Beranda blog Halaman 4900

PLN Rampungkan Proyek Strategis Nasional, Listrik Jawa Timur Kian Andal

0
pln

Penyelesaian Interbus Trafo #3 GITET Grati ini memberikan keandalan pasokan dan melakukan penghematan sebesar Rp 78 miliar selama satu tahun, dari optimalisasi penggunaan pembangkit paling efisien

Pasuruan, Investigasi.news

PT PLN (Persero) melakukan penambahan Interbus Trafo (IBT) berkapasitas 500 MVA di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Grati, Pasuruan, Jawa Timur. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keandalan listrik dan efisiensi guna memberikan layanan terbaik kepada pelanggan PLN.

“Proyek ini merupakan proyek strategis nasional karena memiliki peran penting dalam meningkatkan keandalan listrik dari Grati ke Paiton melalui SUTT 150 KV Gondang Wetan-Probolinggo,” ujar Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Agung Murdifi.

Agung menuturkan, PLN menggelontorkan investasi Rp 141 miliar untuk proyek ini. Dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, PLN berhasil menyelesaikan proyek ini dengan mutu yang tinggi. Pemberian tegangan IBT#3 Grati telah dilakukan pada akhir September 2021.

“Di tengah pandemi ini, PLN tetap berupaya untuk merampungkan proyek-proyek strategis seperti ekstensi IBT#3 Grati. Proyek ini pun memiliki dampak signifikan dalam penghematan biaya, karena PLN dapat semakin mengoptimalkan penggunaan pembangkit yang paling efisien,” ujar Agung.

Selesainya proyek IBT #3 di GITET Grati ini membuat perseroan tetap mampu melakukan efisiensi saat terdapat IBT lain dilakukan pemeliharaan.

“Sehingga saat pemeliharaan kami tetap bisa memberikan keandalan pasokan dan melakukan penghematan sebesar Rp 78 miliar selama satu tahun, dari optimalisasi penggunaan pembangkit paling efisien,” tambah Agung.

Selain untuk penghematan, beroperasinya IBT #3 Grati ini juga sebagai pemenuhan kondisi untuk mencegah _overload_ daya pada setiap IBT yang ada pada GITET Grati.

“IBT baru ini dapat meminimalisir terjadinya gangguan yang disebabkan kelebihan kemampuan kapasitas daya yang dimiliki dari IBT #1 dan IBT #2 sebelumnya. Ke depannya IBT ini akan menyalurkan energi sebesar 322 MW,” ujar Agung.

Selain itu, penyelesaian IBT #3 Grati ini merupakan salah satu langkah strategis untuk pencegahan kehilangan daya yang dapat langsung diatasi apabila terjadi gangguan pada subsistem kelistrikan yang ada di daerah Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, dan Jember.

*Red

Masyarakat Rimbo Janduang Keluhkan Langkanya Gas Elpiji 3kg

0
elpiji

Simpang Ampek, Investigasi.news

Sebagian masyarakat Kabupaten Pasaman barat tepatnya di Kejorongan Rimbo janduang kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 Kg. Kelangkaan gas tabung melon tersebut terjadi sejak beberapa pekan belakangan.

“Sudah beberapa minggu ini masyarakat kesulitan mendapatkan gas 3 Kg. Bahkan masyarakat mencarinya sampai kejorongan sebelah, Sekalinya ada mahal, harganya bisa mencapai Rp 27 ribu bahkan lebih. Nggak tau kenapa,” Kata Yunardi (43) warga kejorongan Rimbo Janduang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (05-10-2021).

Dia berharap kepada dinas terkait untuk melakukan pengawasan. diharapkan pihak agen siap melakukan pengawasan terhadap pangkalan terkait penjualan terhadap pengecer.
Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram sangat berdampak bagi masyarakat kelas menengah kebawah, seharusnya, gas bersubsidi ini memang betul-betul digunakan untuk masyarakat menengah kebawah, dan jika ada pangkalan yang nakal untuk ditindak tegas,”pintanya.

