Beranda blog Halaman 4934

Walikota Solok Apel Kehormatan Di Tengah Malam

0

Kota Solok. Investigasi.News

Walikota Solok H.Zul Elfian Umar, bersama wakilnya Dr Ramadhani Kirana Putra, beserta seluruh kepala OPD yang ada, dan unsur dari TNI dan Polri, melaksanakan apel kehormatan ditengah malam atau disebut juga dengan renungan Suci, di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa Kota Solok.

Kegiatan yang dilansungkan pada malam pergantian hari Selasa 17 Agustus 2021 itu, Kapolres Solok Kota AKBP Ferry Suwandi bertindak sebagai inspektur upacara, dan kegaiatan itu merupakan rangkaian dari memperingati HUT RI Ke 76.

Dalam pantauan Investigasi.News, apel dimulai jam 00.00 Wib, dan kegiatan juga diisi dengan memanjatkan Doa untuk 117 orang pahlawan kemerdekaan, 45 orang pejuang rakyat, dan 8 orang pahlawan yang tak dikenal yang telah lama bersemayam dimalam tersebut.

Dalam kesempatannya itu, walikota Solok mengatakan, atas nama masyarakat kota Solok, ia menyatakan hormat yang besar besarnya atas keridhoan, keihklasan, kesucian, serta pengorbanan yang telah dilakukan para pejuang demi kebahagian Nusa dan Bangsa.

Dan dikatakannya, sebagai penerus bangsa, ia bersama masyarakatnya, berjanji akan melanjutkan perjuangan yang telah dilakukan itu, dengan menghadapi berbagai tantangan dimasa kini, demi kesejahteraan masyarakat dan daerah setempat.

” Kami akan selalu berdoa, semoga arwah para pahlawan diterima oleh yang maha kuasa, dan mendapatkan tempat yang layak disisi Nya ” papar walikota Solok mengakhiri.

Kegiatan yang dikemas secara rapi dan penuh penghormatan tersebut, diperkirakan berakhir pada pukul 01.00 Wib, dan berajak dari pada itu, setelah melakukan penghormatan terakhir, walikota Solok dan beberapa peserta apel yang ada, melakukan peninjauan terhadap persiapan upacara bendera yang akan digelar pagi harinya.

(Gia Wiranda)

Gelar Upacara HUT RI ke-76, Ketua DPRD Agam Bacakan Teks Pembukaan UUD 1945

0

Agam, Investigasi.News

76 tahun sudah, Nusantara ini telah melalui berbagai fase perjalanan sebagai sebuah negara yang merdeka. 17 Agustus 2021, seluruh warga Negara Indonesia yang tersebar di berbagai daerah memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke- 76 tahun 2021. Untuk tahun ini, peringatan tersebut masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhirnya. Kondisi ini telah membawa dampak yang luar biasa bagi sendi-sendi kehidupan segenap anak bangsa. Wabah ini juga telah banyak menghabiskan fokus perhatian Pemerintah dan kita semua pada penanganannya.

Namun meski ditengah pandemi, prosesi puncak peringatan HUT RI ke-76 di Kabupaten Agam yang dipusatkan di halaman depan kantor Bupati Agam, Selasa,(17/8) berlangsung khitmad dan sukses.

Seluruh rangkaian upacara bisa terlaksana dengan baik, berkat matang dan optimalnya persiapan yang dilakukan tim pendukung.

Walau masih dibatasi oleh ketentuan protokol kesehatan, namun mayoritas tahapan yang dilakukan dalam prosesi HUT RI tahun ini, hampir lengkap digelar di lapangan, namun tetap dengan pembatasan jumlah pendukung acara.

Meski dalam jumlah yang terbatas, dalam moment bersejarah tersebut, ketua DPRD Agam Dr.Novi Irwan,S.Pd.MM, berperan membacakan teks Pembukaan UUD 1945, dihadapan bupati, wakil dan unsur Forkopimda Agam, dan juga anggota Dprd Agam Joni Putra serta para personil pendukung Paskibra Agam dan undangan lain.

