Beranda blog Halaman 4974

7 Fraksi Sampaikan Pandangan umum terhadap Ranperda Pertanggung jawaban APBD 2020

0

Tujuh Fraksi DPRD Agam sampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2020 pada Rapat Paripurna DRPD Agam Senin (14/6) di Aula Utama DPRD Agam

Rapat Paripurna penyampaian Padangan umum terhadap Ranperda Pertanggung jawaban APBD tahun 2020 dipimpin secara langsung oleh Wakil Ketua DPRD Agam Suharman didampingi Wakil Ketua Marga Indra Putra dan dihadiri Bupati Agam yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Drs.Martias wanto MM,Forkopimda,Kepala OPD dan seluruh Anggota DPRD Agam

Dalam penyampaianya, Fraksi Gerindra yang dibacakan oleh Nesi harmita,ST memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Daerah berserta jajaran atas pencapian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2020 oleh BPK RI Perwakilan Sumatera Barat untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut katanya

” ini membuktikan bahwa Pemerintah Daerah betul-betul serius mengelola keuangan Daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Kami berharap dengan adanya pencapian seperti ini menjadi motifasi untuk kedepanyan dan bisa dipertahankan dan di tingkatkan jelasnya

Disamping itu Selama tahun Anggaran 2020 Pendapatan Daerah dapat direalisasikan sebesar 98,59 persen.”Nah yang menjadi pertanyaan kami dari Fraksi Gerindra bagaiman penjelasan Pemerintah Daerah dimasa Pademi ini,dimana semua pendapatan masyarakat menurun dan ekonomi terpuruk,namun agam justru berhasil merealisasikan

“Terkait dengan penggunaan anggaran dalam penangganan Covid-19,kami meminta penjelasan lebih detail.Terkait masalah tagihan PJU yang mencapai lebih kurang 1,5 Miliyar pertahunya,kami menilai tagihan tersebut cukup besar,maka dari itu fraksi gerindra meminta data yang lebih rinci tentang tagihan PJU yang harus dibayarkan Pemerintah Daerah setiap tahunya jelasnya

Hal senada juga disampikan oleh Fraksi PKS Safrudin,SS,MM kita perlu mencermati bersama sejauh mana tingkat kemiskinan yang berkurang dengan stimulan APBD,berapa tingkat pengganguran diatasi serta apkah semua jenis pelayanan sudah memenuhi standar pelayan katanya

terkait laporan pelaksaan keuangan dan laporan keterangan pembangunan menjadi alat ukur sekaligus cermin kinerja atas upaya Pemerintah Daerah dalam merealisasikan anata rencana dan realisasi.

Secara substantif Laopran pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2020 berupa Laporan keuangan memuat Laporan Realisasi Anggaran,Laporan Perubahan Saldo Anggaran lebih,Neraca,Laporan Operasional,Laporan Arus Kas,dan Laporan Peubahan Ekuitas tuturnya

Selain itu Fraksi Demokrat-Nasdem Syahruddin juga menyampaikan bahwa Pokok-pokok pikiran DPRD merupakan amanat dari peraturan perundang-undangan yang berlaku,yang diusulkan oleh Anggota DPRD.Berdasarkan risalah rapat dengar pendapat penyerapan aspirasi melalui reses sebagaimana rapat terakhir antara Banggar dengan TAPD bahwa Pokir DPRD segera dilaksanakan,namun saat ini kami melihat belum ada tanda-tanda dilaksanaka,untuk itu kami dari Farkasi Demokrat Nasdem mempertanyakan,kapan dilaksanan Pokok-pokok Pikiran DPRD ini mohon dijelaskan

Disamping itu Fraksi PAN yang di sampaikan oleh Antonis,S,HI menyebutkan bahwa kenaikan angka silpa sampai 11 Miliyar lebih,walaupun dipengaruhi oleh sissa anggaran penangganan Covid-19,dari sini kita melihat adanya kegagalan di aspek perencanaan sehingga pelaksanaan tertunda

Selain itu untuk lebih transparan dan mudah dipahami,mohon juga rincian secara persentase dari 93,59 persen belanja daerah yang terealisasi yang digunakan untuk 4 hal yang tertuang dalam nota Pengantar yakni pertama Belanja operasi,kedua belanja Modal,ketiga belanja tidak terduga keempat belanja transfer