(Yusri)

FORKASSEL Bantu Korban Kebakaran di Sungai Pagu Solsel

0
korban

Sungai Pagu, Investigasi.news

Perantau maupun anak nagari di kampung halaman yang tergabung dalam wadah Forum Komunikasi Anak Solok Selatan (FORKASSEL) Peduli salurkan bantuan untuk korban kebakaran di IV Jorong Selatan Limau Sundai Nagari Pasir Talang Selatan, Kecamatan Sungai Pagu.

Kebakaran itu terjadi pada Minggu (12/9/2021) lalu sekitar pukul 15.00 WIB. “Alhamdulillah, aksi sosial Forkassel telah terealisasi dengan baik.
Mudah-mudahan pihak korban bencana kebakaran sedikit terbantu. Semoga korban bencana diberi kesabaran menghadapi bencana tersebut,” kata Indra Sari Putra selaku Pengurus Forkassel di Solsel, Jumat (8/10/2021).

Kemudian pihaknya juga mengucapan terimakasih kepada seluruh pengurus terutama pihak-pihak yang telah menyalurkan bantuannya melalui wadah Forkassel ini. “Semoga giat kita selalu menjadi amal jariyah disisi Allah SWT,” ujarnya.

Selain itu, ia berharap kedepan para perantau Indonesia-Malaysia untuk tetap berperan aktif membantu masyarakat Solsel, khususnya dibidang sosial kemanusiaan. “Kita juga berharap kepada pihak terkait terutama yang membidangi yaitu Dinas Sosial agar dapat memberikan bantuan hunian/bedah rumah kepada keluarga korban bencana ini,” lanjutnya.

Terpisah, Ketua Umum Forkassel, Satrio MA Dt Nan Bakupiah didampingi Sekretaris Umum, Mulyadri Anas menyatakan Aksi Peduli FORKASSEL jelang usia yang ke-4 tahun dengan penyerahan bantuan sumbangan FORKASSEL Indonesia-Malaysia Peduli sudah selesai.

“Alhamdulillah, terimakasih kepada seluruh anggota, pengurus di Indonesia ataupun di Malaysia. Yaitu Ahmad Ayadi, Erna Yenti dan bapak Khaidirul Fitri Kampai yang telah ikut berpartisipasi mensupport, baik materi maupun dukungan moril,” katanya.

Selanjutnya, imbuhnya, juga kepada anggota pengurus yang di Solsel, Indra Sari Putra, Hamdani Alwi selaku Bendahara Umum dan Sekretaris Solsel, Mulyadri Anas, dan Ernita Amin serta anggota lainnya. “Terimakasih yang tak terhingga, atas partisipasinya dan kerjasamanya. Semoga apa yang telah kita berikan bermanfaat bagi saudara-saudara kita, dan harapan kita semua tentunya persatuan dan rasa kebersamaan ini, khususnya FORKASSEL Indonesia-Malaysia semakin baik kedepannya,” sebutnya.

Terakhir, Mulyadri Anas mengaku pihaknya sebagai pengurus mengatakan wadah silaturahmi yang telah dibangun dari 13 Oktober 2017 tetap solid.

“Semoga dalam usia 4 tahun ini FORKASSEL Indonesia-Malaysia dapat semakin solid, meningkatkan ukhuwah islamiah ( silaturahmi ) sesama masyarakat Solok Selatan, baik di daerah, maupun di perantauan. Serta kegiatan-kegiatan Sosial. Sebagai wujud kecintaan kita kepada kampung halaman juga salah satu nilai ibadah bekal untuk akhirat yang sangat dianjurkan oleh agama,” tutupnya. (Deno)

PON XX Papua Petarung Sumbar Vebi Sasmita ke Semifinal

0
pon

Mimika, Investigasi.news

Petarung Putri Kota Sawahlunto yang memperkuat Sumatera Barat Vebi Sasmita berhasil melangkah ke babak semifinal.

Pelajar siswa SMKN 1 Sawahlunto itu kesemifinal usai menundukkan petarung asal Jawa Tengah Vinda Destyanasari babak penyisihan Tarung Derajat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di GOR Eme Neme Yaure, Mimika, Papua, Sabtu (9/10).