Dalam keterangannya usai pelaksanaan upacara, Ketua DPRD Agam Novi Irwan menghimbau seluruh aparatur di lingkungan DPRD Agam dapat memanfaatkan momentum Dirgahayu Republik Indonesia Ke- 76 tahun ini dengan meningkatkan kualitas, inovasi dan kreasi.

Dalam kesempatan tersebut Novi juga tak lupa berpesan agar seluruh masyarakat di Kabupaten Agam tetap menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di masa pandemi Covid-19 saat ini.

(Daji)

Peringati Hari Kemerdekaan RI Ke-76, Diskominfo Asahan Gelar Upacara

0

ASAHAN, Investigasi.news

Kemerdekaan bukanlah sekadar seremoni belaka. Ada kenangan, cinta dan luka di sana. Ada harapan, mimpi dan cita-cita yang harus dijaga. Ada kita yang terus mencoba memperbaiki, dengan cara yang sederhana dan tak kenal lelah. Perjuangan panjang yang dilakukan para pahlawan bangsa selama kurang lebih 300 tahun untuk memerdekakan bangsa ini haruslah dilanjutkan dengan perjuangan dalam menjaga keutuhan NKRI dan mewujudkan cita-cita bangsa untuk memberikan kehidupan makmur dan adil bagi warganya.

76 tahun sudah, Nusantara ini telah melalui berbagai fase perjalanan sebagai sebuah negara yang merdeka. 17 Agustus 2021, seluruh warga Negara Indonesia yang tersebar di berbagai daerah memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke- 76 tahun 2021. Untuk tahun ini, peringatan tersebut masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhirnya. Kondisi ini telah membawa dampak yang luar biasa bagi sendi-sendi kehidupan segenap anak bangsa. Wabah ini juga telah banyak menghabiskan fokus perhatian Pemerintah dan kita semua pada penanganannya.

17 Agustus 2021, Pemerintah Kabupaten Asahan juga melaksanakan Upacara Peringatan Detik – Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-76 tahun 2021. Namun, untuk tahun ini Upacara tersebut tidak dilaksanakan terpusat di satu tempat. Bupati Asahan menginstruksikan agar setiap Instansi Pemerintahan, Lembaga Swasta, Lembaga Pendidikan, dan Organisasi melaksanakan Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI di kantor masing-masing secara sederhana dan khidmat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan penanganan dan pencegahan Covid-19.

Sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan juga turut laksanakan Upacara Peringatan Detik – Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-76 tahun 2021. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos., M.Si bertindak sebagai Pembina Upacara dalam upacara yang dilaksanakan di Halaman Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Asahan Selasa, (17/8/2021) tersebut.

Upacara tersebut juga diikuti oleh seluruh pejabat Eselon III, IV dan ASN dan di lingkungan Dinas Kominfo Kabupaten Asahan. Suasana khidmat pun kentara kala bendera merah putih berkibar di halaman Kantor yang beralamat di Jalan Mahoni Nomor 3 Kisaran itu. Usai Upacara, seluruh peserta upacara melanjutkan kegiatan dengan foto bersama.

Dalam keterangannya usai pelaksanaan upacara, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan Rahmat Hidayat Siregar menghimbau seluruh aparatur di lingkungan Dinas Kominfo Asahan agar dapat memanfaatkan momentum Dirgahayu Republik Indonesia Ke- 76 tahun ini dengan meningkatkan kualitas, inovasi dan kreasi demi terwujudnya efektifitas dan efisiensi komunikasi dan informatika penyelenggaraan Pemerintah Daerah dalam rangka mewujudkan Asahan yang religius, sehat, cerdas dan mandiri.

Dirinya juga mengajak seluruh aparatur Dinas Kominfo untuk terus memaksimalkan peran sebagai instansi yang bertanggung jawab di bidang komunikasi dan informatika di Kabupaten Asahan. “mari kita jadikan momentum peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-76 tahun ini dengan meningkatkan sinergi, kolaborasi, kreasi dan inovasi sebagai Dinas yang komunikatif dan informatif”, ujar Hidayat. Dalam kesempatan tersebut tak lupa Hidayat berpesan agar seluruh aparatur Dinas Kominfo Kabupaten Asahan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di masa pandemi Covid-19 saat ini.