Hal yang sama juga disampaikan oleh Fraksi Golkar yang disampaikan oleh Fairisman,DT.Piranggo menyeutkan adanya penurunan nilai aset disebabkan penghapusan aset akibat rusak berat dan hiah kepada pihak lain senilai Rp.60.727.377.032,13 kami mohon penjelasan apa saja aset aset tersebut dan dihibahkan kepada pihak lain,siapa pihak lain tersebut,mohon penjelasanya

“Yopi Eka Anroni,SE,ME dari Fraksi PPP juga menyampaikan bahwa untuk pembahasan rinci pertanggung jawaban APBD ini,fraksi Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) mengusulkan untuk membentuk pansus mengenai Pendapatan dan Belanja Daerah

Terakhir Fraksi PBB dan HANURA,BERKARYA yang di sampaikan oleh M,Ater DT.Manambun juga menyebutkan bahwa pengelolan BUMD selama ini masih kurang efektif dan efisien.Untuk itu kedepanya kami sarankan agar lebih efektif dan efisein lagi

terkait langkah-langkah dan upaya yang dilakukan untuk menaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mohon penjelasanya

Terkait Realisasi pajak Daerah tidak mencapai 100 persen,hanya 86,01 persen mohon penjelasanya.Ditambah saat sekarang ini kita sedang dilanda masa pandemi covid-19 semenatara sisa anggaran penanganan Covid-19 malah berlebih.Apa permasalahanya mohon penjelasnya.

(Humas Dprd Agam)

Satgas Covid-19 Intensifkan Operasi Yustisi di Agam

0

AGAM – Satgas Covid-19 Intensifkan pelaksanaan operasi yustisi dalam rangka pendisiplinan penerapan protokol kesehatan, untuk mencegah penyebaran Covid-19 di daerah Kabupaten Agam.

Tim gabungan dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan BPBD gelar operasi yustisi di wilayah Kecamatan Tilatang Kamang minggu (13/6),

Pada operasi ini, tim menjaring 52 orang yang ditemukan melanggar protokol kesehatan, sehingga mereka diberi sanksi sesuai pelanggaran yang dilakukan.

Anggota Satpol PP Agam, Leni Purnama mengatakan, sasaran operasi ini adalah pusat keramaian seperti Pasar Pakan Kamih, objek wisata Banto Royo dan objek wisata Tirta Sari.

“Dari 52 orang yang ditemukan melanggar, 45 orang dijatuhkan sanksi sosial seperti membersihkan fasilitas umum, dengan mengenakan rompi melanggar prokes,” ujarnya.

Sedangkan tujuh orang lainnya memilih untuk membayar denda, karena tidak mau melaksanakan sanksi sosial.

“Setiap pelanggar didata dan datanya diinput ke aplikasi Sipelada oleh petugas yang ditunjuk,” sebut Leni.(Aji)

Ponpes Asshabul Yamin Agam Wisudakan 25 Orang Santriwan dan Santriwati

0

AGAM SUMBAR _ Wisudawan/wisudawati angkatan ke 24, Pondok Pesantren Asshabul Yamin Lasi, di Nagari Lasi, Kecamatan Candung, pada hari minggu (13/6/21) dihadiri Wakil Bupati Agam Provinsi Sumatera Barat, Irwan Fikri.

Raisul AM, Pondok Pesantren Asshabul Yamin, Akmal Hadi mengatakan, jumlah santri yang diwisuda sebanyak 50 orang.

“Yang diwisuda 25 orang santri dan 25 orang santriwati,” jelasnya.

Dikatakan, santri dan santriwati yang belajar di pesantren tersebut, bukan hanya berasal dari Kabupaten Agam saja, namun ada juga yang berasal dari kabupaten kota di Sumbar, bahkan dari luar Provinsi Sumbar.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri, mengungkapkan rasa banggannya dan mengucapkan selamat kepada orang tua dan para santri yang diwisuda.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami ucapkan terimakasih kepada pimpinan Pondok Pesantren Asshabul Yamin dan semua pihak yang telah memberikan sumbangsihnya dalam pembinaan generasi muda,” ujarnya.