Bertanding dikelas 54,1-58 Kg, Vebi sukses menundukan atlet peraih medali emas pra PON Jabar itu dengan skor 2-1.

“Alhamdulillah, Vebi tampil baik. Ia mampu menerjemahkan instruksi pelatih dan merubah strategi pada babak dua dan tiga,” kata Pelatih Tim Tarung Derajat Sumbar, Novriadi Chandra usai pertandingan.

Novriadi mengatakan selain perubahan strategi dominasi tendangan dan pukulan yang dilancarkan Vebi juga banyak masuk pada kepala dan leher lawan.

Dengan kemenangan tersebut, tiga petarung Sumbar memastikan tiga tempat dibabak semifinal PON 2021. Sebelumnya Hasil drawing cabang olahraga Tarung Derajat PON XX 2021 Papua menguntungkan dua petarung Sumatera Barat.

Selain Vebi, dua petarung lainnya yang lolos ke semifinal adalah Hendhiko Ramadhan yang turun pada nomor tarung kelas 55-58 Kg dan Nur Rahimah nomor tarung kelas 45 Kg melenggang ke babak semifinal tanpa melakukan pertandingan atau menang bye. (Hum IT KONI Sumbar/T.Ab)

Misi Bantuan Kendali Operasi PLN dari Luar Papua, Pantang Pulang Sebelum PON XX Papua Sukses

0
pon

Insan PLN Kelahiran Papua, Pulang Kampung Mengabdi untuk Sukseskan PON XX Papua 2021

Jayapura, investigasi.news

Bagi seorang perantau, dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan di tanah kelahiran merupakan sebuah kebanggaan. Hal inilah yang dirasakan oleh Stella Daran Hindom, petugas PT PLN (Persero) yang berasal dari Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Stella adalah satu dari 132 petugas PLN yang turut dalam Bantuan Kendali Operasi (BKO) yang didatangkan dari luar wilayah Papua dan Papua Barat untuk mendukung pengamanan kelistrikan PON XX Papua 2021. Berasal dari Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (UIKL) Sulawesi, pria yang menjabat sebagai  Pejabat Pelaksana Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan ini bersyukur bisa mendapatkan penugasan BKO ke Tanah Papua.

“Saya sangat bangga untuk bisa sama-sama menyukseskan PON XX Papua. Harapan saya ke depannya listrik dapat menerangi Papua,” harapnya.

Stella mengaku terakhir pulang ke kampung halamannya di Tanah Papua pada 2019 lalu. Meski bukan mendapat penugasan ke Papua Barat, ia tetap gembira dan bersemangat menunaikan tugasnya.

Pria berusia 32 tahun ini tergabung dalam 20 personel yang khusus didatangkan dari UIKL Sulawesi sejak akhir September 2021.

Para personel ini ditugaskan mendukung tim lain di Venue Baseball dan Softball, Venue Tenis, Venue Lapangan Tembak Kampung Harapan, Venue Rugby, dan Venue Lapangan Tembak Outdoor AURI. Di venue terakhir inilah Stella ditugaskan bersama 3 rekannya.

Ia pun berharap kehadirannya kembali ke Bumi Cenderawasih dapat mewarnai sukses PON XX Papua, yang pada pembukaannya berlangsung gemerlap berkat dukungan listrik tanpa kedip dari PLN.

Ekspresi kegembiraan yang sama dirasakan I Dewa Made Rama Dinata, Petugas PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat. Hadir lebih awal dari tim UIKL Sulawesi, Rama bertugas di Venue Lapangan Tenis Walikota Jayapura, Ia mengaku bangga mendapatkan penugasan dalam gelaran PON XX Papua ini.

“Ini adalah hal menakjubkan karena bisa ada di sini menyukseskan acara ini,” ujarnya.

Rama yang biasanya bertugas di Gardu Induk mengaku mendapatkan banyak pengalaman selama ditugaskan dalam tim BKO di Papua. Bahkan, ia mengaku baru kali pertama ini mengoperasikan genset, justru dalam penugasan di Tanah Papua ini.