(Adi)

Meski Sederhana, Peringatan Hut RI ke 76 Tahun di Natuna Berlangsung Hikmad

0

Natuna, Investigasi.news

Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang hanya digelar di halaman rumah Dinas Bupati Natuna, tepatnya Jalan Bukit Arai Ranai Natuna berlangsung dengan sederhana. Meski di tengah pandemi Covid-19, peringatan HUT ke-76 RI di Pulau Natuna dapat berjalan dengan Hikmad dan lancar.

Dalam kesempatan tersebut, bertindak sebagai Inspektur upacara adalah Bupati Natuna Wan Siswandi. Sementara dalam upacara tersebut diikuti beberapa petugas pengibar bendera Merah Putih sebanyak 33 orang, yang terdiri dari siswa dan siswi perwakilan 15 kecamatan di Natuna.

Dikatakan, ada 17 wanita dan 16 Pria, ditambah 45 pasukan pengapit, yang juga merupakan anggota dari Polres Natuna,” ujar Benny Suparta, Kadispora Natuna dilokasi upacara, Selasa 17 Agustus 2021.

Kadispora Natuna itu mengakui, jika upacara HUT RI dimasa pandemi ini, peserta dibatasi. Hanya beberapa perwakilan TNI Polri, OPD, Guru dan Tokoh Masyarakat, Organisasi Kepemudaan yang diikutkan.

“Sangat jauh berbeda dari biasanya Untuk jumlah keseluruhan termasuk undangan kurang dari 100 orang,” jelas Benny.

Selanjutnya dikatakan, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Natuna, Wan Siswandi sedangkan Sebagai Komandan Upacara Kanit Tipikor Polres Natuna AKP Wira Pratama St.R.K.

Adapun Tema yang diusung dalam memperingati hari ulang tahun Kemerdekaan RI ke-76 tingkat Kabupaten Natuna adalah “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”.

Upacara Peringatan hari kemerdekaan RI ke-76 ini dihadiri juga oleh, Wakil Bupati Natuna, Rodial Huda, Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna, Boy Wijanarko Varianto Ketua beserta Anggota DPRD Natuna, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pimpinan Forum Koordinasi Perangkat Daerah (FKPD), Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Pelaksanaan pengibaran Bendera Merah Putih oleh anggota Paskibra berjalan lancar dan sangat khidmad, serta mengikuti protokol kesehatan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Selanjutnya yang akan menjadi puncak acara yang ditunggu – tunggu adalah Detik-Detik Proklamasi.

Berikut nama nama petugas pengibar bendera di Kabupaten Natuna Tahun 2021.

Komandan Paskibraka

Nama : Arif Widianto

Kesatuan : Polres Natuna

Jabatan : Kapolse sektor Pulau Tiga Polsek Bunguran Barat Polres Natuna

Komandan Pleton 17

Nama : Ari Ilham Ryandra

tempat tgl lahir : Tanjung Pinang, 15 Januari 2004

Asal sekolah : SMA NEGERI 2 Bunguran Timur

Nama orang tua :

Ayah : La abdul muhaida

Ibu : Yusnidar

Pembawa baki

Nama : Ratih Puspa sari

tempat tgl lahir : Balai, 07 Juli 2003

Asal sekolah : SMAN 1 Pulau Tiga

Nama orang tua :

Ayah : Mansur

Ibu : Leni

Pengibar

Nama : Fakri Haikal Ramadhani

tempat tgl lahir : Tanjung Pinang, 9 November 2004

Asal sekolah : MAN 1 Natuna

Nama orang tua :

Ayah : Karim

Ibu : Darmisah.

