini terus dikerjakan dan berjalan sesuai target yang telah ditentukan.

Pengerjaan RTLH dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat. Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0402/OKI, Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., menegaskan bahwa seluruh sasaran fisik TMMD terus dipacu agar selesai tepat waktu dengan hasil yang maksimal.

“Program TMMD bukan hanya sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan serta semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Kami memastikan pengerjaan 5 unit RTLH ini berjalan sesuai target sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan warga penerima,” ujar Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H.

Sementara itu, salah satu penerima manfaat, Bapak Joni, warga Dusun 3 Desa Pematang Sukatani, mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas bantuan rehab rumah yang diterimanya.

“Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Rumah kami dulu kondisinya kurang layak, sekarang sedang dibangun menjadi lebih baik dan nyaman untuk ditempati. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkap Joni.

Melalui program TMMD Ke-128, Kodim 0402/OKI tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik semata, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan. (Scm)

Bupati Pidie Jaya Ingatkan Penerima Bantuan dan Petugas Verifikasi Banjir: Manipulasi Data Bisa Berujung Penjara

0
Bupati Pidie jaya
Bupati Pidie Jaya, Muhammad Aiyub Abbas. Herry

PIDIE JAYA | Investigasi.News – Bupati Pidie Jaya, Muhammad Aiyub Abbas atau yang akrab disapa Nyak Syie, mengingatkan seluruh penerima bantuan maupun petugas verifikasi data korban banjir agar tidak bermain-main dalam proses pendataan bantuan pascabencana. Ia menegaskan, manipulasi data bantuan banjir dapat berujung pada proses hukum hingga ancaman pidana penjara.

Peringatan itu disampaikan Bupati menyusul penyaluran bantuan dari pemerintah pusat melalui pemerintah daerah untuk masyarakat terdampak banjir yang melanda Pidie Jaya pada akhir tahun lalu, Jumat (8/5/2026).

Pemerintah diketahui telah mengalokasikan anggaran puluhan miliar rupiah untuk membantu korban banjir melalui berbagai program bantuan, mulai dari bantuan stimulan, jatah hidup (jadup), hingga bantuan rehabilitasi rumah bagi warga dengan kategori rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat.

Menurut Nyak Syie, hingga saat ini puluhan ribu warga telah terdata sebagai calon penerima bantuan. Namun, pemerintah daerah tetap akan melakukan verifikasi ulang guna memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

“Data awal memang sudah masuk, tetapi kami akan melakukan verifikasi ulang terhadap seluruh data korban banjir, baik kategori rusak ringan, sedang, maupun berat. Tujuannya agar bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, proses verifikasi akan melibatkan aparatur desa, petugas lapangan, hingga tim dari pemerintah kabupaten untuk memastikan kondisi di lapangan sesuai dengan data administrasi yang diajukan.

Bupati menekankan, seluruh pihak yang terlibat dalam pendataan harus bekerja secara jujur dan profesional. Sebab, data penerima bantuan nantinya akan kembali diperiksa oleh pihak berwenang, termasuk aparat pengawas dan penegak hukum.

“Saya ingatkan jangan ada yang bermain-main dengan data korban banjir. Jika nanti ditemukan data yang tidak sesuai fakta di lapangan, maka penerima manfaat, aparatur desa, hingga petugas pendata harus siap mempertanggungjawabkannya di hadapan hukum,” tegas Nyak Syie.

Menurutnya, bantuan bencana merupakan hak masyarakat yang benar-benar terdampak dan tidak boleh dimanfaatkan oleh oknum tertentu demi kepentingan pribadi.

“Ini uang negara untuk rakyat yang sedang mengalami musibah. Jangan sampai ada yang mencoba mengambil hak masyarakat lain dengan cara memanipulasi data,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah beberapa hari lalu telah mulai menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah kategori rusak sedang sebesar Rp30 juta per kepala keluarga melalui rekening masing-masing penerima.

Sementara itu, penyaluran bantuan untuk rumah kategori rusak ringan dan rusak berat dijadwalkan akan dilanjutkan dalam waktu dekat setelah proses verifikasi selesai dilakukan. (Herry)

FORMATIK Jilid II Geruduk KPK, Desak Kadispora, Kadispar dan Karo Kesra Malut Segera Diperiksa

0
Formatik
FORMATIK saat aksi di KPK

 

JAKARTA | Investigasi.news – Forum Mahasiswa Anti Korupsi (FORMATIK) Jakarta kembali menggelar aksi demonstrasi jilid II di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kamis (7/5/2026). Massa aksi mendesak KPK segera mengusut dugaan penyimpangan anggaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Aksi tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan pengaduan yang sebelumnya telah diserahkan FORMATIK kepada Ketua KPK RI Setyo Budiyanto dengan Nomor: 01/B/FORMATIK/05/2026 tertanggal 5 Mei 2026.

Koordinator Lapangan FORMATIK, Alfian Sangaji, menegaskan kedatangan mereka ke KPK untuk mendesak lembaga antirasuah segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Malut Saifuddin Djuba, Kepala Dinas Pariwisata Tahmid Wahab, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Malut Asrul Gailea.