Ia pun berharap pelaksanaan PON yang pembukaannya meriah dapat berjalan lancar sampai akhir. Begitu juga pada PON XXI yang direncanakan digelar di Bumi Serambi Mekah, Nanggroe Aceh Darussalam dapat lebih meriah lagi, tentunya dengan dukungan dari PLN.

“Kalau dari sisi PON Papua XX ini sangat meriah sekali. Ini adalah pesta olahraga yang pertama di Papua. Meski bukan orang Papua, saya merasa bangga karena Papua jadi tuan rumah _event_ olahraga nasional di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Aefra Pakili dari UIW Maluku dan Maluku Utara (M2U) yang datang dengan 19 rekan timnya juga tak ingin kalah dengan rekan-rekannya. Mulai bertugas sejak 19 September 2021, secara khusus ia mengaku mendapatkan kesan baik dengan keramahan masyarakat Papua dalam penugasannya ini.

“Kalau kesan saya selama di Papua di sini, untuk lingkungan, kelihatan orangnya ramah-ramah. Untuk PON sendiri saya bangga jadi bagian dari PON ini,” ujarnya.

Aefra yang mendapat penugasan bersama 5 rekannya dari UIW M2U bertugas di Venue Aquatic berharap kesuksesan PON ini akan berlangsung sampai upacara penutupan 15 Oktober 2021 nanti. Terlebih, sejauh ini ia merasa bahwa PLN, khususnya tim di Bumi Cendrawasih, bisa membuktikan kemampuan serta sukses menggelar acara berkelas nasional.

Stella, Rama dan Aefra adalah tiga di antara 1.574 petugas pengamanan PON XX Papua oleh PLN. Petugas BKO umumnya diisi oleh generasi milenial PLN dan didatangkan dari Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara.

Bergabung dengan ribuan petugas PLN asli Papua yang mendukung PON XX Papua, tim BKO ini barangkali jarang tertangkap oleh kamera. Namun mereka menjadi ujung tombak, garda terdepan PLN dalam menjaga kendali tugas kelistrikan penyelenggaraan PON XX Papua 2021 di Tanah Papua.

Mereka menjadi bagian sejarah sukses pembuktian, bahwa Tanah Papua dapat sejajar dengan provinsi lain dalam menggelar acara berskala nasional yang berlangsung dengan semarak.

Semangat pantang pulang sebelum sukses PON XX Papua, menjadi dasar misi yang mewarnai semangat insan PLN dalam menghadirkan listrik yang andal bagi dunia olahraga dan masyarakat Indonesia.

*Red

Polsek Kota Solok Gelar Vaksinasi Corona Virus Gratis

0
polsek

Kota Solok. Investigasi.News  Guna menekan angka perkembangan virus Corona yang telah banyak memakan korban baik di pusat maupun di daerah, Kali ini berdasarkan Undang Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta adabya Intruksi Kapolri terkait seluruh jajaran Kepolisian Daerah, Resor, dan Sektor mendirikan Gerai Vaksin untuk masyarakat. Tepatnya Sabtu 9/10 bertempat di Polsek Kota Solok menggelar Vaksin Gratis,

Kegiatan pelaksanaan Vaksinasi oleh Polsek Kota Solok Polres Solok Kota kepada Masyarakat Tim Oolsek Kota Solok bekerja sama dengan Team Medis dari Puskesmas KTK Kota Solok.Team medis pemberian Vaksin kepada Pelajar, Masyarakat Umum dan Lansia yang langusung dipimpin oleh Kepala Puskesmas KTK dr. Yuldawati, MKM

Kapolsek Solok Kota AKP Sugianto.SH.MH menyatakan
Kegiatan ini dilaksanakan sehubungan untuk mendorong percepatan Vaksinasi, yakni dengan melakukan sosialisasi dan ajakan kepada masyarakat di 13 (tiga belas) Kelurahan di wilayah hukum Polsek Kota Solok yang meliputi 2 (dua) Kecamatan yakni Lubuk Sikarah dan Tanjung Harapan.