Pengibar

Nama : Mario Safri Nulhakim

tempat tgl lahir : Ranai, 31 Maret 2005

Asal sekolah : SMAN 1 BUNGURAN TIMUR

Nama orang tua :

Ayah : Nasrianto

Ibu : Afrinayanti

Penggerak

Nama : Vicky Ardiansyah

tempat tgl lahir : Serasan, 10 Oktober 2003

Asal sekolah : SMAN 1 SERASAN TIMUR

Nama orang tua :

Ayah : Alwi Talib

Ibu : Paridawati

***

Diserang Hama Wereng, 227 Hektare Sawah Petani di Agam Nyaris Gagal Panen

0

AGAM, Investigasi.News

Di Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, seluas 227 hektar sawah masyarakat terdampak serangan hama wereng ini, yang tercatat sejak Januari-Juni 2021.

Serangan hama wereng salah satu kendala bagi petani dalam meningkatkan hasil produksi padi, bahkan bisa menyebabkan gagal panen jika telat ditangani ole Pemeritah Daerah.

“Berdasarkan laporan petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), jumlah itu tersebar dibeberapa kecamatan di Agam,” ujar Kepala Dinas Pertanian Agam, Arief Restu, senin (16/8/2021).

Ia merinci, serangan hama wereng ini terjadi di Kecamatan Tanjung Mutiara seluas 27 hektar, Ampek Nagari 50 hektar dan terluas di Kecamatan Lubuk Basung 150 hektar.

“Meski belum sampai ke taraf puso atau gagal panen, namun berdampak pada penurunan produksi padi kita di Kabupaten Agam,” sebutnya.

Mengantisipasi hal ini, Dinas Pertanian Agam bekerjasama dengan Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Barat, untuk melakukan Gerakan Pengendalian (Gerdal) di beberapa lahan sawah milik Kelompok Tani Sawah Laweh Nagari Lubuk Basung, dan Kelompok Tani Sri Antokan Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Jumat, (13/8) kemaren.

“Luas serangan hama wereng didua kelompok itu mencapai 2,25 ha, dengan luas areal terancam dan kemungkinan terserang seluas 26 hektar,” jelas Arief Restu.

Arief menjelaskan, pengedalian OPT melalui Gerdal memang tidak bisa total, sehingga perlu dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Kemudian diimbangi dengan pengedalian dan pencegahan secara alami, dengan menanam tanaman refugia disekitar areal persawahan sebagai rumah musuh alami hama wereng.

Di samping itu, untuk memutus mata rantai penyebaran hama wereng, selain terus melakukan penyuluhan tentang pemahaman bahaya serangan hama, ia juga mengimbau petani untuk mengganti varietas tanaman padi dengan bibit unggul yang tahan dari serangan hama tersebut.

“Mengganti varietas yang tahan serangan hama wereng cara paling tepat untuk dilakukan, agar tidak kembali diserang OPT. Jika tidak, maka setiap tahun padi petani akan terus terancam serangan hama wereng,” terangnya.

Arief mengaku telah menyampaikan ke seluruh jajaran petugas agar lebih intensif melakukan kegiatan pengamatan, waspada dan gerak cepat melakukan tindakan pengendalian OPT sesegera mungkin.

“Upaya itu dilakukan agar kejadian serangan OPT seperti wereng coklat ini, tidak meluas dan mengganggu produksi padi kita,” ulasnya.

(Daji)

Paripurna : Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka Peringatan HUT RI ke-76

0

Bengkulu, Investigasi.news

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu bersama Pemerintah Kota menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pidato Presiden RI Joko Widodo dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun 2021.

Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Bengkulu Suprianto, serta dihadiri oleh Walikota Bengkulu Helmi Hasan, Wawali Dedy Wahyudi, Forkopimda Kota Bengkulu, sekretaris daerah, seluruh asisten, staf ahli walikota, kepala OPD, bertempat di ruang paripurna DPRD Kota Bengkulu. Senin (16/8/2021)

Setelah mendengar bersama pidato Presiden RI Joko Widodo dalam rangka HUT ke 76 RI, dari ruang paripurna DPRD Kota Bengkulu, Helmi Hasan selaku Walikota Bengkulu mengatakan tema yang diangkat merupakan sebuah harapan besar yang bisa teewujud.