Dijelaskan, di era globalisasi saat ini, diharapkan para santri dapat menerapkan ilmunya di tengah-tengah masyarakat untuk membangun nagari dan pembinaan umat menuju masyarakat madani.

“Mari kita bersama-sama menjadikan pondok pesantren sebagai pusat pembinaan agama, dan membangun pondok Alquran di setiap nagari, serta meningkatkan peran niniak mamak, pemangku adat, organisasi kemasyarakatan dalam mendukung program pemerintah daerah,” ajaknya. (Aji)

Pantau Kondisi Danau Maninjau, Bupati dan Wakil Bupati Agam Gelar Observasi

0

AGAM – Bupati Agam Provinsi Sumatera Bara, Dr. H. Andri Warman bersama Wakil Bupati, Irwan Fikri, SH. Dt. Parpatiah observasi langsung kondisi Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Minggu (13/6/2021).

Kegiatan itu turut dihadiri Sekdakab. Agam, Martias Wanto, sejumlah Kepala OPD, Camat Tanjung Raya, Handria Asmi, Forkopimca Tanjung Raya dan lainnya.

“Hari ini kita keliling Danau Maninjau menggunakan speed boat. Dimana bertujuan untuk melihat secara langsung bagaimana kondisi danau saat ini,” kata Dr. H. Andri Warman.

Bupati Agam mengatakan, hasil dari kunjungan langsung ini akan dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Selain itu, tanggal 17 Juni mendatang juga dijadualkan pembahasan secara virtual bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan.

“Untuk melaporkan bagaimana kondisi danau dan apa yang sudah kita laksanakan di seputaran Danau Maninjau dalam rangka revitalisasi danau. Dengan target pembenahan Keramba Jaring Apung (KJA) supaya mengurangi rusaknya lingkungan danau,”tukuknya.

Andri Warman menyebutkan, jika KJA sudah dibenahi kedepannya Pemerintah Kabupaten Agam akan mengembangkan objek wisata di seputaran Danau Maninjau.

“Hingga saat ini sudah ada investor yang ingin menanamkan modalnya di seputaran danau, tapi dengan catatan danau harus bersih. Untuk itu berbagai upaya dan program saat ini tengah digenjot oleh berbagai instansi, baik dari Pemerintah Kabupaten Agam, Provinsi bahkan pusat.”pungkasnya.

(Aji)

Bupati Agam Silaturrahmi Dengan Tokoh Masyarakat Sungai Batang

0

Agam–Membangun suatu daerah agar bisa lebih maju, harus dilakukan dengan bersama-sama, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pemuda, lembaga-lembaga di nagari, dan lain sebagainya.

Untuk itu, Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat di Sungai Batang, yaitu Angku Yus Dt Parpatiah, di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Jumat (11/06).

Bupati Agam, Dr. Andri Warman mengatakan, tujuan dari kunjungan tersebut selain mempererat tali silaturahmi, juga berdiskusi terkait program Pemerintah Kabupaten Agam, khususnya di bidang pendidikan, adat istiadat dan budaya.

“Sebagai salah seorang tokoh masyarakat dan budayawan, tentu beliau sangat paham terkait adat istiadat dan budaya di Minangkabau. Dengan arahan dan pendapat dari beliau, semoga adat istiadat, tradisi dan budaya Minangkabau, khususnya di Kabupaten Agam dapat dipertahankan, bahkan bisa ditingkatkan lagi untuk kedepannya,” ujarnya.

Selain itu jelasnya, saat ini pihaknya tengah membentuk dan mengumpulkan beberapa orang yang berkompeten di bidangnya masing-masing, untuk dijadikan sebagai tenaga ahli. Hal ini dilakukan agar potensi yang ada di Kabupaten Agam dapat digali secara maksimal, mulai dari SDM, pendidikan, pariwisata dan lain sebagainya.

“Oleh sebab itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, saya meminta kepada Angku Yus Dt Parpatiah, agar bersedia menjadi salah seorang tenaga ahli tersebut. Karena selain tokoh masyarakat, beliau juga merupakan seorang budayawan yang mengerti dan paham di bidang adat istiadat dan budaya Minangkabau,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Agam, Dr. Andri Warman, menjelaskan secara singkat terkait beberapa program dari pemerintah, khususnya di bidang pendidikan.