Kegiatan gerai Vaksin di Polsek Kota Solok agar terciptanya Herd Immunity dan menekan angka penyebaran Covid-19 khususnya diwilayah Hukum Polsek Kota Solok, adapun jumlah peserta Vaksinasi kali ini untuk yang telah melakukan pendaftaran sebanyak 264 (dua ratus enam empat) orang yang terdiri dari Kota Solok, Kabupaten Solok dan Kota Padang diantaranya Kota Solok : 159 orang Pelajar : 56 orang Luar Kota Solok : 49 orang, Sementara itu Dijelaskan Kapolsek Kota Solok Sugianto, Untuk Masyarakat yang sudah Mendaftar dan tidak dapat dilakukan pemberian Vaksin karna terkendala kesehatan sebanyak 13 (tiga belas) orang. Katanya.

Vaksin yang digunakan dalam kegiatan Vaksinasi di Polsek Kota Solok berupa Vaksin CoronaVac, dan Moderna dengan Dosis yang di berikan oleh team Medis Dosis 1 dan Dosis 2 sebanyak 251 Dosis dengan rincian CoronaVac Dosis 1 : 168, Dosis 2 : 25 dan untuk jenis vaksin Moderna Dosis 1 : 48 dan Dosis 2 : 10

Sementara itu Puskesmas KTK Kota Solok membuat 2 (dua) team dalam proses pemberian Vaksinasi guna mempercepat proses pelayanan pemberian Vaksinasi dikarnakan antusias oleh Masyarakat sehingga tidak terjadi penumpukan masyarakat untuk mengantri mendapatkan Vaksinasi.

Adapun Mekanisme Vaksinasi yang harus dilalui Calon Penerima Vaksin :*

1. Registrasi;
2. Skrinning (Penerima Vaksin diperiksa terlebih dahulu, untuk menentukan layak atau tidaknya dilakukan vaksinasi, apabila dinyatakan layak maka akan dilakukan vaksinasi dan apabila tidak layak, vaksinasi akan ditunda);
3. Vaksinasi (Pemberian Vaksin);
4. Observasi (Selama 30 menit pasca vaksinasi untuk mengetahui Kejadian Lanjutan Pasca Imunisasi);

Kegiatan Vaksin ini dimonitor langsung oleh Kapolres Solok Kota *AKBP FERRY SUWANDI, S.I.K* dan juga dihadiri oleh : Waka Polres Solok Kota, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok, Kabid Pasar Kota Solok, Kadisdukcapil Kota Solok; Kasat Intelkam Polres Solok Kota, Kasat Binmas Polres Solok Kota, Jajaran Polsekta Solok, dan rekan Media Cetak dan Elektronik

Kegiatan difasilitasi dan dilakukan pengamanan oleh Personil Polsek Kota Solok berdasarkan Surat perintah Kapolsek Kota Solok Nomor : Sprin/95/X/HUK.6.6/2021 tanggal 07 September 2021 dan kegiatan dipimpin oleh Kapolsek Kota Solok *AKP SUGIANTO, SH.MH. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib dan berakhir pada jam 15.30. Wib. (Bram)

Gelar Safari Jurnalistik di 17 Sekolah, PWI Agam Dapat Apresiasi Dari Anggota DPRD

0
sekolah

Agam, Investigasi.news Merespon program Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam tentang Safari Jurnalistik dengan memberikan pelatihan jurnalistik di SMPN 6 Palembayan, Sabtu (9/10).

kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Agam asal Palembayan Armalicon. Armalicon mendukung penuh program yang dilakukan PWI Agam, dan diharapkan tetap konsisten dilakukan oleh insan pers tersebut, sehingga lahir jurnalis baru nanti.

“Program ini dinilai berdampak positif bagi pengembangan potensi siswa dalam menumbuhkan semangat menulis bagi siswa atau generasi muda,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Agam Mursyidi menyatakan, kegiatan pembinaan yang dilakukan merupakan program organisasi dalam pengembangan potensi siswa dan generasi muda di bidang jurnalistik dasar diberbagai sekolah di Kabupaten Agam.

“Pelatihan jurnalistik yang dilakukan saat ini merupakan program perdana dan dilanjutkan pada 16 sekolah lainnya, dan salah satunya kelompok remaja masjid,” katanya.