Dimana tema pada peringatan HUT RI ke 76 tahun 2021 ini adalah Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh. Menurut Helmi saat diwawancarai, hal tersebut bisa terwujud bila semua pihak selalu menjaga kesatuan dan persatuan.

“Kita sudah sama-sama menyimak pidato Presiden kita bagaimana Indonesia ini tangguh dan tumbuh. Kuncinya adalah persatuan dan kesatuan. Dalam pandemi ini dengan persatuan dan kesatuan mudah-mudahan bisa kita lalui. Seperti di Kota Bengkulu, yang tadinya level 4 sekarang sudah turun karena ada persatuan, kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat,” ujar Helmi.

Helmi juga menanggapi janji Presiden RI bahwa pemerintah pusat akan menambah segala macam betuk bantuan sosial di tengah pandemi seperti BLT, subsidi listrik, bantuan UMKM, kuota gratis untuk dunia pendidikan dan lainnya.

Kata Helmi, pemkot tentu saja selalu mensinkronkan apa saja yang sudah menjadi kebijakan pusat, termasuk terkait soal bantua sosial. Di Kota Bengkulu pemkot selalu membuka setiap harapan dan keinginan masyarakat serta langsung mencarikan solusi setiap persoalan masyarakat.

“Pemerintah Insya Allah akan membantu masyarakat. Ketika ada persoalan masyarakat mengeluh tidak dapat bantuan sosial PKH padahal dia mengaku tidak mampu, tidak usah ribut. Kita akan buat pendampingan dari PKH itu untuk program pemerintah kota namaya PKHD. Jadi program-program pemerintah pusat itu tidak mungkin bisa sempurna. Maka disitulah ada peranan pemkot Bengkulu, bagi masyarakat yang belum tersentuh bantuan dari pusat maka itu menjadi bagian dari tugas pemkot. Inilah yang dimaksud bagaimana kita bersinergi dalam kesatuan dan persatuan,” jelas Helmi.

Untuk diketahui, acara paripurna dalam rangka Dirgahayu Indonesia ke 76 di DPR RI diikuti oleh seluruh DPRD se-Indonesia secara virtual.

Setelah paripurna dalam rangka HUT RI ke 76, dilanjutka dengan acara paripurna dengan agenda mendengarkan pidato Presiden RI dalam rangka penyampaian RUU APBN 2022.(R)

Walikota Solok Hadir Dalam Rapat Paripurna Pidato Kenegaraan Presiden RI

0

Kota Solok. Investigasi.News

Walikota Solok H.Zul Elfian Umar, bersama ketua DPRD kota Solok Hj.Nurmisma,
beserta seluruh anggota legislatif, dan kepala OPD yang ada dilingkungan pemerintahan setempat, mengikuti rapat Paripurna dengan agenda, mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, yang disampaikan secara Virtual, dalam rangka HUT kemerdekaan RI ke 76, Senin, 16 Agustus 2021, digedung DPRD kota Solok.

Dalam pidato kenegaraan yang disampaikannya itu, Presiden banyak menyinggung masalah Pandemi Covid-19, dan investasi, serta persoalan korupsi, kemiskinan, dan hutang negara yang cukup besar dan telah menjadi sorotan banayak pihak.

Terkait dengan Covid-19 atau Pandemi yang disebabkan oleh serangan virus Corona, Presiden RI mengibaratkan bagaikan kawah Candradimuka, sebuah tantangan yang membutuhkan kebersamaan untuk menghadapi, sehingga dari kekuatan yang terhimpun, lawan akan dapat dilumpuhkan.

Pasca sidang paripurna dilaksanakan, walikota Solok saat dikonfirmasi media ini menerangkan, sebelum pidato kenegaraan dimulai, kegiatan diawali dengan penyampaian kata pengantar sidang tahunan MPR, DPR, dan DPD RI oleh ketua MPR RI Bambang Soesatyo,

Dalam hal itu, walikota Solok mengatakan, menurut ketua MPR RI tersebut, dalam kondisi Pandemi saat ini, Indonesia harus tetap bersukur, dan diyakininya, dari semangat perjuangan yang ada, Indonesia akan dapat bertahan dalam menghadapi ancaman yang terus dilancarkan oleh virus Corona, berdasarkan dari pada itu, ia kembali menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan guna menekan penyebaran virus tersebut.