Sementara itu, Angku Yus Dt Parpatiah setelah mendengarkan penjelasan dari Bupati Agam, ia sangat setuju dan mendukung semua program tersebut.

“Dari penjelasan Bupati Agam tadi, saya pribadi sangat mendukung apa-apa yang menjadi pogram beliau, khususnya bidang pendidikan, adat istiadat, dan budaya,” ujarnya.

“Hendaknya kita harus bersama-sama, sarantak, saayun, salangkah, dalam membangun nagari. Sesuai dengan harapannya, agar saya bisa mendampingi beliau dalam hal yang berkaitan dengan adat istiadat, insyaallah saya bersedia dan berusaha semampu saya untuk membantu beliau,” ujarnya. (Aji)

Polres Agam Sikat Empat Pelaku Pencuri Sepeda Motor

0

Agam–Dalam rangka menyikapi kejahatan konfesional atau tindak pidana umum yang perlu mendapatkan perhatian untuk penanganan dengan menggelar Operasi Sikat.

Operasi tersebut dilakukan dengan sasaran pelaku pencurian dengan pemberatan.

Kali ini, Kepolisian Resor Agam, Sumatera Barat berhasil mengamankan dua komplotan pencurian sepeda motor dengan empat tersangka saat Operasi Sikat pada tanggal, 7-14 Juni 2021.

Kapolres Agam Provinsi Sumatera Barat, AKBP Dwi Nur Setiawan didampingi Kasat Reskrim Polres Agam AKP Fahrel Haris dan Kabag Humas Polres Agam AKP Nurdin di Lubuk Basung Agam, Jumat, mengatakan bahwa empat terduga dengan inisial DC (20)tahun warga Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya, Agam, RA (15) warga Sungai Batang Kecamatan Tanjungraya, Agam HS (36) warga Sungai Garinging Kabupaten Padang Pariaman dan MAN (38)tahun warga Pasar Bawan, Agam

“DC dan RA merupakan satu komplotan, HS warga dan MAN satu komplotan,” katanya.
Ia menceritakan, DC dan RA mengambil sepeda motor merek honda beat nomor polisi BA 4358 LC warna merah kombinasi putih atas nama Yunita Elfi Lubis.

Tersangka mengambil sepeda motor itu secara diam-diam di halaman Madrasah Sungai Batang, Kecamatan Tanjungraya, Selasa (18/5/2021) sekitar pukul 02.30 WIB.

Saat itu pemilik sedang melakukan khatam quran dan perbuatan kedua tersangka tetekam Closed Circuit Television (CCTV).

“Berkat CCTV itu kedua tersangka berhasil di amankan beserta barang bukti kita amankan di Mapolres Agam,” katanya.

Sedangkan tersangka HS dan MAN melakukan pencurian sepeda motor dua unit di lokasi yang berbeda.

Lokasi pertama sepeda motor merek honda beat BA 2107 TQ di Padang Simalungkiang, Jorong Lubuk Aluang, Nagari Bawan, Kecamatan Ampeknagari, Kamis (20/5/2021) sekitar pukul 01.30 WIB.

Lokasi kedua sepeda motor merek honda scopy warna hitam tanpa plat nomor milik Asiyudin di Simpang Pisang Pasar Bawan, Kecamatan Ampeknagari, Kamis (20/5/2021) sekitar jam 05.30 WIB.

Kedua tersangka melakukan perbuatannya dengan cara hunting untuk mencari sepeda motor yang sedang parkir di halaman rumah.

Kemudian tersangka mengambil dengan menggunakan kunci leter T. Kedua sepeda motor itu langsung dijual ke HZ (44) penadah di Gulang Gadang, Jorong Panta, Nagari Tanjungsani, Kecamatan Tanjungraya, Kamis (20/5/2021) sekitar pukul 18.30 WIB.

“Sepeda motor itu langsung dijual setelah diambil dengan harga Rp2 juta,” katanya.

Keempat tersangka itu diancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara dan penadah diancam Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Saat Operasi Sikat, tambahnya, Polres Agam juga menangkap EP (30) mantan anggota Satpol PP Padang Pariaman mencuri di halaman parkir Mini Market Mayang Taurai Jalan Sokarno Hatta Kecamatan Lubukbasung, Selasa (8/6/2021) sekitar pukul 19.20 WIB.