“Kami menduga kuat telah terjadi penyalahgunaan anggaran belanja barang dan jasa serta dana hibah tahun 2024 yang tidak didukung bukti pertanggungjawaban yang jelas,” tegas Alfian dalam orasinya di depan Gedung KPK.

Menurutnya, dugaan penyimpangan itu mengacu pada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Maluku Utara terkait realisasi anggaran di tiga OPD tersebut.

Ia membeberkan, di Dispora Malut terdapat realisasi belanja makan minum senilai Rp1,1 miliar, belanja barang dan jasa sebesar Rp3,4 miliar, serta dana hibah kepada KONI Malut sebesar Rp12 miliar yang disebut tidak dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi.

“Anggaran miliaran rupiah itu diduga digunakan tanpa dokumen pertanggungjawaban yang memadai. Ini harus menjadi perhatian serius KPK,” ujarnya.

Selain itu, FORMATIK juga menyoroti realisasi belanja barang dan jasa di Dinas Pariwisata Malut sebesar Rp1,1 miliar yang disebut tidak didukung Surat Pertanggungjawaban (SPJ) yang valid.

Tak hanya itu, Biro Kesra Setda Malut juga diduga merealisasikan dana hibah barang dan uang kepada badan, lembaga, dan organisasi berbadan hukum senilai Rp1,2 miliar tanpa laporan pertanggungjawaban yang jelas.

“Jika benar ditemukan penggunaan anggaran tanpa SPJ dan laporan pertanggungjawaban, maka ini patut diduga sebagai bentuk penyimpangan keuangan daerah,” kata Alfian.

Dalam aksi tersebut, FORMATIK mendesak KPK segera meningkatkan laporan tersebut ke tahap penyidikan dan menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab sebagai tersangka.

“Kami meminta KPK tidak tinggal diam. Segera panggil dan periksa semua pihak terkait agar publik Maluku Utara mendapatkan kepastian hukum dan melihat keseriusan KPK dalam memberantas korupsi di daerah,” pungkasnya. (Jak)

Sunat Khitanan Bersama Satgas TMMD dan Kodim 0725/Sragen

0
Sunat Khitanan Bersama Satgas TMMD dan Kodim 0725/Sragen

Jumat 8/5/2026, Selain melaksanakan kegiatan fisik, Satgas TMMD Reguler ke 128 Kodim 0725/Sragen juga menyelenggarakan khitanan massal yang diikuti 12 anak yang berasal di Desa Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.Jumat(8/5/2026)

“Kami sangat terbantu dalam kegiatan sunatan massal yang dilaksanakan oleh Satgas TMMD Kodim Sragen, “ucap Bpk Narto (50) yang turut mengantarkan anaknya ikuti khitan massal.

Sementara itu Toha (10), anak Desa Kroyo, yang ikut dalam kegiatan sunatan massal saat ditanya anggota Satgas TMMD Serda Oki mengaku sangat senang akan dikhitan, karena memang sudah lama menginginkannya khitan.(Scm)

Semangat Gotong Royong, Satgas TMMD 128 Kodim SBD Bersama Warga Bangun Jalan di Umbu Wangu

0
Semangat Gotong Royong, Satgas TMMD 128 Kodim SBD Bersama Warga Bangun Jalan di Umbu Wangu

SUMBA BARAT DAYA – Kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat nyata di lapangan. Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1629/SBD terus bekerja keras bahu-membahu bersama masyarakat setempat dalam pembangunan infrastruktur jalan di Desa Umbu Wangu, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kegiatan pembuatan jalan ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme yang tinggi. Para anggota Satgas yang didukung oleh alat berat serta warga desa yang turun tangan secara manual saling bersinergi untuk mewujudkan akses transportasi yang lebih baik dan layak lalui.

Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembersihan badan jalan dari semak belukar, pembersihan bebatuan, pengurukan tanah, hingga perataan permukaan jalan. Meskipun medan yang dihadapi cukup berat dan berbatu, hal tersebut tidak menyurutkan niat dan semangat kerja mereka. Suasana kerja terlihat sangat harmonis, penuh keakraban, dan kekeluargaan, di mana prajurit TNI dan warga desa saling bantu membantu demi kelancaran pekerjaan.

Pembangunan jalan di lokasi ini merupakan salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD ke-128. Keberadaan jalan ini nantinya memiliki nilai strategis yang sangat besar, tidak hanya untuk memudahkan mobilitas warga dalam aktivitas sehari-hari, tetapi juga menjadi urat nadi penting untuk memperlancar distribusi hasil bumi, pertanian, dan perkebunan menuju pasar atau pusat-pusat ekonomi.

Dansatgas TMMD 128 Kodim 1629/SBD, Letkol Inf. Deny Ahdiani Amir M.Han, menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak lepas dari peran serta warga yang peduli terhadap kemajuan daerahnya sendiri.