Ketua MPR RI tersebut juga mengatakan, Vaksinasi yang digerakkan secara nasional guna membatasi penyebaran virus Corona, membutuhkan dukungan dari banyak pihak serta masyarakat yang ada, dan apabila itu didapatkan, upaya yang dilakukan akan berhasil secara maksimal.

Lebih jauh walikota Solok menerangkan, selepas kata pengantar dari ketua MPR RI disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan pidato ketua DPD RI, La Nyala Mahmud Mattalitti, dalam paparannya, ia mengatakan, sangat mendukung upaya yang dilakukan pemerintah dalam menangani Covid-19.

Adapun hal yang menarik dan sekaligus akan menjadi catatan bersama, didalam rapat paripurna yang dilaksanakan secara virtual tersebut, Presiden Jokowi Dodo mengenakan pakaian adat Suku Baduy, dan apapun alasan dari pakaian itu sampai saat ini tidak satupun yang bisa mengetahuinya, ungkap walikota Solok mengakhiri.

(Gia Wiranda)

Peringati HUT RI ke-76, Pengamat Ekonomi Nasional Angkat Bicara

0

Hardi Fardiansyah: Momen Menjaga Keutuhan NKRI

Jakarta, Investigasi.news

kita ketahui bahwa Kemerdekaan merupakan keadaan suatu bangsa atau negara yang pemerintahannya diatur oleh bangsanya sendiri tanpa intervensi pihak asing. Kemerdekaan suatu negara erat kaitannya dengan kedaulatan terhadap wilayah teritorial negara.

Pengamat Ekonomi Nasional, Hardi Fardiansyah mengemukakan bahwa Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-76 yang jatuh pada 17 Agustus 2021 ini perlu dijadikan sebagai momen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Karena menjaga keutuhan NKRI dapat diartikan sebagai wujud terima kasih kita kepada pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini,” ujar Hardi, Senin (16/8/2021).

Hardi meminta, agar momen kemerdekaan ini dapat disosialisasikan secara terus-menerus kepada generasi muda bangsa Indonesia, agar tumbuh rasa nasionalisme dalam diri mereka.

“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang selalu mengenang sejarah. Bangsa yang adalah bangsa yang selalu menghargai jasa pahlawannya, disamping itu, juga memiliki generasi muda yang tumbuh dengan jiwa nasionalisme yang kuat,” tegas Hardi.

Kemerdekaan Indonesia ditandai dengan Proklamasi Kemerdekaan, yang dibacakan oleh Presiden Indonesia yang pertama, Soekarno, pada 17 Agustus 1945 silam.

Namun Hardi menilai, proklamasi kemerdekaan itu bukan akhir dari sebuah perjuangan. Masih banyak yang perlu dilakukan agar Indonesia dapat makmur pada segala aspek. Baik aspek ekobomi, politik, hukum dan lain sebagainya.

“Saya ingin tegaskan bahwa proklamasi dan kemerdekaan yang telah terwujud semestinya bisa mendorong kita dalam mencapai kehidupan bermasyarakat yang adil dan makmur sesuai aksioma Pancasila,” tandasnya.

Untuk itu, kata Hardi, kemerdekan bangsa ini dapat dijadikan sebagai momen pemersatu bangsa, yang dapat menyingkirkan perselisihan dan perbedaan untuk kepentingan NKRI.

“Dalam segala kepentingan negara, kita harus selalu dapat melupakan perbedaan dan pandangan yang kita miliki sehingga dapat bersama bahu-membahu memajukan bangsa ini,” kata Hardi.

Lebih lanjut, dia mengajak seluruh komponen anak bangsa untuk bersama-sama medukung program pemerintah dalam menangani Covid-19 yang telah merenggut banyak nyawa serta memporak-porandakan perekonomian nasional Indonesia.