Aji

Atlet Pelajar Sawahlunto Ikuti POPDA di Padang

0

SAWAHLUNTO – Sebanyak 12 atlet pelajar kota Sawahlunto akan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Sumetera Barat yang akan digelar di Padang, 14 sampai 17 Juni 2021 mendatang.

Atlet pelajar binaan pelatih Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sawahlunto Lasiman dan Wiko Tri Opera ini adalah, Rusdam Asrinaldi, M Zidan, Dwi Allyne Imanda, Elis Marfina, Silvy Anggraini, Sintia Farma, Zulmi Abdul Afif, Octory Ajihan, Okta Ramadandi, M Rasyid Imam, M Rido dan Zah Rahan.

Kepala Seksi Olahraga Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Parpora) kota Sawahlunto Recky Zulkarnaen menyatakan saat ini para atlet dalam pelaksaan latihan akhir sesuai cabang lomba yang akan diikuti

“ dibawah koordinasi PASI dan pelatih, official dan dari Parpora semoga saat menuju keberangkatan ke Padang semua persiapan telah rampung dan para atlet siap untuk berlomba” kata Recky Jumat (11/6/2021)

Pelatih PASI Sawahlunto Lasiman berharap para atlet dapat memanfaatkan POPDA ini sebagai ajang untuk meraih prestasi karena mereka adalah peraih peringkat terbaik dicabang yang diikuti ditingkat kota ini

Cabang lomba yang akan diikuti nantinya adalah lari jarak 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, 1500 meter, 1500 meter, 5000 meter. Cabang 400 meter gawang dan loncat jauh baik untuk putra maupun putri, terang Lasiman

Dikesempatan itu ketua Pengkot PASI kota Sawahlunto Ismanto Marjid berharap pada POPDA ini para atlet meraih peluang baik dalam meraih prestasi ditingkat daerah

“ tak tertutup peluang atlet pelajar ini akan dipersiapkan pada kejuaraan daerah dan nasional serta menjadi pendorong calon atlet potensi kota ini karena mereka adalah potensi atlet kedepan ” pungkasnya (T.Ab)

Kejari Sawahlunto Bidik Dua Kasus Dugaan Korupsi

0

SAWAHLUNTO – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sawahlunto Abdul Mubin
memaparkan saat ini ada dua kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi
(Tipikor) sedang didalami dan dalam tahap penyelidikan untuk dinaikkan
ke tahap penyidikan.
“ diantaranya pada dugaan kasus royalti tambang batu bara karna
dimensi tambang ini tidak hanya dimensi hukum pidana juga dimensi
hukum administrasi sehingga secara professional kami ingin memperdalam
itu secara matang “ kata Abdul Mubin pada ramah tamah dengan wartawan
kota ini, Rabu (9/6/2021)
Dia meyakinkan kepada wartawan yang hadir pada temu ramah tersebut
akan lebih mengoptimalkan tahapan pendalaman kasus – kasus yang sedang
ada ini
“ yakinlah nanti pada akhirnya kita semua akan tau perjalanan seperti
itu dan kami akan tetap terbuka. Yang jelas kami akan tetap
professional dan tolong didukung” pintanya
Dia menyampaikan permintaan maaf kepada insan pers di wilayah tugasnya
karena baru bisa bertatap muka. “Karena baru bertugas, saya ingin
menjalin silaturahim dengan wartawan, membangun komunikasi dalam
rangka hubungan kemitraan,” kata Abdul Mubin.
Dia berharap pertemuan tersebut dapat meningkatkan silaturahim serta
hubungan kemitraan antar kejaksaan dengan media massa. Abdul Mubin
mengungkapkan, media massa adalah mitra strategis dalampenegakan supremasi hukum. (T.Ab)

Rustam Effendi, Segera Isi Kekosongan Jabatan Wawako Padang

0

PADANG, INVESTIGASI – Bursa perebutan posisi Wakil Walikota antara Partai PKS dan Partai makin memanas. Dua partai pengusung Mahyeldi – Hendri Septa bertarung ketat dalam perburuan BA 2 yang sudah hampir tiga bulan tanpa wakil walikota.