“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga Desa Umbu Wangu yang begitu luar biasa. Kehadiran masyarakat yang ikut serta membantu pekerjaan ini membuat beban kerja menjadi lebih ringan dan waktu penyelesaian bisa lebih cepat. Ini adalah bukti nyata bahwa pembangunan ini benar-benar milik bersama,” ujar Dansatgas.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan jalan ini dengan kualitas yang maksimal agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. (Scm)

Wujudkan Sanitasi Layak, Satgas TMMD 128 Bersama Warga Genjot Pembuatan MCK di Umbu Wangu

0
Wujudkan Sanitasi Layak, Satgas TMMD 128 Bersama Warga Genjot Pembuatan MCK di Umbu Wangu

SUMBA BARAT DAYA – Selain fokus pada pembangunan jalan dan sumur bor, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1629/SBD juga terus memacu pekerjaan pembangunan fasilitas umum lainnya. Kali ini, fokus kegiatan digenjot pada pembuatan Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) yang berlokasi di Desa Umbu Wangu, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya. Jumat (8/5).

Pekerjaan pembangunan MCK ini berjalan dengan semangat gotong royong yang tinggi. Para anggota Satgas tampak bahu-membahu bekerja bersama warga setempat, saling bantu membantu dalam setiap tahapan proses. Mulai dari persiapan material, pencampuran adukan semen, pemasangan batu bata, hingga proses pengecoran lantai dan dinding, dikerjakan secara bersama-sama dengan penuh kehati-hatian dan ketelitian.

Kehadiran fasilitas MCK yang layak dan bersih ini merupakan salah satu sasaran fisik dalam program TMMD yang memiliki tujuan sangat penting, yaitu untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dan mewujudkan lingkungan hunian yang lebih higienis. Pembangunan ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan dasar warga terkait sanitasi yang baik dan memadai.

Dansatgas TMMD 128 Kodim 1629/SBD, Letkol Inf. Deny Ahdiani Amir M.Han, menegaskan bahwa pembangunan MCK ini menjadi perhatian khusus karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

“Kami terus memacu waktu pengerjaan pembuatan MCK ini agar bisa segera selesai dan digunakan. Pembangunan infrastruktur tidak hanya soal jalan atau air, tapi juga bagaimana menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. Dengan adanya MCK yang layak ini, kami harap dapat membantu menjaga kebersihan dan kesehatan keluarga di Desa Umbu Wangu,” ujar Dansatgas.

Sementara itu, warga masyarakat pun menyambut baik inisiatif pembangunan ini. Mereka merasa sangat terbantu karena selama ini fasilitas sanitasi yang memadai sangat dibutuhkan di lingkungan mereka.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak TNI yang sudah membangunkan kami MCK yang bagus ini. Dulu kami kesulitan untuk tempat mandi dan cuci yang layak, sekarang Insya Allah dengan adanya bantuan ini, kehidupan kami akan menjadi lebih sehat dan bersih. Terima kasih TMMD 128,” ujar salah seorang warga dengan penuh rasa syukur..(scm)

Tim WASEV TMMD Tinjau Pembangunan Di Desa Puro

0
Tim WASEV TMMD Tinjau Pembangunan Di Desa Puro

Pelaksanaan pembangunan jalan sepanjang 1100 meter dalam program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen sekitar area persawahan di Desa Puro, dipastikan berjalan lancar. Proyek tersebut diharapkan mampu mendongkrak perekonomian warga khususnya disektor pertanian.

Dalam pengecekan pekerjaan TMMD Reguler Ke-128 Tahun 2026 Kodim 0725/Sragen, Desa Puro, Karangmalang, Sragen, Ketua tim Wasev TMMD ke-128, Brigjend TNl Joni Perdede,S.Sos. mengatakan bahwa kegiatan TMMD di desa Puro ini pihaknya melakukan cek pekerjaan fisik berupa betonisasi cor jalan sepanjang 1100 meter, lebar 3 meter dan tebal 0,12 meter, pembangunan rumah tidak layak huni, jamban sehat serta talud jalan sepanjang 150 meter, tinggi 1 meter. Jumat(8/5/2026)

“Tadi sudah kita cek, secara umum hasilnya cukup bagus. Yang paling penting program TMMD ini kerjasama TNI dan Pemkab Sragen bermanfaat untuk masyarakat. Karena TNI bersama rakyat jadi Benteng negara lebih kuat,” jelasnya.

Ia berharap, dengan pembangunan fisik seperti pengecoran jalan ini disambut gembira oleh masyarakat tersebut dapat terus dilaksanakan dengan baik. Sehingga, sektor ekonomi masyarakat meningkat, khususnya karena jalan tersebut berada di area persawahan. Sehingga dapat memudahkan akses jalan angkutan pertanian di sekitar dan meningkatkan penghasilan petani.

Untuk kegiatan ini empat tahun sekali, sasarannya tidak hanya pembangunan fisik tapi juga non fisik. Seperti penanganan stunting dan anti narkoba. Tinggal nanti disesuaikan dengan pemerintah setempat kebutuhan tepatnya. Yang jelas manfaatnya dirasakan masyarakat,”tandasnya.(Scm)