“Saat ini pemerintah dengan berbagai cara memerangi pandemi Covid-19, agar rakyat bisa bebas dari ancaman Covid-19 yang telah lama mewabah ini. Saya yakin bila kesehatan warga negara kita kondusif membaik, maka upaya menuju Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bisa tercapai,” tutup Hardi.

(Rel/Mz)

Nyaris Diluar Pemerintah, DPC Partai Gerindra Jon Firman Pandu Tegas Dukung Dodi Hendra Ketua DPRD Kabupaten Solok

0
diluar

Solok, Investigasi.News

Polemik antara Bupati Solok Epyardi Asda dengan Ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra kian memanas. bahkan Anggota Partai Gerindra yang mewakili Rakyat Kabupaten Solok di DPRD Tegas akan selalu bela kepentingan Rakyat serta nyaris kebijakan serta keputusan partai diluar Pemerintah, Akibatnya situasi Politik di Kabupaten Solok kuan memanas sehingga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok yang juga Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu merasa perlu turun untuk menyelesaikan dan menyampaikan pendapatnya di muka publik.

Tepaynya Senin (18/8) sore, dalam jumpa pers dengan para jurnalis di Kabupaten Solok, mantan Ketua DPRD Solok itu menegaskan, Partai Gerindra akan membela kadernya, yaitu Dodi Hendra. Dia merasa, Gerindra hari ini tentu harus memilih, Fraksi Gerindra DPRD harus memilih.

“Memilih untuk menentukan pilihan dan sikap, bahwa Gerindra hari ini di Kabupaten Solok, akan membela kader sesuai dengan AD/ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) partai. Kita akan terus tegak lurus sesuai dengan AD/ART partai. Saya pastikan Partai Gerindra hari ini solid, satu suara. Dan suara di luar itu tidak. Nanti akan ada satu orang yang kami tunjuk untuk menjadi juru bicara. Menyuarakan kepentingan masyarakat luas,” kata Jon Pandu.

Dalam jumpa pers yang juga dihadiri Dodi Hendra, Ketua Fraksi Gerindra Hanfi Hafis dan anggota Fraksi Madra dan Septrismen itu, Jon Firman Pandu menegaskan, gonjang-ganjing perseteruan Bupati Solok Epyardi dengan Ketua DPRD Solok Dodi Hendra sudah terang benderang. “Hari ini ketua DPRD adalah Fraksi Gerindra. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya minta maaf pada seluruh masyarakat Kabupaten Solok.

Ada hal-hal, sekaitan dengan dinamika ini, tentu keputusan ini harus kami ambil setelah mendapatkan arahan dari DPD Partai Gerindra Sumbar dan DPP Partai Gerindra. Demi untuk terus tegak lurus membela kepentingan masyarakat luas. Insya Allah, bahwa Partai Gerindra hari ini solid, tegak lurus, terhadap garis kebijakan partai. Membela kepentingan masyarakat adalah di atas segala-galanya”, tegasnya.

Lebih jauh jon firman pandu menyatakan “Kami pastikan Gerindra mendukung program pemerintah prorakyat, dan terus akan mengkritisi yang memang tidak prorakyat. Bahwa Partai Gerindra hari ini suaranya adalah satu, satu membela kepentingan masyarakat Solok. Kader-kader harus satu suara membela rakyat,” katanya. Hal-hal sekaitan dengan dinamika, katanya, tentu akan meniadi tantangan untuk kita semua. Tantangan untuk masyarakat Kabupaten Solok dan Fraksi Gerindra. Tentu juga terhadap fraksi-fraksi yang ada di DPRD. “Kita tidak ingin menyalahkan. Kita ingin Solok bangkit, Solok ini Bersatu, Solok ini jaya,” tegasnya.

Jon Pandu menyebut, yang pasti perdebatan, persoalan sekaitan dengan Bupati dan Ketua DPRD harus diakhiri bersama. Segera diselesaikan persoalan ini, tujuan kita adalah untuk kemakmuran Kabupaten Solok. Selaku ketua DPC, kita semua akan tegak lurus terhadap kepentingan partai. Bahwa partai ini hadir untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Solok.