Baik pelatihan di sekolah tingkat SMP atau MTs, SMA atau MAN di 8 kecamatan di Kabupaten Agam. Selama pelaksanaan kegiatan tersebut menetapkan motto kegiatan, yaitu hari ini belajar, hari ini bisa.

Setidaknya yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 15 siswa berbakat di setiap sekolah di bidang penulis. Adapun yang menjadi narasumber berasal dari internal jajaran PWI Agam.

Selain itu, program ini bagian dari pengabdian insan pers kepada masyarakat, khususnya di bidang jurnalistik.
“Diharapkan potensi siswa dalam bidang menulis semakin berkembang dan diterapkan melalui majalah dinding (Mading), media yang ada,”katanya.

Dalam kaitan dengan hal tersebut, Kepala SMPN 6 Palembayan, Delfian sangat memberikan apresiasi atas program yang dilakukan dalam pengembangan bakat siswa di bidang jurnalistik, sehingga potensi yang dimiliki dapat digunakan di lingkungan sekolah,juga media pers yang ada.

“Kami sangat berterimakasih atas program yang dilakukan, dan diharapkan menjadi penyemangat bagi siswa lainnya untuk memotivasi menjadi penulis nantinya,” katanya.

Daji

Siang Bolong, Sijago Merah Mengamuk di Ampek Angkek

0
angkek

Agam, investigasi.news Siang bolong, si jago merah mengamuk di Jorong Kubu Panampuang Nagari Panampuang KEC Ampek Angkek Kab Agam pada hari Sabtu 09 Oktober 2021 sekitar Pukul 12.15 Wib. Sehingga melenyapkan satu unit rumah tempat tinggal dengan ukuran 4X6 meter yang terdiri dari beton, kayu, dan beratap seng.

Dikabarkan, sumber api diduga berasal dari arus pendek Listrik. Alhamdulillah meski menghanguskan satu rumah namun kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa dan hanya korban meterial sejumlah lebih kurang Rp.50.000.000 (Lima puluh juta rupiah).

“Api dapat di padamkan sekira pukul 12.50 Wib dengan mengerahkan 4 Unit Damkar (3 Unit dari Kab Agam 1 Unit dari Kota Bukittinggi)”, ucap Refyandi Jorong Kubu.

Korban kebakaran tersebut Rosmayulis (Pensiunan guru) 78 th, Suku Koto. Yang menjadi saksi kebakaran tersebut Armizul 59 tahun suku Koto, dan bekerja sebagai Petani
Di Jorong Kubu Nagari Panampuang Kec IV Angkek Kab. Agam.

Daji

H.Zul Elfian Umar : Kota Solok Masih Belum Indah

0
zul

Kota Solok. Investigasi.News Disela kehadirannya dalam evaluasi penyusunan Road Map Inovasi Kota Solok tahun 2021, H.Zul Elfian Umar mengakui, bahwa daerah kota Solok tidak seindah yang dibayangkan, dan untuk menyempurnakannya, dibutuhkan sebuah inovasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kegiatan yang dilaksankan itu, merupakan implementasi dari Coaching yang diberikan sebelumnya oleh Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI) selama empat hari keberadaannya di kota Solok.

Setelah pemahaman didapatkan dari LAN-RI, pemerintah kota Solok melalui OPD terkait, melanjutkan penyusunan
Road Map Inovasi Kota Solok Tahun 2021, Jumat 8 Oktober 2021, di Aula Bappeda kota Solok.

Kegiatan yang dilansungkan itu, ikut dihadiri oleh Koordinator Umum PIAN (Pusat Inovasi Administrasi Negara) LAN-RI, Antun Nastri Sidik RK, S. IP, M.Si, Asisten Bidang Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Jefrizal, S.Pt, MT, Asisten Bidang Administrasi Umum Marwis, SE,MM serta OPD dilingkup Pemerintahan Kota Solok

Dalam arahan yang disampaikannya, walikota Solok kembali menegaskan bahwa, pemangku jabatan wajib untuk berinovasi sesuai tupoksi yang dijalaninya, dan inovasi yang dilahirkan akan menjadi pedoman dalam pengisian jabatan selanjutnya.

