Bahas Kondisi Selama Ramadhan, Pemko Padang Panjang Gelar Rakor Bersama Forkopimda

Padang Panjang, Investigasi.news – Menyikapi berbagai situasi selama Ramadhan 1443 H di Kota Padang Panjang, Pemerintah Kota (Pemko) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) gelar rapat koordinasi (Rakor), Rabu (6/4) di Hall Lantai III Balai Kota. Hal-hal yang dibahas dalam rakor tersebut, di antaranya upaya stabilitas harga komoditi yang sebagian mengalami kenaikan, antisipasi kelangkaan minyak goreng, kelangkaan BBM subsidi, penerapan protokol kesehatan, pengaturan lahan parkir di Pasar Kuliner, dan juga pengaturan dan pengamanan lalu lintas selama bulan puasa.

Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano saat memimpin rapat yang dihadiri Wakil Wali Kota, Drs. Asrul, Ketua DPRD, Mardiansyah, A.Md, Forkopimda plus, Sekdako, OPD, camat dan lurah, mengatakan, terkait kelangkaan BBM subsidi jangan sampai berimbas dengan kelangkaan minyak goreng atau kenaikan harga komoditi di tengah masyarakat. “Kita harus tetap mengawasi, jangan sampai ada yang memanfaatkan kelangkaan BBM subsidi. Seperti, ada yang menimbun atau mafia-mafia yang sudah terjadi di kota besar,” sebutnya.

Untuk ketersedian minyak goreng dan harga bahan pokok, Fadly meminta dinas terkait untuk terus memantau, agar bisa menjaga kestabilan selama Ramadan. Senada dengan itu Ketua DPRD, Mardiansyah juga meminta Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperdakop UKM) untuk secara berkala turun memantau langsung harga kebutuhan pokok agar tidak ikut terimbas karena kenaikan harga BBM.

Permasalahan kelangkaan BBM dan juga stabilitas harga bahan pokok, Pemko dan juga Forkopimda sepakat untuk menjadi perhatian dan prioritas, sehingga tidak menyulitkan masyarakat. Lebih lanjut, menyikapi perkiraan meningkatnya mobilitas pada bulan Ramadan tahun ini yang dikarenakan mulai melandainya kasus positif Covid-19, forum ini juga membahas upaya menghadapi lonjakan pemudik ke Kota Padang Panjang.

Kapolres Padang Panjang, AKBP Novianto Taryono, S.H, SIK, M.H menyikapi hal tersebut menyampaikan, harus ada koordinasi Kepolisian dengan Dinas Perhubungan, baik pengamanan jalan dan juga rekaya lalu lintas, agar tidak terjadi kemacetan. Selama bulan puasa, Polres juga akan melakukan razia petasan, dan razia bersama BPOM ke distributor makanan. Untuk prokes, Novianto juga meminta selama melakukan aktivitas ibadah di masjid, pihak masjid setidaknya bisa menyediakan masker bagi jamaah. Rakor ini juga membahas terkait penyediaan lahan parkir, khususnya di Pasar Kuliner yang selama bulan puasa ini menjadi tujuan masyarakat Padang Panjang maupun luar daerah. Supaya akses menuju dan masuk ke dalam lokasi pasar bisa lancar. (Km)