Partai PAN dan Partai PKS saat ini memperebutkan jatah Wakil Walikota Padang, semakin gencar dalam melakukan lobi politik. Mulai tingkat fraksi sampai tingkat DPP.

Menanggapi hal tersebut anggota DPRD kota Padang Rustam Effendi dari fraksi PAN, mengaku hal yang biasa dalam dinamika politik. Persoalan memanas dalam politik akan mencair juga.”Tetapi sebagai kader partai kami tetap akan siap mendukung siapa pun yang akan ditugaskan oleh DPP untuk menjadi wakil Walikota Padang tiga tahun kedepan,” katanya

Menurut Rustam Effendi terlalu lama posisi wakil Walikota Padang tak terisi juga kurang baik.”Makanya, kita berharap segera mengisi kekosongan itu. Sehingga, siapapun yang terpilih akan mendamping Hendri Septa dalam membangun Kota Padang,” imbuhnya.

(Herman Jetar)

Mengenal Lebih Dekat Ir. Fhatol Bari, Kadis PUPR Sumbar (Bag 1)

0
Suasana keakraban sangat kental, saat bertemu dengan Ir. Fhatol Bari, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumbar.

PADANG, INVESTIGASI_Santun dalam bertutur kata, pembawaan yang tenang dan menyejukkan, membuat suasana diskusi makin nyaman. Tak ada raut keletihan, wajah kejenuhan, meski sejibun rutinitas membelenggunya menjadi seorang Kepala Dinas. Apalagi, jabatan diembannya, butuh tanggungjawab besar dan konsentrasi penuh membangun infrastruktur di Sumbar.

Kata kata meluncur sejuk, saat Fhatol Bari menceritakan tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya. Membangun infrastruktur membutuhkan konsentrasi penuh dan merangkul berbagai pihak. Melobi pusat agar dana pembangunan untuk Sumbar makin deras, juga butuh dukungan berbagai pihak, termasuk anggota dewan provinsi maupun pusat.

Fhatol Bari yang sudah puluhan tahun menjabat sebagai Kepala Dinas PU dibeberapa kabupaten dan provinsi, sudah terbukti ‘lecut tangannya’. Beberapa tahun menjadi Kepala Dinas PU di Kabupaten Pesisir Selatan, Fhatol Bari sukses membangun infrastruktur di Nagari Sejuta Pesona itu. Atas prestasi itu, Kabupaten Solok dibawah kepemimpinan Gusmal memanggil Fhatol Bari untuk membantunya membangun infrastruktur di daerah tersebut.

Bahkan, saat terjadinya pergantian bupati dari Gusmal kepada Syamsu Rahim, Fhatol masih dipercaya menjadi Kadis PU. Dua bupati, Fhatol tak tergantikan menjadi Kadis PU. Setelah sukses membangun infrastruktur di Kabupaten Solok, Fhatol ditarik Irwan Prayitno menjadi Kadis PUPR Sumbar. Sejak tahun 2017, efektif menjalankan tanggungjawab menjadi Kepala Dinas PUPR Sumbar, Fhatol sukses menyulap infrastruktur di Sumbar.

Meski, beragam persoalan, berderet kendala, namun Fhatol mampu mengatasinya. Kuncinya, merangkul berbagai pihak. Seperti di Kabupaten Solok menjadi Kadis di dua Kepala Daerah, di Provinsi Sumbar, Fhatol juga mendapat kepercayaan yang sama. Sejak 2016 dipercaya Irwan Prayitno sampai 2020, tahun 2021 Fhatol kembali dipercaya memegang jabatan Kadis PUPR Sumbar.

Padahal, tahun 2021 ini sudah berganti nakhoda Provinsi Sumbar dari Irwan Prayitno kepada Mahyeldi Ansharullah. Sungguh kepercayaan yang luar biasa dan prestasi membanggakan dari seorang Fhatol. Lalu bagaimana gebrakannya saat dipercaya menjadi Kadis PUPR Sumbar sejak 2016 sampai sekarang. Akan kita kupas lebih dalam lagi. Bersambung

Penulis
Suci Martia
Pimpinan Redaksi Investigasi.news