Terkait dengan hal itu, inovasi yang dilahirkan harus berbasis agama, sehingga visi dan misi kota Solok terberkahi.

Dari data yang dirangkum media ini, kata Inovasi merupakan ucapan rutin yang selalu disampaikan oleh walikota Solok didalam setiap kegiatan bersama seluruh OPD nya yang ada, namun sampai saat ini, belum satupun inovasi yang dapat terlahirkan.

Pada kesempatannya itu, walikota Solok banyak menyinggung tentang tata kota dan keindahan kota Solok. Menurut H.Zul Elfian Umar, keindahan itu tidak ada lagi, dan dibutuhkan tangan tangan terampil yang memiliki kompetensi untuk mengembalikannya.

Mengakhiri paparan yang disampaikannya, walikota Solok berharap agar daerah yang dipimpinnya itu dapat menjadi
Small But Beautiful and Interesting.

(Gia Wiranda)

Rusdi Saleh : Anak Terlantar Juga Mempunyai Hak Untuk Mendapatkan Perlindungan Dari Negara

0
terlantar

Kota Solok. Investigasi.News Selain anak yatim dan para Lansia, anak anak terlantar juga mempunyai hak yang sama dalam mendapatkan perlindungan dari negara, berdasarkan dari pada itu, perlu adanya langkah langkah kongkrit untuk penanganannya.

Menurut anggota DPRD kota Solok, Rusdi Saleh, anak anak terlantar adalah anak anak dibawah umur yang masih memiliki orang tua, tetapi tidak mendapatkan perawatan atau tidak diurus sebagaimana mestinya.

Dan kelompok anak anak yang dimaksud, juga mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan dari negara, melalui pemerintahan daerah setempat.

Seperti yang dituangkan dalam Pasal 34 undang undang 45. Pada ayat 1 menyebutkan ” Fakir Miskin dan Anak Terlantar di Pelihara Oleh Negara ” namun dikatakannya, dalam kenyataan yang ada, undang undang tersebut, tidak berjalan sesuai dengan apa yang telah dirumuskan sebelumnya.

Pemerintah daerah kota Solok perlu melakukan pembinaan, pemberdayaan, serta penanganan yang serius terhadap fakir miskin dan anak anak terlantar.

Terkait dengan hal itu, menurut pandangan Legislator tersebut, kemampuan ASN yang menjadi penanggung jawab kegiatan, serta kurangnya tingkat kesadaran masyarakat yang menjadi objed kebijakan maupun masyarakat umum terhadap permasalahan yang ada, merupakan faktor utama yang menjadi kendala dan harus segera disikapi.

Politisi yang terlahir dari Partai Amanat Nasional itu mengatakan, dalam mengimplementasikan undang undang 45 Pasal 34, perlu adanya sebuah regulasi yang tertuang dalam peraturan daerah yang dilahirkan oleh pemerintah daerah kota Solok.

Dan dari regulasi yang jelas, akan menjadi tolak ukur atas kinerja dari
penanggung jawab atau pelaksana kegiatan, atau OPD terkait, sehingga pimpinan daerah akan mudah dalam mengevaluasi atau menilai kegiatan yang dilaksanakan.

Lebih jauh Rusdi Saleh menyebutkan, dalam menyelenggarakan pemerintahan, perlu adanya langkah langkah Konkrit, disertai dengan Kompetensi atau Kapabilitas yang dimiliki oleh aparatur sipil negara (ASN) sebagai penanggung jawab dari tupoksi yang dimilikinya, sehingga apa yang menjadi sasaran atau target kegiatan dapat terwujudkan.

Berdasarkan dari pada itu diharapkannya, pimpinan daerah, dalam mengisi jabatan harus mengutamakan kompetensi atau Kapabilitas yang teruji yang dimilki oleh ASN yang akan dipercaya.

” Keberhasilan sebuah program yang dirumuskan, didasari oleh kemampuan ASN dalam menguasai materi, serta keahliannya dalam bidang tersebut ” ungkap Bendahara PAN kota Solok itu mengakhiri.

(Gia Wiranda)