“Saya tidak ingin jumpa pers ini menjadi perdebatan yang begitu panjang. Bahwa, fungsi kita hari ini, Fraksi Geridra harus fokus kerja menyuarakan hak-hak kepentingan masyarakat luas. Inilah sikap kita, sikap partai Gerindra, sikap Fraksi Gerindra di Kabupaten Solok,” sebutnya.

Jon Pandu berharap, semoga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Solok dan Pemerintahan Kabupaten Solok terus bisa melakukan karya-karya yang nyata terhadap amsyarakat Kabupaten Solok. Masyarakat yang cinta damai, masyarakat yang bergotong royong, saling menghargai “Kita ini adalah orang-orang yang selalu mengedepankan kegotongroyongan, kebersamaan dan keinginan untuk membangun Kabupaten Solok. Semoga dengan pertemuan kita pada sore ini, memperjelas, dan terang benderang. Supaya tak ada dinamika.

Tidak boleh abu-abu. Kita harus tegak lurus. Apa yang diputuskan, kita akan dukung, Saat disinggung wartawan terhadap sikapnya kepada Dodi Hendra sebagai Ketua DPRD Solok, Jon Pandu mendukung penuh. “Kami semua mendukung saudara Dodi Hendra sebagai ketau DPRD Solok yang telah di-SK-kan oleh Pak Prabowo, Ketua Umum Partai Gerindra. Kami akan tegak lurus terahdap itu,” katanya.

(Bram)

Wakil Ketua DPRD Suharman Minta Pemkab Bangun MPP Di Agam Bagian Timur

0

Lubuk Basung, Investigasi.news

Menjamin terpenuhi pelayanan publik dengan wilayah Kabupaten Agam yang cukup luas, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Agam, Suharman meminta pemerintah setempat membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) di Agam bagian timur.

Menurut Suharman, peningkatkan kualitas pelayanan publik merupakan suara yang kerap diguangkan masyarakat Agam, baik masyarakat umum maupun kalangan dunia usaha. Terlebih luas wilayah Agam yang juga kerap menjadi kendala terhadap pelayanan publik.

“Untuk memenuhi harapan masyarakat akan pelayanan publik, maka Pemkab Agam perlu membuat semacam Mal Pelayanan Publik di daerah Agam Timur seperti yang telah dibuat oleh Kota Payakumbuh,” ujarnya, Senin (16/08/2021).

Dengan keberadan MPP di Agam wilayah Barat ulasnya, akan memudahkan masyarakat dalam pengurusan seperti Kartu Keluarga (KK), KTP, dan surat-surat administrasi kependudukan lainnya.

Diterangkan Suharman, MPP merupakan tempat pelayanan terpadu di mana semua pengurusan dokumen dilakukan di satu tempat. Menurutnya, masyarakat tidak perlu bolak balik mengurusnya ke kantor lain maupun pengurusan langsung ke Lubuk Basung.

“Mal Pelayanan Publik ini nantinya bisa melayani kepada masyarakat semua yang diperlu mulai administrasi kependudukan seperti Akte Kelahiran, Kematian, Kartu Identitas Anak, KTP; beragam jenis izin usaha, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, pelayanan izin terkait kendaraan, perpanjangan SIM, hingga pembayaran retribusi daerah, nikah, haji, pelayanan pertanahan dan sebagainya, semua jenis pelayanan kepada masyarakat dalam satu atap,” terang Suharman.

Ditambahkannya, sistem prosedur pelayanan melalui MPP akan mempermudah masyarakat. Menurutnya, kemudahan-kumudahan terhadap pelayanan publik merupakan harapan masyarakat yang harus dipenuhi.

“MPP tidak berbelit-belit, itulah sekarang yang diinginkan bagimasyarakat, langkah-langkah strategis inilah sekarang yang jadi harapan bagi masyarakat di Kabupaten Agam khususnya yang berada di Agam wilayah Timur,” ujarnya.

(Daji)